Mayang berjalan tertatih-tatih,ia menangis sejadi-jadi nya menangisi nasip nya yang dirundung kemalangan itu,diri nya sungguh tak menyangka jika ia akan bernasip malang seperti itu.
Sebelum pergi ia sempat berpesan pada Bayu,jika Agus datang mencari nya maka Bayu harus mengatakan kalau dirinya akan menunggu Agus ditempat pertama mereka bertemu dulu.
"Mas.....jika mas Agus datang tolong sampaikan pada nya jika aku akan menunggu nya ditempat biasa kami bertemu,tolong sampaikan ya mas" imbuh nya.
"Baik,akan aku sampaikan pada nya jika ia datang hari ini" sahut Bayu si pemuda kejam tersebut.
"Terimakasih mas,terimakasih juga karena sudah mau menampungku untuk sementara waktu dirumah mu,kalau begitu aku pergi dulu mas"tukas Mayang sembari melangkahkan kaki nya yang tampa alas kali tersebut.
"Berhati-hatilah dijalan,semoga kau selamat sampai ditempat tujuan" sahut Bayu,namun didalam hati nya ia berujar" kau tak akan selamat jika memijak kan kaki mu perkampungan tersebut,sebenar nya itu bukan kampung melainkan lembah kematian"ujar nya sembari tersenyum.
Mayang tidak langsung pergi ke alamat yang berikan oleh Bayu tersebut,ia pergi ke sebuah tebing dimana sang ibu mendorong nya sore itu,hingga ia bertemu untuk kedua kalinya dengan Agus sipemuda yang selama ini baik kepada nya,
bahkan kini Mayang berharap Agus merasakan hal yang sama dengan apa yang ia rasakan saat itu,meskipun diri nya tau jika Agus sudah bertunangan dengan wanita lain namun ia tetap mencintai pemuda tersebut.
Ia turun kedasar tebing itu melalui jalur lain,lantas ia duduk menunggu kedatangan Agus disana,ia menantinya dengan penuh kesabaran.
Sementara itu,Agus sudah sampai dirumah Bayu,ia berniat menemui Mayang namun setelah ia sampai disana pemuda tersebut tidak mendapati Mayang,kemudian ia bertanya kepada Bayu mengenai Mayang.
"Bay..dimana Mayang?apa dia sudah pulih kenapa tidak ada diranjang nya?pergi kemana gadis itu?"imbuh nya bertanya kepada Bayu.
Namun bayu menjawab jika diri nya tidak tau,saat ia pulang dari kebun ia juga kehilangan gadis itu,bahkan diri nya mengatakan jika ia sudah mencari Mayang dibantu oleh para warga kampung.
"Aku juga tidak tau Gus,seperti nya Mayang melarikan diri karena tidak mau merepotkan orang lain untuk mengurus diri nya yang sudah cacat itu,aku sudah mencari nya bahkan dibantu oleh warga namun aku tidak menemukan nya" sahut nya berbohong.
"Baik lah,aku sudah tau dia dimana kalau begitu aku pamit pulang,"sahut Agus seraya meninggalkan rumah Bayu tersebut,sementara Bayu tercengang melihat tingkah Agus yang begitu sangat perhatian terhadap wanita buruk rupa itu padahal dirinya sudah memiliki seorang kekasih.
"Ckckck..Gus..Agus",jika Riana mengetahui semua tingkah lakumu ini,aku yakin dia akan marah dan merasa sakit hati karena kekasih nya tengah menduakan cinta nya" tukas Bayu sembari menggelengkan kepala nya.
Agus berlari mencoba mengejar jejak Mayang yang ia yakini pasti menunggu nya ditempat mereka dulu bertemu,saat itu Mayang menyelamatkan nya dari serangan buaya ketika ia memancing disungai dekat tebing tersebut.
Insting Agus ternyata benar,terlihat Mayang tengah duduk beralaskan sebuah daun kering lantas bersandar ditebing tersebut.
Kemudian Agus menghampiri Mayang lalu memanggilnya,mendengar panggilan dari suara yang sudah berjam-jam dinantikan nya itu,Mayang pun bahagia.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 340 Episodes
Comments