Chapter 11

🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳

Semua nya sudah berkumpul diruang tamu kediaman kedua orang tua Laras,Karin duduk disamping laras dengan mata yang masih menatap tajam pada Sandres dan Alex. Dia akan memberikan tinju maut nya jika saja tidak ada siapa pun disana,dia akan menghajar dua ba ji ngan di depan nya ini.

Entah kenapa Karin begitu membenci kedua nya,dia yakin kalau Sandres dan Alex memiliki hubungan lebih dari sahabat. Sebenarnya bukan urusan dia juga sih,tapi karena ini menyangkut hati dan perasaan kakak nya. Karin tidak akan tinggal diam,dia akan memusnahkan pria-pria yang mengganggu kakak nya .

"Eekkhmmm.....Alex,kau bisa menunggu diluar. Ini pertemuan keluarga,kau bukan keluarga kami " ucap David dengan tegas,dia tidak perduli dengan tatapan mata Sandres yang tidak rela pada nya .

"Pa...." jawab Sandres,dia merasa ngak enak hati mendengar papa nya mengusir Alex. Walaupun sebenar nya Alex sendiri yang ingin ikut bersama mereka,tapi dia merasa kasihan harus melihat Alex keluar sendiri.

"Dia memang bukan keluarga kita, atau dia memiliki hubungan intim dengan mu kak ?" ucap Karin yang mulai memanasi keadaan,seringai senyuman menghiasi bibir nya .

Mata Sandres melotot ke arah Karin,entah kenapa dari dulu dia ngak suka melihat Karin yang pernah menendang bagian inti milik nya. Dia ingin sekali membalas nya ,tapi ngak mungkin dia lakukan apa anak yang masih dibawah umur saat itu.

Apalagi saat itu Sandres ngak mungkin melakukan nya juga,karena banyak nya orang tua yang berada disana. Dia masih dendam pada Karin dan berjanji akan membalas nya, entah kapan dia juga ngak tau. Tapi dia akan tetap menghukum Karin.

"Apa kau ngak punya kekasih? Aku akan mencarikan mu wanita yang cantik,hhmmm atau kau ingin pria yang tampan ? Kau bisa katakan pada ku,aku melakukan nya karena aku ngak mau melihat mu terus berdekatan dengan kakak ipar ku" jelas Karin dengan tegas.

David terlihat senang karena Karin langsung membungkam mulut Alex yang sering banyak bicara,dia menatap ke arah Karin dengan tatapan mendukung nya. Begitu juga dengan Karin,dia senang melihat Alex mati kutu dibuat nya . Dia juga mengedipkan sebelah mata nya pada David,dia malah suka kakak nya bersama dengan pria dewasa itu.

"Kau...." bentak Sandres dengan cukup keras membuat Laras terkejut dan menatap ke arah Sandres ,dia tidak pernah melihat Sandres marah .

"Sudah ....aku ngak apa-apa kok ,aku akan menunggu diluar saja " jawab Alex dengan nada sedih nya,dia berusaha menahan amarahnya saat ini. Yang penting bagi nya adalah Sandres,dia akan membuat Sandres merasa bersalah sehingga apa pun yang nanti nya dia minta- pasti akan dipenuhi oleh Sandres .

Alex berdiri dan berjalan menuju teras,dia duduk didekat taman dan menikmati bunga-bunga yang ada. Dia menghirup nafas nya dengan panjang dan menghembuskan nya secara perlahan,dia ngak mau hidup seperti ini tapi mau bagaimana lagi. Kehidupan yang indah, tidak berpihak pada nya sehingga dia mengambil jalan pintas seperti ini.

Diruang tamu,kedua orang tua Laras memperhatikan semua nya. Mereka merasa kalau semua nya seperti sandiwara saja,lamaran anak nya seperti mainan saja karena keluarga pihak pria tidak membawa apa pun untuk keluarga nya. Bukan nya mereka tidak punya uang untuk membeli keperluan itu,hanya saja sebagai adat dari kota mereka seharus nya pihak pria membawa peralatan lamaran .

Apalagi seminggu lagi mereka akan menikahkan anak nya ,benar-benar seperti mainan. Tapi Laras yang menjalani nya saja tidak protes sama sekali,sehingga kedua orang tua Laras hanya bisa diam saja .

"Eekkhmmm....Maaf om ,tante. Kedatangan saya kesini untuk melamar Laras secara resmi menjadi istri saya,kami akan menikah minggu depan. Saya harap om dan tante menyetujui nya " ucap Sandres dengan tegas,dia tidak ingin lagi menunda-nunda nya.

"Hanya begini saja ?" tanya mama Laras yang seolah ngak terima acara lamaran anak nya tidak ada apa pun.

"Ma....hhmmm ya,kami sebagai orang tua hanya bisa merestui dan menerima semua nya . Sekarang tergantung pada Laras,kau benar-benar ingin menerima Sandres sebagai suami mu ?" jawab papa Laras dengan lembut dan menatap anak nya .

"Ya pa,kami akan menikah minggu depan. Semua nya akan diurus oleh WO,karena kami berdua sibuk bekerja " jelas Laras,sebenarnya bisa saja dia meninggalkan semua pekerjaan nya untuk mengurus pernikahan ini. Tapi mana mungkin dia sendiri yang mengurus nya ,karena Sandres pasti tidak akan mau meninggalkan pekerjaan nya walaupun dia juga bisa melakukan nya .

"Baiklah,terserah kalian saja " ucap papa Laras yang langsung menggenggam tangan istri nya, dia tau kalau istri nya saat ini sedang merasa kesal .

"Terima kasih om ,tante. Saya juga ngak bisa lama-lama disini,saya harus memeriksa beberapa berkas untuk rapat besok " ucap Sandres dengan ramah dan sopan.

"Om? Tante? Harus nya kau memanggil kami papa dan mama,seperti yang dilakukan oleh Laras karena sebentar lagi kau akan menjadi anggota keluarga kami " jelas Papa laras dengan tegas.

"Ya....mereka benar,Laras saja sudah papa suruh untuk memanggil papa mulai sekarang " ucap David dengan tenang .

"Eekkhmmm.....ya,kalau begitu saya pulang duluan pa...ma" jawab Sandres dengan ramah dan sopan

Sandres menatap ke arah Laras,dia tersenyum dan mendekati laras yang masih duduk di dekat nya . Dia mengecup kening laras dihadapan semua orang seperti yang di ajarkan oleh Alex,dia memang harus melakukan nya agar semua orang percaya kalau dia mencintai Laras sepenuh nya .

"Kakak pulang dulu,kau akan tinggal disini lebih lama kan ? Setelah sampai di kota,kau bisa hubungi kakak dan kita akan melihat semua proses rencana pernikahan kita " ucap Sandres dengan lembut,dia menatap mata Laras .

Laras hanya menganggukan kepala nya saja ,dia senang mendapatkan ciuman di kening nya. Ini ciuman pertama yang diberikan oleh Sandres pada nya ,dia akan mengikuti apa pun yang diinginkan oleh calon suami nya itu.

Laras mengantarkan Sandres ke depan ,dia juga melihat bagaimana Alex tersenyum dan pamit pada nya . Mereka pergi dengan cepat keluar dari halaman rumah Laras,Laras kembali masuk dan melihat kedua orang tua nya yang sedang berbicara dengan David.

"Harus nya kau yang menjadi menantu ku,bagaimana kalau kau menikah dengan Karin? Kalian hanya beda Dua belas tahun saja,ngak masalah kan ?"

Bersambung

Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘

Terpopuler

Comments

Amalia Khaer

Amalia Khaer

tinggal lebih lama? heh, rencana nikahanmu itu seminggu lgi KLO Lo lupa, Cong.

2024-12-01

0

Meyke Joyce Rantung

Meyke Joyce Rantung

harusnya papa Karin dan Laras ngomong ke Laras tentang Sandres itu...

2024-12-29

0

Laurensia Listianawati

Laurensia Listianawati

ada ya orang tua yang nawar2kan anaknya untuk dinikahkan

2024-11-26

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 chapter 24
25 Chapter 25
26 chapter 26
27 chapter 27
28 chapter 28
29 chapter 29
30 chapter 30
31 chapter 31
32 chapter 32
33 chapter 33
34 chapter 34
35 chapter 35
36 chapter 36
37 chapter 37
38 chapter 38
39 chapter 39
40 chapter 40
41 chapter 41
42 chapter 42
43 chapter 43
44 chapter 44
45 chapter 45
46 chapter 46
47 chapter 47
48 chapter 48
49 chapter 49
50 chapter 50
51 chapter 51
52 chapter 52
53 chapter 53
54 Chapter 54
55 chapter 55
56 chapter 56
57 Chapter 57
58 chapter 58
59 chapter 59
60 chapter 60
61 chapter 61
62 Chapter 62
63 chapter 63
64 chapter 64
65 chapter 65
66 chapter 66
67 chapter 67
68 chapter 68
69 chapter 69
70 chapter 70
71 chapter 71
72 chapter 72
73 chapter 73
74 chapter 74
75 chapter 75
76 chapter 76
77 chapter 77
78 chapter 78
79 Chapter 79
80 chapter 80
81 chapter 81
82 chapter 82
83 chapter 83
84 chapter 84
85 chapter 85
86 chapter 86
87 chapter 87
88 chapter 88
89 novel baru
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
chapter 24
25
Chapter 25
26
chapter 26
27
chapter 27
28
chapter 28
29
chapter 29
30
chapter 30
31
chapter 31
32
chapter 32
33
chapter 33
34
chapter 34
35
chapter 35
36
chapter 36
37
chapter 37
38
chapter 38
39
chapter 39
40
chapter 40
41
chapter 41
42
chapter 42
43
chapter 43
44
chapter 44
45
chapter 45
46
chapter 46
47
chapter 47
48
chapter 48
49
chapter 49
50
chapter 50
51
chapter 51
52
chapter 52
53
chapter 53
54
Chapter 54
55
chapter 55
56
chapter 56
57
Chapter 57
58
chapter 58
59
chapter 59
60
chapter 60
61
chapter 61
62
Chapter 62
63
chapter 63
64
chapter 64
65
chapter 65
66
chapter 66
67
chapter 67
68
chapter 68
69
chapter 69
70
chapter 70
71
chapter 71
72
chapter 72
73
chapter 73
74
chapter 74
75
chapter 75
76
chapter 76
77
chapter 77
78
chapter 78
79
Chapter 79
80
chapter 80
81
chapter 81
82
chapter 82
83
chapter 83
84
chapter 84
85
chapter 85
86
chapter 86
87
chapter 87
88
chapter 88
89
novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!