Masalah sudah menjadi seperti sekarang ini, Bayu bahkan tidak meneleponnya, cukup membuktikan bahwa pria ini tidak pantas membuatnya memikirkannya lagi, dia pasti tidak akan membiarkannya begitu saja !
Melvin benar - benar harus mengakui, dia membiarkan wanita ini di sisinya adalah keputusan yang benar.
Yenny tersenyum, di hadapannya Melvin, dia memutuskan untuk menjadi sebuah kertas putih, walaupun mereka tidak lama kenal, tapi Yenny bisa merasakan sebuah daya tarik yang sedang menariknya mendekati pria ini.
" Tuan, yang ada perintahkan untuk di bawakan ke kamar, dan kamar mandi sudah di siapkan." Pelayan dengan sopan berkata.
Yenny terkejut, hatinya berdetak kencang melihat Melvin, wajahnya pun menjadi merah.
Malam pernikahan !
Yenny mengikuti Melvin, berjalan masuk ke kamar, seluruh kamar penuh dengan bunga mawar dan lilin, dari awal Yenny sudah mempersiapkan diri, tapi saat benar - benar sampai di saat ini, dia tetap merasa takut dan tegang.
Sepasang kakinya meminjak karpet hangat berwarna cream ini, dan merasakan kelembutan pria yang terlihat begitu dingin ini, Melvin melakukan semua ini agar membuatnya lebih nyaman.
Melvin melihat reaksi Yenny pun berkata, " Aku pergi mandi dulu, kamu bisa bersiap - siap dulu, aku berharap kamu bisa menjadi nyonya Melvin tanpa keraguan, jika kamu ingin menunggu dulu, malam ini aku tidak akan melakukan apapun."
Ucapannya begitu lembut, tapi pernikahan ini adalah pilihan Yenny sendiri, hubungan mereka ini sebanding, dia tidak boleh membiarkan Melvin bertanggung jawab atas masa lalunya.
Yenny memberanikan diri, mengangkat tangannya dan membuka kemeja Melvin.
Setelah itu, dia pun menjingkakkan kakinya dan mencium bibir Melvin, setelah berhenti beberapa saat pada gerakan itu, Yenny ingin mengungkapkan perasaannya padanya, lalu seluruh tubuhnya di peluk oleh Melvin, lalu berputar, pinggang Yenny di peluk oleh Melvin dan terjatuh ke ranjang yang empuk.
Melvin menahan dirinya berkata dengan suara lantang, " benar - benar sudah siap ? setelah malam ini, kamu tidak akan bisa kembali lagi,"
Suhu panah tubuh Melvin pun di pindahkan ke tubuh Yenny dari tangannya, mengerutkan dahi menunggu jawaban Yenny.
" Aku yakin kamu tidak akan membuat aku menyesal." Melvin tidak menunggu lagi dan langsung menciumnya, kelembutan dan kelantangan bergabung menjadi satu, nafas mereka pun bergabung dengan udara.
Hati dan batin Yenny pun terbawa, dia tidak pernah merasakan sentuhan yang begitu mengetarkannya.
Dia berusaha bekerja sama dengannya, tatapan yang begitu romantis, tiba - tiba merasa gerakan Melvin berhenti, lalu dia pun di peluk lembut olehnya, ciuman Melvin pun jatuh padanya, lalu memanggil namanya.
" Yenny .... "
"En ?" Yenny menyodorkan tangan memeluk lehernya dengan lembut bertanya.
Melvin menarik nafas, menenangkan nafsunya, dia tidak menduga ini adalah kali pertama Yenny, rasa barusan itu.... membuatnya terkejut, tapi dengan cepat dia melakukan keputusan.
Tidak seharusnya begitu terburu - buru memiliki malam yang begitu berharga ini.
Bahunya yang lebar berada di dekat Yenny, " Malam ini kamu sangat cantik, tapi aku tidak ingin membuatmu terluka, lebih baik .... lain kali saja."
" Aku .... apakah aku melakukan apa yang membuatmu tidak puas ?" Yenny mengira dia melakukan kesalahan dengan hati - hati bertanya.
Melvin memakai bajunya dan berusaha menenangkan nafsunya, " Lain kali hal seperti ini kamu harus memberitahukan padaku terlebih dahulu, kalau tidak bagaimana jika aku melukaimu ?"
" Kalau begitu barusan apakah kita ... melakukan itu ?" Yenny melihat Melvin yang begitu tegang pun akhirnya bertanya.
" Tidak peduli ada atau tidak, kamu tetap adalah Nyonya Melvin." Setelah berkata, dia pun mengendong Yenny dan masuk ke kamar mandi, " Sambil biarkan aku memeriksa apakah kamu terluka atau tidak."
Yenny pun tertawa, membantah berkata, " Kenapa kamu begitu baik padaku ?"
Melvin dengan serius melihatnya, " Ini adalah takdir, walaupun aku melewatinya, aku juga tetap akan memilikimu. "
Kelantangannya pun membuat Yenny merasa terharu, dia denga jujur mengungkapkan pemikirannya, iya yah iya, tidak yah tidak, benar - benar adalah orang yang sama dengan Yenny.
Dia bersedia menjadi kucing di dalam pelukannya, tengelam ke dalam kelembutannya.
Hanya dengan saling menghargai dan saling jujur yang akan membuat kedua hati semakin dekat.
Paling tidak untuk sekarang, Yenny tidak menyesal dengan berinisiatif mendekatinya.
Keesokan paginya, Yenny menerima telepon dari kak Ruby.
" Sekarang para investor sudah mencari masalah dengan Bayu, reputasi Cemerlang Entertainment sudah tidak seperti dulu lagi. Dan karena masalah ini, Joyce sudah menolak beberapa acara variety show. Yenny, kamu sudah melewati tahap pertama."
Suara Kak Ruby terdengar kebahagian yang tidak bisa tersembunyikan.
Dia mengikuti Yenny, dari awal sudah tidak tahan dengan kelakuan orang itu, mereka menjadi seperti saat ini adalah karena perbuatan mereka sendiri.
Terhadap hal ini, Yenny terlihat sangat tenang.
" Bagaimana dengan masalah peran itu ?" dia melakukan seperti ini juga sangat terpakasa, berharap tidak akan mempengaruhi sutradara Leo."
" Masih belum di putuskan."
" Baik, kak Ruby. Kamu bersembunyi dulu, aku rasa Bayu pasti akan mencari masalah denganmu." Yenny lebih mengerti cara sikap Bayu dari siapapun.
Dia tidak akan begitu bodoh di manfaatkan oleh orang lagi.
Setelah menutup telepon, Yenny pun tersenyum lega.
Pria yang duduk di hadapannya pun mengangkat alis berkata, " Kalau perlu aku melakukan sesuatu, kamu katakan saja."
" En !" Yenny dengan tidak sungkan menganggukkan kepala menyetujuinya. Setelah semalam, Yenny sudah tidak perlu menganggapnya adalah orang luar.
Ketidak sungkanannya dan tidak menolak membuat Melvin sangat puas.
" Sebentar lagi aku akan pergi perusahaan untuk rapat, jaga dirimu baik - baik."
Yenny tersenyum menjawab, mereka sangat istimewa untuk satu sama lain, hubungan saling tahu dan saling menghargai ini memenuhi seluruh kamar, penuh dengan rasa bahagia.
Yenny melihat waktu, dia juga sudah seharusnya muncul, kalau tidak bagaimana mungkin bisa semakin memperbesar masalah!
Kunci permainan ini harus berada di tangannya, agar Bayu melihat bagaimana dia mengubah kekalahan menjadi kemenangan !
Saat Cemerlang Entertainment begitu sibuk dan Bayu yang berusaha keras untuk menemukannya, Yenny pun berinisiatif untuk muncul di drpan perusahaannya.
Dia memakai gaun denim yang rapi, mengikat rambut seperti ekor kuda, terlihat begitu bersemangat dan dengan berani berjalan masuk ke kantor Bayu.
Sekretaris Bayu pun terkejut, " Nona Yenny !"
Yenny terlihat seperti biasa, dengan normal duduk di sofa, sama sekali tidak menganggap Bayu yang ada di sampingnya.
Bayu dengan marah berkata, " Kamu masih berani kemari, lihatlah apa yang kamu lakukan !"
Dia membuang koran hari ini di lantai, halaman utamanya adalah berita Joyce mendapatkan peran karena uang.
" Apakah kamu tahu berapa banyak uang yang sudah perusahaan investasikan pada Joyce ? Apakah kamu tahu kalau dia tidak sudah tidak bisa memungkiri semua ini, berapa besar kerugian perusahaan ?"
Yenny sengaja mengedipkan mata, menunjukkan ekspresi tidak tahu apapun, " Bayu, apa yang sedang kamu katakan ? Kenapa aku tidak mengerti ?"
" Kak Ruby sudah berani mengancam di hadapanku, kamu masih berpura - pura bodoh ? Apakah ini menyenangkan ? Jika kamu memiliki pemikiran apa bisa duluan mengatakannya padaku, apakah kamu perlu mempermainkan Joyce, aku dan perusahaan ?"
Yenny yang mendengar pertanyaan ini pun memikirkan dulu dia juga pernah bertengkar dengannya karena masalah Joyce, saat itu kenapa dia tidak menyadari hati pria ini ! Yang dia pedulikan, yang ingin dia lindungi selalu adalah Joyce !
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 280 Episodes
Comments
LOLA SANCHEZ
Buku-buku sebelumnya sudah seru, tapi yang ini bikin aku ngerasa emosi banget.
2023-09-23
1