Bunyi musik tradisional bersenandung merdu mengiringi kedua pembelai yang tengah duduk dibangku pelaminan itu,terlihat raut wajah bahagia dari kedua nya.
Malam itu Agus melangsungkan pernikahan nya dengan Riana,Riana adalah anak seorang dukun besar didesa itu.
Pesta itu berlangsung sangat meriah,para tamu undangan ikut berbahagia menikmati pesta tersebut.
"Mas....aku sangat bahagia sekali"ujar Riana berbisik lirik kearah Agus,dan Agus pun menanggapi perkataan istri nya itu.
"Mas juga dek..."sahut nya,kedua nya pun tersenyum sembari bergenggaman tangan,malam semakin larut sekitar jam 10 malam barulah pesta itu berakhir.
Semua orang sudah kembali kerumah mereka masing-masing,sementara Agus ia masih membantu para juru musik itu mengemasi barang mereka untuk mereka bawa pulang malam itu juga, karena sudah disewa oleh calon pengantin lain nya.
"Nak Agus....masuk lah! istri mu sudah menunggu didalam,biar abah yang bantu mereka,kau masuklah kedalam!" teriak ayah nya Riana.
"Oh,baik bah...sebentar"sahut Agus,kemudian terlihat pemuda itu tengah berbicara pada pemilik alat tersebut,
"Mas...maaf,aku sudah dipanggil masuk nanti mertua ku yang bantu angkatin ya mas"ujar nya.
"Oh,iya mas...tidak masalah terimakasih sudah mau membantu,semoga pernikahan mas dan non Riana langgeng sampai kakek nenek"tukas pria itu mendoakan pernikahan Agus dan Riana.
"Amin...kalau begitu aku permisi mas"sahut nya sembari berjalan masuk kedalam rumah,pemuda itu langsung menghampiri sang istri yang sudah menunggu nya didalam kamar.
"Dek...kau sudah berganti pakaiyan?ujar Agus bertanya kepada Riana ketika ia melihat sang istri hanya memakai kemban saja.
"Sudah mas"sahut Riana terlihat malu-malu,mas buruan ganti baju dan lekaslah mandi"ujar nya lagi.
"Baik,tunggu sebentar mas akan mandi terlebih dahulu"sahut pria itu kemudian beranjak pergi dari kamar tersebut.
Agus pergi kebelakang rumah Riana,disana ia menimba air didalam sumur tua itu,sontak bulukuduk nya merinding saat menimba air tersebut,rasa nya ada yang sedang memperhatikan dirinya saat itu.
Bluusssssss.... tiba-tiba angin berhembus sangat kencang,lantas tercium bau wangi yang sangat memikat hati si Agus,pemuda itu terus mengendus bau wangi tersebut sehingga ia lupa akan kegiatan nya.
"Wangi sekali" ujar nya sambil menikmati wangi yang sepintas lewat dibawa oleh angin tersebut.Agus tidak sadar jika diri nya sudah berjam-jam didepan sumur tua itu,hal itu membuat Riana panik.
Terlihat wanita itu mondar mandir didalam kamar nya sesekali ia mengintip keluar kamar,namun tidak ada tanda-tanda jika suami nya itu akan datang.
Ia pun keluar tergesa-gesa,wanita itu takut terjadi sesuatu kepada suami nya tersebut,saat ia berjalan keluar diri nya bertepatan dengan ayah nya yang kebetulan akan pergi ke belakabg rumah.
"Ria...apa yang kau lakukan disini nak?bukankah ayah sudah memanggil suami mu untuk masuk kedalam tadi"ujar ayah nya.
"Mas Agus tidak kembali yah,tadi itu dia pergi mandi tapi tidak kembali,sudah berjam-jam lama nya ia mandi disumur belakang aku takut mas Agus jatuh yah,masalahnya disana gelap" ujar gadis itu panik.
"Sabar...ayah akan memanggil nya,kau kembalilah kedalam kamarmu!.ujar pria itu kemudian ia pergi mencari keberadaan Agus sang menantu yang katanya sedang mandi disumur belakang rumah nya tersebut.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 340 Episodes
Comments