Hikkssss...ibuuuuuu...kenapa ibu meninggal kan ku sendiri,?dulu ayah kini ibu,kalian berdua sudah meninggal kan ku sendirian jadi apa yang harus aku lakukan buuuu?teriak nya.
Tangisan pilu Mayang tersebut mengundang simpati seorang pria yang tengah memancing disungai tidak jauh dari tebing curam tempat Mayang terjatuh itu.
"Siapa yang menangis disiang bolong seperti ini,?aduh jangan-jangan dedemit penunggu sungai ini" ujar nya panik lantas mendengar kan tangisan itu dengan seksama.
Namun rasa nya ia mengenal suara wanita yang tengah menangis itu,Agus pun menghampiri sumber suara tersebut.
Dengan berbekal golok ia menebas ilalang penghalang pandangan nya untuk mengintip wanita yang menagis itu.
"Mayang.....apa yang ia lakukan disana?ujar nya panik ketika melihat gadis bernama Mayang itu bersimbah darah.Agus pun menghampiri nya,
"Dek Mayang,...kau kenapa?apa yang kau lakukan disini? kenapa wajah dan tubuh mu penuh luka begini?ujar nya mengajukan beberapa pertanyaan kepada gadis tersebut.
"Mereka membunuh ibu ku mas hiksss,warga desa ini sangat tega,mereka tidak mempunyai hati nurani,apa kesalahan kami sehingga kami dibenci seperti ini? ujar Mayang dalam isakan tangis nya.
"Sudah-sudah,cerita nya nanti saja yang terpenting sekarang kau,lihat keadaan mu kondisi mu sangat memprihatin kan sekali dek" tukas Agus.
Kemudian ia membawa gadis tersebut pulang kerumah nya saat sampai dirumah Agus, Mayang sangat terkejut ternyata Agus adalah anak seorang kepala desa, dan itu hari kedua pertemuan mereka.
"Ibu...ayah...tolong dek Mayang! teriak Agus memanggil kedua orang tua nya,teriakan Agus tersebut didengar oleh mereka lantas mereka pun menghampiri Agus.
"Ada apa nak?kenapa kau banyak darah seperti itu?apa kau terluka?ujar si kepala desa bertanya kepada anak nya tersebut.
"Tidak yah,bukan aku yang terluka tapi dek Mayang,dia sangat sekarat luka nya sangat parah jika tidak diobati maka bisa infeksi nanti" sahut pemuda itu.
"Ya ampun nak....kenapa kau membawa gadis pembawa sial itu masuk kedalam rumah kita?apa kau tidak takut nak,Mayang itu hampir dibunuh oleh warga tadi namun ibu nya lah yang menjadi korban" ujar ibu si Agus.
"Apa?tidak mungkin,semua itu tidak mungkin,Mayang gadis yang baik tidak mungkin dia itu pembawa sial"tukas si Agus.
Semua percakapan Agus dan kedua orang tua nya itu didengar oleh Mayang,ia merasa sedih karena kedua orang tua Agus juga tidak menyukai diri nya,namun ia merasa bahagia karena Agus masih memihak pada nya.
Mayang pun merasa jatuh cinta pada pemuda tersebut,ia yakin Agus juga merasakan hal yang sama seperti apa yang ia rasakan saat itu.
"Ah,terserah kalian saja,inti nya aku melihat kalau gadis itu baik,dia tidak bersalah kalian saja yang mengklaim nya seperti itu,ibu tolong jangan menuduh Mayang seperti itu" ujar Agus.
Kemudian ia menghampiri Mayang yang ada dikamar tamu rumah nya,disana ia meminta maaf kepada gadis tersebut mewakili kedua orang tua nya.
"Dek..maafkan ayah dan ibu ku ya! mas mohon jangan menyimpan dendam terhadap mereka,mas yakin mereka hanya terhasut oleh hasutan warga desa ini" ujar nya.
"Iya mas,tidak masalah aku tidak apa-apa kok, sudah biasa mendengar perkataan seperti itu bahkan sudah menjadi makanan sehari-hari" sahut nya dengan senyuman merekah dibibir manisnya yang ranum.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 340 Episodes
Comments
anak rantau
hadir kak,,
2024-04-05
0
neng ade
hadir thor 🙏
2024-03-10
0
gaby
Aq baru gabung ka, awal yg menarik. Skrg aq mulai suka novel berbau mistis
2024-01-16
0