" Ini adalah keputusan sutradara, dan jika Yenny tidak bisa berperan, kemungkinan juga akan menghapus peran Joyce, semoga Direktur Bayu mempertimbangkannya." Bayu sangat marah, namun dia juga tidak bisa melakukan apapun.
Saat Bayu tidak tahu bagaimana mengurus ini, kak Ruby pun menerima fotokopi kontrak, " Tenang saja sutradara Leo, aku pasti akan membujuk Yenny memerankan peran ini. Terhadap masalah dulu, dia terus ingin mencari kesempatan untuk meminta maaf padamu, bayaran bisa di rundingkan !"
Setelah menutup telepon dari sutradara Leo, kak Ruby pun sangat senang.
" Yenny, malaikat sedang menjagamu !"
Yenny sedang bersandar di sofa dan melihat pemandangan di luar jendela dengan tenang menjawab, masalah sudah berkembang seperti sekarang ini benar - benar di luar dugaannya.
" Semua ini tidak akan begitu mudah, setelah Joyce mendapatkan kabar ini, dia pasti akan ribut."
" Benar juga, demi menggoda Bayu dia bahkan bisa hamil, sekarang demi merebut posisimu, kamu mendapat peran wanita ke 2, dia lebih rendah 1 tingkat darimu, tidak mungkin dia tidak marah."
" Semakin dia marah, maka semakin menguntungkan untuk kita." Yenny berkata dengan sangat yakin.
Dia sudah mempersiapkan diri, tidak peduli apa yang akan di lakukan Joyce, dia tidak akan berubah.
Layar ponselnya menjadi terang, ada pesan masuk dari Melvin.
" Nyonya Melvin, kamu pasti sudah lelah."
Yenny tersenyum bahagia, memiliki orang yang sudah mempercayainya berdiri di sampingnya, dia tidak akan takut pada apa pun lagi.
Bahkan Dahlia Entertainment juga mendapatkan berita, itu berarti masalah ini sudah di pastikan.
Sisanya, tinggal melihat Bayu bersedia berjalan sampai mana demi melindungi Joyce.
Sesuai dengan dugaan Yenny, setelah mengetahui kabar ini Joyce pun langsung pergi ke perusahaan dari rumah sakit, dia ingin mendengar penjelasan Bayu.
Dia sudah menggunakan segala cara untuk membohongi perasaan pria ini, dia tidak mungkin akan membiarkan Yenny bangkit kembali.
" Nona Joyce, direktur Bayu sedang rapat." Sekretaris menghalangi Joyce di depan pintu kantor.
Karena sudah mengumumkam bahwa Joyce sedang dalam masa pengobatan, kali ini Joyce datang ke perusahaan dengan membalut kain kasa di tangannya, " Aku ada masalah penting, sekarang aku harus bertemu dengannya !" dia menjerit dengan keras, " Bayu, keluar!"
" Joyce." Bayu yang mendengar suara pun membuka pintu, " Saat ini kamu seharusnya berada di rumah sakit, kenapa kamu datang ke perusahaan !"
" Kalau aku tidak datang, semua yang seharusnya milikku akan di rebut oleh Yenny !" Joyce tidak peduli dan langsung menarik Bayu.
Karena tidak bisa mengatasinya, akhirnya Bayu pun mengakhiri rapat, Bayu pun menutup pintu ruangannya, menyuruh asisten berjaga di luar, " Aku sedang mengajak Yenny dan kak Ruby untuk bertemu, aku akan menasehatinya untuk melepaskan peran ini, dengan begitu sutradara Leo tidak akan mengatakan apa pun lagi."
" Mengatakannya mudah, sekarang dia sangat jelas sedang melawanmu, ingin kamu melepaskanku ! Semua ini adalah jebakan yang dia buat, dia sengaja ingin menghancurkanku !" Joyce begitu marah, di hadapan Bayu dia juga tidak menyembunyikan amarahnya.
" Sudahlah, jangan katakan lagi, bagaimana jika terdengar oleh orang lain ? Aku tahu kamu sangat menderita, bukannya aku juga selalu memihakmu? Tenang saja, aku akan membantumu mendapatkan lebih banyak adegan wanita peran ke 3 dan ke 2 ridak ada bedanya !"
Joyce pun mendesah, " Jika dia benar - benar kembali ke industri perfilman, dengan reputasinya sebagai akris terfavorit, apakah dia masih akan mempedulikanmu ? Sampai saat itu, dia pasti langsung menyepakmu ke samping."
" Ini..... Yenny tidak akan melakukan itu." Bayu berkata, namun dalam hati mulai ragu.
Belakangan ini kelakuan Yenny benar - benar aneh, ucapan Joyce bukan tidak masuk akal.
" Bayu menggunakan kesempatan dia masih di perusahaan ini, suruh dia lepaskan peran ini dan menunggu untuk menikah denganmu, menjadi seorang istri bukannya lebih baik ?" Joyce lanjut menasehatinya.
Bang bang bang
Mendengar suara ketukan pintu, Bayu melepaskan tangannya yang menarik tangan Joyce, berdiri di samping , " Masuk."
" Ternyata rapat penting direktur Bayu adalah dengan Joyce ?" Kak Ruby dan Yenny berjalan masuk, melihat mereka berdua berada di dalam kantor pun berkata dengan sinis.
Bayu dan Joyce saling memandang, barusan ingin menjelaskan, Yenny tanpa berekspresi pun duduk di sofa, sekarang dia sudah tidak memiliki perasaan apa pun pada Bayu, hanya saja akting ini belum selesai.
" Kak Ruby, Bayu juga demi perusahaan, sama seperti apa yang di katakan di berita, dia dan Joyce tidak memiliki hubungan apa pun, kan ? Calon suamiku ....." Walaupun Yenny melihat Bayu saat mengatakan ucapan ini, tapi cara bicaranya sangat dingin dan sama sekali tidak ada kelembutan.
" Iya !" Bayu langsung duduk di sisi Yenny, " Yenny, kamu berpikir seperti ini adalah dukungan terbesar bagiku, bisa menikahimu adalah keberuntunganku !"
Yenny dalam hati tersenyum dingin, diam - diam menjaga jarak dengannya dan memberikan isyarat pada kak Ruby.
" Ini adalah kontrak yang di kirim oleh sutradara Leo, Yenny sudah menandatanganinya tinggal stempe dari direktur Bayu saja." Kak Ruby dengan lantang melempar kontrak di meja, melihat Joyce dan menahan emosinya.
Bayu pun terkejut, " Kamu benar - benar ingin kembali ke industri perfilman ? Yenny, aku tidak setuju dengan hal ini."
Yenny hanya menjawab, " Oh.... Alasannya ? Takut aku merebut dukungan perusahaan dari Joyce, aku benar - benar ingin tahu sebenarnya siapa calon istrimu dan siapa orang luar."
Dia melihat Joyce sejenak namun membuat Bayu kacau.
" Yenny, jangan asal berkata !" Bayu langsung menyangkal, " Kita akan segera menikah, jika sekarang kamu kembali, bukankah itu berarti kamu melepaskanku ? Apakah kamu rela ?"
Joyce juga menambah, " Dan hanya peran wanita ke 2, dengan jelas mereka tidak menghargaimu, Yenny, kamu jangan sampai di manfaatkan mereka, kamu harus menolak."
Menurut Joyce, asalkan Bayu membantunya, Yenny tidak mungkin menerima peran ini, bagaimanapun Bayu pernah meninggalkan Yenny beberapa kali demi dirinya, kali ini juga tidak terkecuali.
Mereka berdua saling berganti berkata, bahkan kak Ruby tidak tahan melihat ini.
" Direktur Bayu, Yenny juga adalah artis perusahaanmu, kamu yang membedakan seperti ini, apakah kamu benar - benar adil ?"
Joyce mendesah, " Kamu mengerti apa ?" Lalu duduk di samping Yenny, mengambil kontrak, " Kontrak kecil seperti ini, kamu bahkan tidak akan tertarik kan ? Karena ini sama sekali tidak sebanding dengan aktris terfavorit sepertimu. Yenny, beritahu mereka, kamu tidak akan ....."
" Apakah kamu adalah managerku ?" Kenapa rencana kerjaku di putuskan olehmu !" Yenny berdiri dan duduk di antara mereka berdua membuat Yenny merasa jijik.
Suara Yenny dengan dingin terdengar di seluruh ruangan, " Bayu, aku hanya ingin bertanya padamu, apakah kamu akan mengizinkanku berperan di film ini ?"
Joyce dengan marah membantah, " Kamu cemburu denganku dan ingin melampauiku."
" Nona Joyce, aku sedang berbicara dengan calon suamiku jika kamu berkata lagi, aku akan mengusirmu keluar atas nama Nyonya Cemerlang Entertainment !" Yenny dengan dingin berkata dan tidak menahan lagi.
" Kamu ....." Joyce langsung terdiam dan tidak bisa berkata.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 280 Episodes
Comments