chapter 13

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

Laras terbuai dengan aroma parfum maskulin milik David,dia tidak bisa lagi menahan mata nya yang sudah sangat mengantuk dan juga tubuh nya memang sudah lelah . Tangan Laras yang tadi nya mendorong tubuh David, kini malah memeluk nya dengan erat.

Beberapa menit berlalu,Karin yang sudah sangat kelaparan memilih untuk memanggil kakak nya dan mertua kakak nya itu. Apalagi papa dan mama nya juga sudah sangat kelaparan,niat nya mereka akan menunggu laras dan David lebih dulu agar bisa makan bersama.

Ceklek

"Kak,om..." panggil Karin yang langsung terdiam melihat David dan Laras saling berpelukan.

Dengan wajah yang terkejut,juga mulut yang sudah terbuka dengan lebar. Karin berjalan mengendap-endap keluar dari kamar itu dan berlari menuju kamar nya membuat kedua orang tua nya terkejut,mereka ikut bangkit dan melihat apa yang terjadi pada Laras dan David.

Kedua orang tua Laras sudah sampai didepan kamar tamu,bersamaan dengan Karin juga. Karin sudah mengambil ponsel nya dan mengambil beberapa foto david dan Laras sambil cekikikan. Kedua orang tua Laras hanya melotot saja melihat tingkah putri bungsu nya itu,tapi mereka tidak melarang nya

Mama laras menarik tangan suami dan putri bungsu nya itu untuk keluar,Mereka akan makan lebih dulu agar tidak mengganggu david dan Laras. Mama laras yakin sekali kalau kedua nya belum menyadari apa yang terjadi saat ini,sehingga mama laras memilih untuk berpura-pura ngak tau dan menyuruh kedua orang yang dia seret untuk tetap diam juga.

"Iiisssh....kalian ini ya,mending sekarang kita makan. Biarkan laras dan David istirahat ,mama yakin mereka pasti ngak sadar kalau sedang berpelukan " ucap mama Laras dengan pelan,dia menarik tangan kedua orang yang dia sayangi.

Akhirnya mereka makan bersama tanpa David dan Laras,mereka yakin jika suatu saat nanti semua kebenaran akan terungkap dan mereka berharap David masih mau dengan Laras yang pernah menjadi menantu nya .

David merasakan sedikit sesak didada nya,dia seperti ditimpa oleh sesuatu yang berat. Tadi nya dia bermimpi sedang di timpa batu besar tepat didada nya tapi didalam mimpi nya ,batu itu sudah dipindahkan.

"Kenapa masih berat juga ?" gumam David yang membuka mata nya secara perlahan ,dia merasakan sesuatu bergerak diatas nya .

Mata nya membulat sempurna,berkali-kali dia mengedipkan mata nya agar pandangan nya berubah karena dia yakin jika dia seperti sedang bermimpi. Dia melihat dengan jelas ,kalau tubuh Laras berada diatas tubuh nya . Tangan mereka saling berpelukan pada tubuh masing-masing,apalagi wajah Laras jelas sekali berada didekat wajah nya.

Nafas David mulai memburu,dia berusaha menenangkan hati juga milik nya karena seperti nya akan segera bangun dari tidur panjang nya . Biasanya miliknya akan bangun jika melihat foto Senna dan membayangkan tubuh nya ,tapi kini benda itu mulai bangun sendiri dengan hanya melihat Laras didekat nya .

"Oh ya Tuhan,aku harus bagaimana ini ? Kenapa bisa Laras diatas tubuh ku ?" Tanya David dalam hati ,dia kembali memejamkan mata nya saat dia merasakan pergerakan dari tubuh Laras.

David yakin kalau Laras akan terbangun saat ini,dia mulai membuat dirinya seperti tertidur dengan nyenyak nya . Tangan nya seperti enggan untuk melepaskan pelukan nya pada tubuh Laras,dia merasa kalau Laras sangat sulit untuk dilepaskan.

Laras menaikan tangan nya ke atas,dia duduk diatas tubuh David tanpa sadar. Mata nya masih terpejam,benda pribadi milik David sudah bertemu dengan sarang nya hanya saja masih tertutup oleh pakaian yang melekat ditubuh kedua nya.

Seperti ada yang mengganjal dibawah nya,Laras mulai meraba ke bawah nya tanpa membuka mata nya hingga dia menyentuh benda pribadi milik David membuat nya merasa terkejut dan akhirnya membuka mata nya dan melihat dengan jelas apa yang dia sentuh.

Tatapan mata nya mengarah ke atas,Laras melihat wajah tampan milik David yang sedang tertidur dengan pulas nya. Dia baru teringat kalau dia ditarik dan akhirnya tertidur diatas tubuh David,perlahan dia menjauhkan tangan nya dari benda pribadi milik David. Kemudian dia turun dengan perlahan juga dan lari secepat kilat dari sana sebelum David membuka mata nya .

Wajah Laras memerah,dia jadi membayangkan benda pribadi yang besar milik David. Dia belum bisa membayangkan nya karena memang dia belum pernah melihat sama sekali bentuk dari milik pria,tapi dia sudah bisa membayangkan kalau bentuk nya seperti batu panjang yang tumpul atas nya .

Membayangkan hal itu,Laras jadi takut karena sudah memegang milik David. Dia berjalan menuju dapur,karena dia sudah sangat lapar sekali. Disana sudah tak ada lagi siapa pun,apalagi hari sudah menjelang sore. Laras yakin kalau dia dan David tidur dengan nyenyak nya, membuat Laras sangat malu .

"Eekkhmmm....Ya ampun kak,disuruh bangunin kok malah ikutan tidur dengan papa sih? Enak ya berpelukan dengan si om?" goda Karin yang sudah melihat Laras sedang sibuk mencari makanan di dapur.

Laras melotot menatap ke arah Karin,dia ingin menjawab pertanyaan Karin tapi mama nya sudah ikut datang kesana dengan wajah senyuman yang lebar dibibir nya . Laras jadi merasa kesal dibuat dua wanita yang beda usia itu,mereka pasti ingin menggoda nya terus.

"Sudah bangun kak? Enak tidur nya ? Enak dong ya? Hangat lagi kan " goda mama laras sambil tersenyum dengan lebar nya, dia merasa senang melihat wajah anak nya yang memerah.

Baru ini mama Laras bisa menggoda salah satu anak gadis nya ,karena selama ini Laras dan Karin tidak pernah berhubungan dengan pria tapi sayang nya saat ini pria yang dia peluk bukan lah kekasih atau calon suami nya. Melainkan mertua nya ,membuat mama laras kesal. Harus nya Laras menikah dengan David saja ,begitu lah pemikiran mama laras.

Masih belum laras jawab,tak lama David berjalan mendekati mereka. Dia berpura-pura tidak terjadi apa pun,dengan tangan yang mengucek mata nya dan rambut yang sedikit basah karena pasti nya David sudah mencuci wajah nya.

Wajah David juga masih terlihat basah sedikit,dia sudah duduk di kursi makan. Kemudian menatap ke arah mama nya Laras,wajah laras sudah memerah . Dia kembali teringat dengan king cobra milik David yang dia sentuh dan dia genggam .

"Hmmm....Apa ada makanan yang bisa dimakan ? Saya lapar bi" ucap David dengan tenang dan santai.

Bersambung

Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

Terpopuler

Comments

Bundanya Aulia

Bundanya Aulia

ok,,,naik terus thor,.,

2024-11-21

1

ZFS Billa

ZFS Billa

king cobra gak tuh/Scowl/

2025-02-26

0

Nimas Bin Udin

Nimas Bin Udin

lanjuut

2025-01-03

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 chapter 24
25 Chapter 25
26 chapter 26
27 chapter 27
28 chapter 28
29 chapter 29
30 chapter 30
31 chapter 31
32 chapter 32
33 chapter 33
34 chapter 34
35 chapter 35
36 chapter 36
37 chapter 37
38 chapter 38
39 chapter 39
40 chapter 40
41 chapter 41
42 chapter 42
43 chapter 43
44 chapter 44
45 chapter 45
46 chapter 46
47 chapter 47
48 chapter 48
49 chapter 49
50 chapter 50
51 chapter 51
52 chapter 52
53 chapter 53
54 Chapter 54
55 chapter 55
56 chapter 56
57 Chapter 57
58 chapter 58
59 chapter 59
60 chapter 60
61 chapter 61
62 Chapter 62
63 chapter 63
64 chapter 64
65 chapter 65
66 chapter 66
67 chapter 67
68 chapter 68
69 chapter 69
70 chapter 70
71 chapter 71
72 chapter 72
73 chapter 73
74 chapter 74
75 chapter 75
76 chapter 76
77 chapter 77
78 chapter 78
79 Chapter 79
80 chapter 80
81 chapter 81
82 chapter 82
83 chapter 83
84 chapter 84
85 chapter 85
86 chapter 86
87 chapter 87
88 chapter 88
89 novel baru
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
chapter 24
25
Chapter 25
26
chapter 26
27
chapter 27
28
chapter 28
29
chapter 29
30
chapter 30
31
chapter 31
32
chapter 32
33
chapter 33
34
chapter 34
35
chapter 35
36
chapter 36
37
chapter 37
38
chapter 38
39
chapter 39
40
chapter 40
41
chapter 41
42
chapter 42
43
chapter 43
44
chapter 44
45
chapter 45
46
chapter 46
47
chapter 47
48
chapter 48
49
chapter 49
50
chapter 50
51
chapter 51
52
chapter 52
53
chapter 53
54
Chapter 54
55
chapter 55
56
chapter 56
57
Chapter 57
58
chapter 58
59
chapter 59
60
chapter 60
61
chapter 61
62
Chapter 62
63
chapter 63
64
chapter 64
65
chapter 65
66
chapter 66
67
chapter 67
68
chapter 68
69
chapter 69
70
chapter 70
71
chapter 71
72
chapter 72
73
chapter 73
74
chapter 74
75
chapter 75
76
chapter 76
77
chapter 77
78
chapter 78
79
Chapter 79
80
chapter 80
81
chapter 81
82
chapter 82
83
chapter 83
84
chapter 84
85
chapter 85
86
chapter 86
87
chapter 87
88
chapter 88
89
novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!