" Bukan !" Yenny sangat sulit menyembunyikan ketulusan di hadapannya, dia dengan kacau dan gugup menjelaskan, mendengar suara pria yang serak, hatinya pun berdetak kencang.
" Jadi apa ?" Melvin bertanya padanya dan tangannya dengan lantang memegang tangan Yenny, berkata, " Katakan."
"......... aku hanya merindukanmu." Yenny tidak pernah mengatakan ucapan seperti ini pada pria, dan berbeda dengan akting di depan kamera, setelah dia mengatakan kata itu, wajahnya pun memerah, hatinya juga berdetak kencang.
Walaupun dia sangat malu, tapi setiap ucapannya sangat tulus.
" Jadi kenapa kamu duduk begitu jauh ?" Melvin berkata, berdiri dan duduk ke sisi Yenny, lalu memeluk bahunya.
Yenny dengan patuh bersandar di pelukannya, tersenyum malu.
Dari sudut mereka bisa melihat dengan jelas keadaan di dalam cafe, melihat Bayu yang begitu tergesa - gesa menunggu, berapa kali Yenny menunggunya sampai tengah malam, ketulusannya benar -benar di pijak di lantai olehnya, betapa bodohnya dirinya.
Mungkin saat itu, Joyce sedang berbaring di ranjang Bayu.
Melvin melihat wanita di sisinya, terdiam dan tidak mengatakan apapun.
" Apakah aku terlalu kekanak - kanakan ?" Yenny mengangkat kepalanya dari pelukan Melvin bertanya.
" En." Melvin memiringkan kepala melihat wajahnya, tidak di pungkiri tindakannya ini seperti anak kecil, tapi Melvin bisa melihat keteguhannya.
" Tapi, aku merasa wanita yang kekanak - kanakan lebih cocok denganku." Melvin pun mengambil kopi yang ada di meja.
Yenny dengan suara kecil berkata, " itu milikku...."
Melvin tetap meminumnya, melihat bekas lipstik yang ada di cangkir berkata, " Apakah ini namanya berciuman secara tidak langsung ?"
Wajah Yenny pun memerah, seperti mengerti arti dari tatapannya, perlahan menutup mata dan menunggu Melvin menciumnya.
Melvin pun tanpa ragu menundukkan kepala, wanita ini sepertinya adalah takdir sebuah bencana baginya, begitu bertemu dengannya, dia sangat sulit mengontrol dirinya untuk tidak mendekatinya, tidak memeluknya.
Bagaimana mungkin dia rela melihat istrinya yang cantik ini di sakiti oleh sampah - sampah itu, hanya boleh Yenny yang menyakiti mereka !
Bayu pun sudah tidak sabar menunggu, tidak berhenti menelepon ke nomor ini, tapi tetap tidak ada yang mengangkat telepon, dia juga tidak berani pergi, setelah 1 jam sesuai rencana pelayan pun memberikan sebuah note pada Bayu, di atasnya tentu bukan alamat tempat tinggal baru Yenny.
Dan malah satu kalimat.
" Dalam 3 hari, Joyce harus mundur dari kompetisi penghargaan, sebagai gantinya aku akan memberikan alamat tempat tinggal baru Yenny padamu." Bayu dalam hati pun marah, melihat ke sekitar, lalu pergi.
Tidak perlu melihatnya juga tahu dia pasti sangat marah.
Perasaan Yenny sama sekali tidak berubah, di dalam kehidupannya, Bayu tidak pantas membuatnya tidak rela dan peduli.
" Pulanglah, aku ingin melakukan hal lain,"
" Hal apa ?" Yenny dengan heran melihatnya.
Melvin tidak berkata lagi, sekujur tubuhnya terlihat begitu dingin, Yenny terus menatapnya, ingin melihat apa maksudnya.
" Kenapa kamu terus melihatku, apakah kamu ingin mengajakku."
" Sebenarnya, aku masih ingin pergi ke suatu tempat." Yenny menenangkan diri, berinisiatif menggandeng lengan Melvin, menghindari tatapannya yang panas.
" Setelah pergi ke sana, malam hari setelah pulang ke rumah apakah kita bisa melanjutkan hal yang belum sempat di lakukan ?" Melvin sengaja menggodanya, dan setelah Yenny mendengarnya pun menjadi gugup dan tidak mengeluarkan suara.
Mereka berdua tidak pulang ke rumah, dan pergi ke tempat yang ingin Yenny kunjungi yaitu gereja di samping pantai.
Yenny tidak berharap dirinya menyembunyikan sesuatu dari Melvin, Melvin sudah memberikannya waktu untuk mengakhiri masa lalunya, Yenny mengerti perasaan itu seperti apa, jika dia tidak sepenuhnya mengakhiri masa lalunya dengan Bayu, maka dia tidak berhak menjadi wanitanya.
Mobil berhenti di depan pintu gereja, Yenny dan Melvin pun berjalan bersama masuk ke dalam.
" Aku ingin mengambil foto yang dulunya aku titipkan di sini." Yenny berkata pada pastor.
Melvin melihat ekspresinya, sama sekali tidak menanyakan apapun padanya, setelah Yenny mengambil album, dia baru bertanya, " Hanya demi mengambil ini ?"
" En, di dalam ini ada bukti terakhirku." Yenny teringat semua kebersamaannya dengan Bayu dulu, saat itu dia dengan polosnya mengira pria itu mencintainya, lalu akhirnya dia menyadari semua itu adalah kebohongan, bagaimanapun dia akan membuat Bayu membayar semua pengorbanannya.
Melvin melihat dia ingin melempar album itu ke dalam api, api yang membara berkobar di hadapannya, perasaan terakhirnya untuk Bayu sudah terbakar sampai bersih.
" Mulai hari ini, aku hanya hidup demi diriku sendiri dan demi menjadi sebanding denganmu." Yenny mengangkat kepala tersenyum, menunjukkan kelembutan dan keyakinan.
" Dengan begitu dendammu sudah hilang ?" Melvin mencium dahinya.
Yenny mengepalkan tangannya, merasakan kehangatan yang berasal dari tangan Melvin, dia memberitahukan dirinya sendiri, tidak akan pernah di sakiti dan di manfaatkan orang lain lagi, dan dia akan membuat mereka membayar semuanya dengan berlipat ganda !
Melvin terus menatapnya, lalu berkata, " Sekarang, apakah Nyonya Melvin sudah bersedia pulang denganku ?"
Yenny menganggukkan kepala, tersenyum dan memeluk lehernya, lalu di gendong ke mobil olehnya.
" Aku tentu bersedia."
.....................................
Bayu terus mencari keberadaan Yenny, tapi ponselnya tidak aktif dan tidak bisa di hubungi, dia bahkan sudah mencari detektif untuk menyelidiki tempat tinggal Yenny.
Belakangan ini terjadi banyak hal yang membuatnya merasa aneh, dulu Yenny tidak akan melakukan ini padanya.
Tapi tidak peduli bagaimanapun, dia tetap tidak boleh melepaskan Yenny, tidak boleh melepaskan kekuatan dari keluarga Yenny.
" Bayu, kenapa kamu tidak datang mencariku ?" Joyce dan asistennya masuk ke kantornya.
Melihat Joyce, Bayu pun langsung tersenyum, memberikan isyarat pada asisten dan sekrretaris untuk keluar, berjalan ke depan dan memeluk pinggangnya, " Aku ingin kamu beristirahat dengan baik di rumah sakit, tidak ingin mengganggumu."
" Benarkah ? Kenapa aku mendengar kamu terus menerus mencari Yenny !" Joyce memuncungkan mulutnya, dengan sedih menarik kemejanya, " Aku menerima banyak masalah karena mu, apakah di dalam hatimu hanya ada dia ? Aku tidak peduli dengan reputasi, aku hanya berharap kamu jangan meninggalkan anak kita, kalau tidak, aku lebih memilih menggugurkannya."
" Jangan asal berbicara !" Begitu mengungkit masalah anak, Bayu langsung menjadi tegang, " Aku melakukan ini demi kamu dan anak kita, makanya aku harus menemukan Yenny, sebelum kamu melahirkan anak kita, aku pasti akan membuatmu mendapatkan penghargaan ratu perfilman !"
" Bayu ..... aku harap kamu ingat dengan janjimu." joyce langsung menciumnya.
Demi melindungi Joyce, Bayu bahkan mengeluarkan begitu banyak uang untuk membeli para pengguna VIP internet, untuk merangkai sebuah postingan, membeli para penulis postingan dan membalas postingan agar foto dia dan Joyce bisa di bersihkan, itu hanyalah foto editan, dan hari itu juga ada orang lain di sana, sama sekali berbeda dengan yang di kabarkan di berita, pengacara Cemerlang Entertainment juga memberikan pernyataan bahwa mereka akan menuntut orang yang menyebarkan rumor.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 280 Episodes
Comments