Mayang memutus kan akan pergi malam itu,dengan berbekal obor dan korek api yang diberikan oleh Agus sebelum ia pergi meninggalkan nya sore itu,gadis tersebut menyusuri jalan setapak menuju alamat yang diberikan oleh Bayu tempo hari.
"Semoga saja tidak hujan,karena perjalanan ini lumayan cukup jauh" ujar nya memohon agar tidak turun hujan malam itu supaya ia bisa berjalan dengan lancar menuju perkampungan tersebut.
Ia berangkat dengan tertatih-tatih,raut wajah nya tidak bisa menyembunyikan rasa sakit yang teramat sangat mengerogoti tubuh nya ditambah lagi ilalang dan semak berduri yang ia lalui membuat kulit nya yang terbakar semakin terasa sakit.
Sesekali ia berhenti sekedar untuk melepas penat yang ia rasakan,dalam perjalanan nya mencari alamat itu Mayang terus mendapat gangguan dari penunggu hutan belantara yang ia lalui tersebut.
Gadis malang itu mengembara demi mencapai tujuan nya menemukan alamat rumah bude nya tersebut.Malam sudah semakin larut, bunyi jangkrik dan kodok serta hewan lain nya saling bersahutan,sesekali lolongan serigala terdengar membuat bulukuduk nya merinding.
Namun hal itu tidak menyurutkan tekat nya untuk lekas bertemu dengan bude nya tersebut,karena hanya itulah satu-satu nya keluarganya didunia ini lagi,itu pun ia tidak tau apakah bude nya itu masih hidup atau sudah tiada.
"Aaaaawwww"teriak nya ketika kaki nya tersandung akar pohon,sontak ia terjatuh dan terhempas ketanah membuat obor yang dipengang nya saat itu padam seketika.
"Hi....hi...hi...terdengar suara seorang wanita tertawa cekikikan menertawakan Mayang yang tengah terjatuh itu.Hal tersebut bukan nya membuat diri nya takut,ia bahkan menantang mahluk halus yang tengah menertawakan diri nya itu,
"Kurang ajar! Keluar kau ******! berani nya kau menertawakan diriku yang malang ini,"teriak nya kesal ketika mendapat gangguan itu.
"Hiksss...hikss....terdegar tangisan pilu yang sangat menyayat hati,membuat Mayang merasa sedih ketika mendengar isakan tangis tersebut.
"Apa masalah mu sehingga kau menangis seperti itu?bukan kah kau sudah menjadi arwah yang tidak akan pernah merasakan kesakitan atau pun penderitaan seperti yang aku rasakan saat ini?" ujar Mayang bertanya kepada sosok kuntilanak yang tengah menangis itu.
"Aku sudah lama terkurung dihutan ini,aku bahkan tidak bisa menemui kedua orang tuaku semenjak aku mati" ujar kuntilanak tersebut.
"Hmmm...itu saja kau kepayahan,tinggal pergi saja apa susah nya?kau kan bisa menghilang dalam sekejap lantas bisa pergi kemanapun sesuka hati mu" ujar Mayang.
"Kau tidak tau apa yang aku alami selama ini,dulu aku memang bebas pergi kesana kemari namun saat seseorang melakukan pesugihan,ia mengurung ku rasa nya aku seperti sedang dikendalikan oleh manusia itu"sahut nya.
"Kalau begitu,kenapa kau tidak melawan nya saja dengan cara menakut-nakuti nya agar orang tersebut terkena serangan jantung"tukas Mayang.
"Tidak bisa,aku tidak bisa berbuat apa-apa karena orang tersebut sangat sakti ia mampu mengendalikan semua arwah gentayangan yang ada dihutan ini,jika kami melawan maka roh kami akan dihancurkan oleh nya"sahut kuntilanak itu.
"Siapa orang tersebut,apa kau mengetahui nama nya,?jika aku sudah mendapatkan ilmu maka aku akan membalas kan dendam mu,dan aku akan membebaskan jiwa kalian nanti aku janji" ujar Mayang.
"Nama orang itu ki sugih,dia adalah seorang dukun sakti didesa tebing,beliau mempunyai seorang anak gadis bernama Riana"tukas kuntilanak itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 340 Episodes
Comments
N~R
ayah Riana ternyata yg melakukan pesugihan dan mengurung arwah arwah dihutan yg dilewati Mayang
2024-12-27
0
Putra_Andalas
Pendek amat Chapter nya..baru diliat sekejap udah habis..
2024-05-02
0
FiaNasa
wawww....ayah Riana ternyata biang keroknya ya
2024-03-19
0