" Nona Joyce, aku sedang berbicara dengan calon suamiku jika kamu berkata lagi, aku akan mengusirmu keluar atas nama Nyonya Cemerlang Entertainment !" Yenny dengan dingin berkata dan tidak menahan lagi.
" Kamu ....." Joyce langsung terdiam dan tidak bisa berkata.
Bayu mengerutkan dahi dan melihat ekspresi Yenny, selama ini, Yenny tidak pernah marah di hadapannya, rasa ini membuat Bayu merasa tidak nyaman, harus ada keputusan untuk masalah ini agar tidak ada masalah, Bayu pun mengambil kontrak di meja, " Jangan katakan lagi, aku akan mempertimbangkan masalah ini, paling cepat besok, aku akan memberikan jawaban padamu."
Yenny mengiyakan.
" Aku tidak nyaman, pergi dulu !" joyce sengaja berkata dan dengan cepat berjalan keluar, kelihatannya dia sangat marah.
Bayu terus melihat Joyce yang berjalan keluar, Yenny pun melihat ekspresi di wajah Bayu, dulu kenapa dia tidak menyadari tatapan Bayu sudah ada pada orang lain.
Untungnya, dia tidak terlambat sadar.
Mengambil peran ini hanyalah langkah pertama yang akan dia lakukan.
Dia tidak akan seperti dulu lagi di permainkan oleh mereka.
" Kamu sibuk saja, aku pergi dulu." Yenny tidak ingin berada di dalam 1 ruangan dengan Bayu.
" Tunggu." Bayu mengeluarkan pembatalan kontrak yang sudah dari awal dia siapkan, " Gosip, berita yang terbeberkan, aku hanya menghargaimu makanya tidak mempermasalahkannya, jika kamu bersikap keras ingin mengambil peran ini, kalau begitu dia akan di pecat."
Paling tidak dia ingin mengontrol Yenny.
Semenjak Kak Ruby membeberkan masalah itu di internet, Bayu sudah ingin mengusirnya.
" Begini......." Yenny sengaja terlihat terpaksa, sepertinya sangat tersakiti.
" Kalau kamu melepaskan peran ini, aku bisa mempertimbangkan untuk memberikan 1 kali kesempatan lagi untuknya !" Bayu tersenyum puas, memberikan pembatalan kontrak pada Yenny, " Keputusan ini ada di tanganmu, kamu tahu aku paling peduli denganmu."
Dulu Yenny terbodohi karena semua gombalannya.
" Bayu, aku juga paling peduli padamu, jadi, mulai dari sekarang, kak Ruby bukan lagi managerku." Yenny menatap Bayu, semuanya berjalan sesuai dugaannya.
Dia membawa kak Ruby meninggalkan kantor Bayu, mendesah, " Kak Ruby, ke depannya kamu sudah bebas."
Dia memberikan pembatalan kontrak pada kak Ruby, Bayu yang ada di belakangnya pun mengejarnya, " Yenny, apa ini !"
Bayu menyadari di dalam kontrak yang di bawa kak Ruby tadi terselip sebuah fotokopi kontrak, di atasnya tertulis Yenny mengontrak kak Ruby sebagai asisten pribadinya.
Tanggalnya adalah hari ini.
" Kenapa ? Ada masalah ?" Yenny yang sudah tahu malah bertanya lagi, memegang tangan kak Ruby, " Aku suka bekerja bersama kak Ruby, setelah kamu stempel, aku akan segera masuk ke time perfilman, tentu harus ada orang yang mengertiku yang menemaniku."
" Kak Ruby adalah pilihan yang terbaik."
Bayu benar - benar marah besar.
" Masuk !" Dia menarik Yenny, namun Yenny menghindar.
" Ada masalah apa katakan sekarang juga, masih banyak hal yang ingin aku lakukan, aku tidak ada waktu." Yenny tahu sekarang dirinya adalah istri Melvin, tentu akan menjaga jarak dengan pria lain.
Semakin dia tenang, Bayu pun semakin marah.
" AKu mengira kamu hanya kekanak - kanakan, tidak menduga kamu begitu asal, apa hakmu menandatangani kontrak dengannya ?"
" Bukankah semua artis di perusahaan berhak menandatangani kontrak dengan asisten mereka sendiri ? Kenapa aku menjadi asal ? Kalau Joyce melakukan ini, apakah kamu tidak akan begitu marah."
" Yenny !" Bayu dengan marah menjerit namanya.
" Suaramu tidak perlu begitu keras, aku bisa mendengarmu, aku berjalan sampai saat ini, setiap hal yang aku lakukan pasti sesuai dengan kata hatiku, jika kamu tidak setuju aku berperan di dalam film Xherry, tidak setuju aku mengontrak kak Ruby sebagai asisten pribadiku, tolong berikan alasan yang masuk akal, bukannya menjeritku di depan kantormu."
" Kamu sudah berubah, dulu kamu tidak seperti ini !"
" Apakah orang yang berubah hanya aku ?" Hati Yenny sudah tidak sakit lagi, dia hanya merasa sangat lucu melihat Bayu yang terus berakting.
Bayu mengerutkan dahi, memegang kontrak, " Aku tidak ingin menikahi wanita yang membuatku merasa asing, pernikahan kita di tunda !"
Dia sudah beberapa kali menggunakan cara ini untuk membohongi Yenny.
Dia sengaja, menunjukkan ekspresi kecewa, menunggu Yenny menyerah, mengakui semua yang di lakukannya ini sangat tidak masuk akal.
Suasana tiba - tiba menjadi tenang.
Yenny melihat ekspresi Bayu, seperti sedang mempertimbangkan ...... tatapan itu terlihat kacau.
Saat Bayu mengira dia lagi - lagi menang dari Yenny, Yenny dengan dingin berkata, " Baik, aku tidak ada pendapat."
Jawabannya benar - benar membuat Bayu terkejut.
Dia curiga apakah dia salah dengar, memegang pergelangan tangan Yenny dengan erat, " Dengar ucapanku baik - baik, yang aku katakan adalah masalah, pernikahan!"
" Telingaku tidak ada masalah, kemampuanku mengungkapkan juga tidak ada masalah, jika kamu mencurigai perasaanku padamu dan ingin mengundur waktu pernikahan, selain menyetujuinya aku juga tidak ada pilihan lain kan ?"
Reaksi Yenny begitu tegas, menjauhi Bayu adalah pilihan terbaiknya, dan dia juga tidak akan menyesal dengan ucapannya hari ini.
Kak Ruby mendesah dan naik ke lift dengan Yenny.
Bayu sudah menyadari perubahan Yenny, tapi tidak memikirkan dengan begitu seksama, dia masih harus pergi menghibur Joyce, setelah sesaat, Yenny pasti akan kembali seperti dulu lagi, hal ini dia tetap sangat yakin.
Karena Yenny adalah wanita yang selalu datang dan pergi sesuai dengan perintahnya.
Dia tentu tidak tahu Yenny yang sekarang sudah berubah, sedih karenanya ? Tidak pantas !
Yenny yang dulunya lemah itu hanya ada di dalam ingatannya, Yenny sudah memiliki kasih sayang dari Melvin, dia tidak memerlukan orang lain lagi.
" Yenny, apakah kamu baik - baik saja ?" Kak Ruby pernah melihat dengan matanya sendiri kalau Yenny menyerah demi Bayu, dia khawatir Yenny akan masuk ke dalam lagi.
" Apakah aku terlihat buruk ?" Yenny terlihat tenang, sepertinya sama sekali tidak menganggap pertengkaran tadi, " Aku sudah sangat jelas terhadap Bayu, aku seperti catur yang di kontrol olehnya, aku tidak akan sedih karenanya lagi."
Hati Yenny sudah dia berikan pada Melvin.
" Baik, dengan ucapanmu ini aku sudah bisa tenang, aku rasa Bayu tidak akan berani tidak menandatangani, besok aku akan bertemu dengan sutradara Leo dan membicarakan semua detail."
" En, kak Ruby, aku sangat tenang dengan kerjaanmu." Yenny tersenyum manis, sejak Yenny debut sampai sekarang, kak Ruby tetap begitu setia padanya dan banyak menyelesaikan masalah untuknya.
Berpisah dari perusahaan dengan kak Ruby, Yenny tiba - tiba merasa sangat tidak mood, dia pun memanggil taksi dan pergi ke Dahlia Entertainment, berdiri di depan gedung, namun dia merasa ragu, pernikahan dia dan Melvin masih belum di umumkan, dia tiba -tiba datang ke sini bukannya tidak begitu baik ?
Dia harus mengatakan apa pada karyawan customer service.
Yenny mendesah, tiba - tiba merasa menyesal datang ke sini, heels biru berputar di kakinya, dari belakang pun terdengar suara lantang yang tidak asing, " Berhenti."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 280 Episodes
Comments