Joyce bukanlah apa pun, apakah dia berhak mengatakan ini ?
" Yenny, ini semuanya untuk kebaikanmu, aku sudah membereskan semuanya, setelah kamu meninggalkan perusahaan, lalu umumkan ..... "
Bang
Yenny melihat dengan matanya sendiri Joyce mendorong vas bunga di samping ranjangnya ke lantai.
Suara pecah terdengar begitu keras di dalam ruangan, setelah itu dia pun mendengar suara langkah kaki dari luar dan juga jeritan Joyce .....
" Joyce ! Kamu tidak apa - apa kan ?" Asisten Joyce langsung berlari masuk, sepertinya dari awal dia sudah tahu di dalam kamar akan terjadi sesuatu.
Lalu para wartawan pun masuk dan mengelilingi ranjang, tidak berhenti mengambil foto Joyce yang berpura - pura menangis itu.
" Aku.... Kalian jangan mengambil foto lagi, jangan foto lagi, Yenny tidak sengaja melukai ku, dia hanya terlalu marah, aku lah yang bersalah padanya, aku yang salah, aku bersedia memberikan peran ku padanya, membuatnya kembali ke dunia perfilman, tolong kalian jangan foto lagi."
Dia berkata seperti itu, namun terus berpura - pura menderita di depan kamera.
Dan Yenny melihat semua ini dengan jelas, ini hanyalah adegan yang sudah di persiapkan dari awal.
Lalu para wartawan langsung menghadapkan kamera pada Yenny, " Tolong jelaskan, barusan apa yang terjadi di sini !"
Yenny dengan tenang mengangkat kepala, " kenapa aku harus menjelaskan ?"
Dari ranjang, Joyce menjerit, " Yenny, kamu cepatlah pergi, aku akan membantu mu menjelaskan!"
Jika dia berakting seperti ini di dalam film, dari awal dia mungkin sudah terkenal.
Yenny menarik tatapan nya, tidak tertarik untuk tinggal di sini lagi, saat ingin pergi, Bayu pun berjalan masuk, melihat keadaan di dalam kamar, dia langsung melihat Yenny dengan kesal, dalam keadaan seperti ini Yenny malah membuat masalah untuknya ! Sejak kapan dia berubah menjadi begitu !
Bayu langsung berjalan ke sisi Joyce dengan perhatian bertanya, " Bagaimana keadaanmu ? Apakah kamu terluka ?"
" Aku tidak apa - apa, mungkin Yenny salah paham padaku." Joyce dengan menderita berkata.
Yenny barusan ingin berkata, Bayu langsung menjerit nya, " Sudah cukup, apakah kamu merasa tidak cukup kacau ? Bawa dia pulang !" Dia berkata pada asisten nya.
Yenny melihat mereka yang begitu romantis pun memindahkan tatapannya.
Jika ini adalah pilihan Bayu, lebih baik dia jangan menyesal, Yenny tanpa ekspresi keluar dari kamar, berkata pada asisten Bayu, " Aku tidak perlu kamu mengantar ku, aku bisa pulang sendiri."
Walaupun Bayu tidak berkata, dia juga tidak ada waktu melihat mereka berdua memamerkan keromantisan.
Asisten Bayu pun mendesah, di mata bawahan mereka berdua, yang akan menjadi Nyonya Bayu adalah Joyce, dan bukan Yenny !
Tapi, sebuah berita besar perlahan datang.
Dengan cepat, berita Yenny yang berpura - pura pergi menjenguk dan memaksa Joyce memberikan perannya pun di terbitkan di halaman utama, Cemerlang Entertainment pun langsung melindungi Joyce dan sama sekali tidak peduli pada Yenny.
Saat orang - orang mengatai Yenny, ada banyak gambar yang tersebar.
Di mulai dari 4 tahun lalu, keromantisan Bayu dan Joyce tersebar, tidak peduli tatapan mereka saat bertemu dalam sebuah acara, atau pertemuan privasi mereka berdua yang tertangkap kamera, hubungan mereka berdua terlihat seperti sepasang kekasih.
Di bawahnya juga ada postingan gambar Joyce keluar masuk rumah sakit ke bagian kandungan, ternyata Joyce adalah orang ketiga yang merusak hubungan mereka !
Di saat ini juga, ada orang yang memposting akting hebat Yenny di audisi, mengatakan kalau film ini di tayangkan dan pemeran yang memerankan Xherry tidak lebih hebat aktingnya dari Yenny, itu berarti ada penggelapan di belakang ini.
Ada orang yang menebak, Yenny karena di khianati dan menerima tekanan, makanya dia di paksa untuk membuktikan kemampuannya.
Dan ada yang mengatakan dengan keberhasilan Yenny dulu, dia pasti lebih hebat dari Joyce, dia mengorbankan dirinya sendiri demi Bayu, sekarang dia malah berakhirnya seperti ini, Cemerlang Entertainment benar - benar berhutang padanya.
Saat ini, orang dari tim perfilman datang membahas jadwal ke depannya, wakil sutradara barusan mengatakan beberapa kata pun menerima telepon dari atasan.
" Baik, aku segera cari tahu."
Joyce masih tidak tahu apa yang terjadi, melihat wakil sutradara yang mengeluarkan ponsel, dan menunjukkan sebuah foto romantis dia dan Bayu di hadapannya.
" Nona Joyce, apa hubungan mu dengan Direktur Bayu ?" Joyce pun terdiam, ekspresinya terlihat kacau, " Dari mana kalian mendapatkan foto ini ?"
Reaksi pertamanya sudah membuktikan bahwa foto ini bukan editan, wakil sutradara menyimpan naskah, " Nona Joyce, walaupun kami tidak berhak ikut campur dengan masalah pribadimu, tapi masalah sudah sampai sekarang ini, kami hanya bisa berharap bisa bekerja sama dengan anda lain kali."
" Tidak ! Tunggu dulu, aku bisa menjelaskan !"
Pekerja di samping dengan suara kecil berkata, " Sambil berpura - pura menderita, sambil meniduri calon suami orang, benar - benar hebat."
" Apa yang kamu katakan ?" Joyce dengan marah menjerit, otaknya sudah benar - benar kacau.
Pekerja itu melihatnya sejenak, " Kenyataan sudah jelas, apakah orang lain yang memfitnahmu ? Tidak masalah jika tidak pandai berakting, namun tidak menduga kepribadiaanmu juga begitu buruk."
" Kamu !" Joyce langsung memberikan isyarat pada asisten nya, " masih tidak cepat mengusir mereka keluar !"
Asisten pun akhirnya sadar seharusnya saat ini doa melakukan sesuatu, tim sutradara sudah pergi semua.
Joyce pun begitu marah sampai gemetar, menarik sprei, " Yenny, kamu sangat kejam !"
Joyce langsung menelepon Bayu, tapi Bayu sudah sangat pusing karena masalah foto, saat ini dia tentu sangat emosi.
" Bayu ...... Aku sangat takut !" Joyce mengeluarkan caranya seperti biasanya, menangis dan manja.
Tapi pria itu sudah tidak mood untuk membujuknya, " Perusahaan sudah menyuruh orang untuk menyelesaikannya, tidak akan berpengaruh besar, tapi dalam waktu dekat ini kita seharusnya jangan bertemu dulu,"
" Bayu ......."
" Sudahlah, jangan mencari masalah lagi !" Bayu langsung menutup telepon duduk di kantor dan merasa serba salah.
Sekarang Yenny sama sekali tidak ingin menjawab teleponnya, dia benar - benar tidak tahu harus melakukan apa akan Yenny melepaskannya.
Tiba - tiba layar ponselnya bersinar adalah sebuah pesan dari nomor tidak di kenal, " ingin tahu tempat tinggal baru Yenny, segera datang ke cafe jalan Gandi."
Siapa yang akan mengirim pesan padaku ?
Bayu tidak sempat berpikir lagi dan langsung berlari keluar.
Di dalam ruangan privasi cafe.
Yenny dan Melvin sedang duduk berhadapan, aroma kopi yang harum bertebaran di udara.
" Dia sudah datang." Melvin melihat ke arah pintu dan berkata.
Dia ingin tahu apa yang akan di lakukan Yenny selanjutnya.
Yenny hanya menjawab, " En." Lalu lanjut melihat berita di ponselnya, sama sekali tidak ada maksud untuk bertemu dengan Bayu.
" Tidak menemuinya ?" Tatapan Melvin pun melihat ke arah Yenny, kecantikan dan keheningan wanita ini begitu menggoda bagaikan putaran air.
" Aku tidak bermaksud menemuinya, hanya ingin mengakhiri permainan ini dengan akhir yang lebih menarik"
Melvin Tersenyum tipis, " Aku kira kamu sengaja mengajakku bertemu, ternyata kamu melakukan ini demi pria lain."
" Bukan !" Yenny sangat sulit menyembunyikan ketulusan di hadapannya, dia dengan kacau dan gugup menjelaskan, mendengar suara pria yang serak, hatinya pun berdetak kencang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 280 Episodes
Comments