"Gadis itu masih berkeliaran didesa ini,aku kira dia sudah meninggal saat didorong oleh ibu nya dari tebing itu"terlihat seorang wanita paruh baya berbicara kepada rekan nya.
"Dari mana kau tau?jika benar,maka kita tidak boleh membiarkan nya hidup berkeliaran dikampung kita ini,gadis itu pembawa sial lihat semua anak-anak sakit terkena penyakit kulit,aku yakin mereka terjangkit wanita iblis itu"tukas nya.
"Malam ini kita harus membakar rumah wanita ****** itu! tidak boleh dibiarkan berlarut-larut seperti ini,bisa terkena sial desa ini"ujar wanita-wanita itu,mereka merencanakan sesuatu yang fatal terhadap Mayang.
Sementara itu Mayang sudah sedikit pulih dari luka nya,ia pun berpamitan untuk pulang kerumah nya kepada Agus,namun terlihat pemuda itu tidak ingin membiarkan Mayang pulang sendirian.
Ia pun mengantar Mayang pulang kerumah nya malam itu,kegiatan mereka tersebut dilihat oleh warga desa,kedua nya dicegat lantas di intrograsi oleh warga setempat.
"Apa yang kau lakukan dengan wanita pembawa sial ini nak Agus?lebih baik kau tinggal kan saja dia disini nanti kau bisa tertular penyakit nya"ujar mereka.
"Apa-apaan kalian,?kalau bicara jangan sembarangan! Ingat fitnah adalah dosa,dan perbuatan itu lebih kejam dari pembunuha "sahut Agus,kemudian pemuda itu pergi melanjutkan perjalanan nya mengantar kan Mayang pulang kerumah nya.
Selama di perjalanan Mayang hanya diam,ia menangis dalam diam,membuat Agus merasa bersimpati pada nya.
"Hei Riana..lihat tuh tunangan mu berselingkuh dengan wanita pembawa sial itu,apa kau mau Agus direbut oleh nya?lebih baik kau nasehati pacar mu itu sebelum terlambat"ibu-ibu itu memberi tau Riana tentang Agus yang tengah mengantarkan Mayang pulang.
Riana yang mendengar itu pun sangat lah marah,ia tidak terima lantas mengadukan nya kepada sang ayah,kebetulan ayah nya Riana itu adalah seorang dukun.
"Ayah....kata warga, mereka melihat mas Agus berduaan dengan wanita bernama Mayang yang dihakimi oleh mereka kemarin" ujar nya menangis.
"Tenang nak,ayah lihat Agus tidak pempunyai perasaan apa pun pada nya hanya ada rasa kasihan karena gadis itu seorang yatim" ujar nya tersenyum.
"Benar yah?ayah tidak bohong bukan?tukas Riana bertanya kepada ayah nya, dan ayah nya pun menjawab jika semua itu benar,lagi pula Agus tidak akan berpaling dari Riana karena sudah di ikat mantra oleh beliau.
Mendengar penuturan ayah nya Riana sangat bahagia,ia pun tidak khawatir lagi tentang gosip yang menimpa tunangan nya itu.
Sementara Mayang ia sudah sampai dirumah nya yang berada diujung perkampungan itu,gadis itu berterima kasih kepada Agus lantas mempersilahkan Agus masuk kedalam rumah nya.
Namun pemuda itu menolak nya,karena ada keperluan lain dan ia harus segera bertemu dengan orang yang bersangkutan.
"Maafkan mas,tapi mas harus segera pulang dek,mas sudah janji dengan tunangan mas hari ini akan mencoba baju pengantin kami,kau harus datang diacara pernikahan kami ya" sahut Agus.
Mendegar semua itu rasa nya Mayang disambar oleh ledakan petir disiang bolong,ia tidak menyangka jika Agus sudah bertunangan dengan wanita lain,rasa cinta yang ia rasakan terhadap pemuda itu hancur berkeping-keping.
"Oh,iya mas...tidak masalah pergilah! Terima kasih sudah mau mengantar ku pulang" ujar nya dalam kegelisahan hati yang tidak terkira,namun ia mencoba untuk terlihat baik-baik saja.Kemudian Agus pun pulang meninggal kan Mayang sendiri,sementara yang bersangkutan memandangi Agus dengan dendam yang membara.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 340 Episodes
Comments