"May....Mayang...bangun! si'kunti mencoba untuk membangunkan Mayang dengan perlahan karena takut gadis itu memarahi nya lagi.
"Mmmm...ada apa lagi Sih?sahut Mayang dengan mengeliatkan tubuh nya yang merasa masih nyaman untuk menikmati tidur nya saat itu.
"Bangun! hari sudah malam,apa kau tidak akan melanjutkan perjalanan mu?" ujar si'kunti bertanya kepada Mayang.
"Malam?hari sudah malam?tukas Mayang, sontak ia terbangun lalu terduduk,ia merasa kulit tubuhnya sakit semua karena bangun dengan sangat tergopoh-gopoh akhirnya kulit nya terkelupas.
"Aaaaaauuuu....sakit....."teriaknya lantas ia pun memarahi si'kunti itu karena tidak membangunkan nya segera sebelum malam tiba.
"Kenapa kau tidak membangunkan ku?dasar bodoh! ujar nya emosi sambil menahan sakit disekujur tubuh nya.
Kasih pun meminta maaf kepada sahabatnya itu,ia mengaku takut untuk membangunkan Mayang.
"Maafkan aku May,aku tidak berani membangunkan mu karena kulihat kau sangat nyaman tidur,oleh sebab itu aku membiarkan mu dengan harapan kau bisa bangun sendiri" sahut nya.
"Mmm sudahlah,aku juga minta maaf karena sudah memarahimu,sekarang kita harus melanjutkan perjalanan, karena jika tidak maka bisa jadi waktu ini habis diperjalanan"imbuhnya.
"Baiklah,aku siap menemani mu sampai kau tiba dirumah bude mu itu"tukas si kuntilanak tersebut.
Kemudian keduanya melanjutkan perjalanan,sebelum itu Mayang menyalakan obor nya terlebih dahulu maka barulah ia berangkat mengikuti pergerakan si'kuntilanak yang tengah melayang, terkadang merangkak seperti sedang kayang,
Jika orang lain diposisi Mayang mungkin sudah lari tunggang-langgang,namun ia tidak gadis itu tetap mengikuti si'kuntilanak tersebut.
Semakin jauh semakin menanjak jalanan yang Mayang lalui,seperti nya ia sedang mendaki sebuah gunung,ya memang saat itu diri nya sedang berada digunung.
Dari kejauhan Mayang melihat cahaya lampu ia sangat bahagia,Mayang mengira lampu itu adalah lampu dari rumah bude nya.
Namun saat ia mendekati nya, ternyata lampu tersebut berasal dari sebuah tenda,seperti nya itu tenda para pendaki gunung .
Mayang pun mencoba memanggil penghuni tenda,"Permisi....apa ada orang didalam?"ujar nya berteriak memanggil para penghuni tenda tersebut.
Tidak lama kemudian,keluar seorang pria lalu bertanya kepada Mayang tentang siapa dia dan apa yang telah dilakukan nya digunung itu.
"Siapa kau,apa yang telah kau lakukan disini apa kau tersesat?ujar nya dengan waspada ia mengira kalau Mayang adalah hantu penunggu gunung itu,sontak si pria membangunkan rekan-rekan nya.
"Aku Mayang mas...aku tidak tersesat,aku kemari karena ingin pergi kerumah bude ku jalan menuju rumah nya lewat daerah ini"sahut nya.
Mendengar penuturan Mayang akhir nya mereka percaya jika Mayang adalah manusia,akhirnya mereka mempersilahkan Mayang untuk masuk kedalam tenda mereka.
Kemudian Mayang bertanya apa yang orang-orang itu cari digunung tersebut,mereka pun menjawab jika kedatangan mereka disana untuk mencari rejeki.
Mayang penasaran rejeki apa yang akan orang-orang itu cari diatas gunung didalam hutan belantara itu?ia pun memberanikan diri untuk bertanya kembali,
"Maaf mas,bukan ikut campur atau apa,memangnya rejeki apa yang kalian cari digunung ini,?bukan nya orang mencari rejeki itu dengan bekerja ya?"imbuh nya.
Mendengar pertanyaan Mayang,mereka tertawa lantas menjelaskan maksud dan tujuan mereka datang ketempat itu.
Mereka semua akan melakukan pesugihan demi mencari harta yang berlimpah ruah,orang-orang itu tidak mau bersusah payah dalam bekerja,mereka hanya mau mendapatkan harta dengan cara yang instan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 340 Episodes
Comments