Chapter 9

🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴

Baru saja Karin ingin menelpon kakak nya, tapi ternyata kakak nya lebih dulu yang menelepon nya. Awal nya Laras hanya menanyakan keadaan perusahaan dan kesehatan sang adik saja,basa basi walaupun basi menurut nya hingga akhirnya mereka terlibat pembicaraan mengenai pernikahan Laras.

"Aku akan menikah dengan kak Sandres "ucap Laras dengan tegas.

"Kak....apa Kau sudah memikirkan nya matang-matang,karena kau tau sendiri bagaimana sikap kak Sandres selama ini pada mu " tanya Karin,dia ngak mau kakak nya merasa sakit hati nantinya karena perlakuan Sandres pada nya.

"Ngak,aku sudah menerima nya. Aku lagi senang karena akhirnya penantian ku berakhir dengan baik dek,kamu kok ngak dukung aku sih " jawab Laras dengan nada kesal nya, dia merasa kecil hati karena ucapan Karin.

"Iya deh, iya....Aku harap kakak bahagia bersama dengan kak Sandres, aku doa kan yang terbaik untuk kakak ya " ucap Karin sambil tersenyum menatap layar ponsel nya, disana sudah terlihat wajah kakak nya yang sumringah sekali memberikan kabar pernikahan nya.

Karin ngak akan tinggal diam ,dia akan mendapatkan apa pun berita mengenai kakak nya itu. Dia yakin jika Sandres hanya ingin menutupi skandal dirinya dengan Alex ,dia yakin akan hal itu. Dia ngak mau nanti nya kalau kakak nya akan sakit hati,dia akan membalas nya jika semua nya benar sesuai apa yang dia pikirkan.

"Tapi kak,berjanji lah pada ku. Apa pun kejadian yang terjadi selama pernikahan kakak,kakak harus mengatakan nya pada ku. Aku ingin tau semua nya dan aku ingin kakak bahagia selama nya ,berjanji lah kak" ucap Karin,dia ingin kakak nya memberitahukan semua nya .

"Iya sayang ku,besok kita akan berjumpa dan kakak akan menceritakan bagaimana Sandres melamar kakak dan memberikan cincin ini " ucap Laras dengan rasa senang ,dia terlihat begitu bahagia.

Karin tersenyum, dia ikut merasa senang melihat kakak nya senang. Mereka pun membicarakan hal lain ,Karin menceritakan bagaimana kehidupan di perusahaan. Dia tidak pernah memikirkan pria mana pun,karena dia berpikir kalau urusan pria sangat lah merepotkan dan dia sering kali mendengarkan teman nya sakit hati oleh mahkluk yang namanya pria.

Oleh karena itu lah Karin tidak ingin berurusan dengan yang nama nya pria,waktu terus berlalu. Karin dan Laras pun mengakhiri panggilan telpon nya, Karin berjanji tidak akan masuk kerja besok agar saat Laras dan keluarga Sandres datang. Dia sudah berada dirumah nya, dia akan menyambut kedatangan mereka dengan baik.

Karin berharap kalau Sandres tidak akan membuat kakak nya menderita ,dia harap Sandres sudah berubah dan mencintai kakak nya dengan sepenuh hati .

Laras sudah berada di hotel,dia membereskan segala keperluan nya dan akan berangkat esok hari bersama dengan Sandres dan David. Mereka sudah akan janjian pergi bersama,dia akan membuat kedekatan dengan David karena David akan menjadi ayah mertua nya nanti nya .

Besok pagi nya, Laras sudah bersiap di depan hotel. Dia sudah membawa koper nya dan menunggu di depan cafe yang berada disamping hotel itu karena Sandres kelamaan menjemput nya ,Sandres hanya mengatakan kalau dia akan menjemput nya disana bersama dengan papa nya.

Tin....tin...

Sebuah mobil mewah berhenti didepan cafe,Laras berdiri dan melihat David yang sudah membuka kaca jendela nya. Laras berjalan mendekati mobil itu sambil tersenyum,senyuman laras yang membuat David terkesima.

"Om....dimana kak Sandres ?" tanya Laras yang sudah celingukan mencari keberadaan Sandres di mobil nya .

"Om? Sebentar lagi aku akan menjadi papa mertua mu ,jadi kau bisa menyesuaikan nya dari sekarang dan Sandres....apa dia tidak mengatakan sesuatu pada mu ?" jawab David dengan tegas dan berwibawa ,Laras menggelengkan kepala nya karena memang Sandres belum mengatakan apa pun .

"Sandres tidak bisa menjemput mu,dia akan menyusul setelah menyelesaikan urusan perusahaan . Kau tidak apa-apa pergi dengan papa kan?" ucap David dengan pelan.

"Hmmm....Ya uda ngak apa-apa pa,papa ngak merasa terganggu karena aku kan?" tanya Laras yang merasa ngak enak hati pada papa nya Sandres.

"Ngak pa pa,masuk lah. Keluarga mu sudah menunggu kita " jawab David dan Laras langsung membuka pintu belakang,dia ingin duduk di bangku belakang karena merasa ngak enak hati dengan David.

"Hei....kau ingin duduk dibelakang ? Kau pikir papa supir hah?" bentak David dengan kesal,dia merasa di buat seperti supir oleh Laras.

Laras akhirnya mengalah dan duduk di bangku depan bersama dengan David,kemudian David melajukan mobil nya menuju kota dimana rumah Laras berada. Kota yang berada berapa jam dari rumah David sekarang,dia akan melamar Laras secara resmi pada keluarga Laras sebagai orang tua dari Sandres.

Laras menatap jalanan di samping nya, dia merasa gugup karena bersama dengan David berdua didalam mobil . David malah merasa lebih segar dan nyaman berada didalam mobil berdua dengan Laras,dia seolah sedang berada dengan Senna karena aroma parfum yang dipakai oleh Laras hampir sama dengan milik Senna. Tenang dan menyenangkan nya,makanya David memperlambat jalan mobil nya agar tidak segera sampai disana.

"Pa....kita singgah disana sebentar,aku mau beli makanan dan minuman dingin " ucap Laras yang sudah merasa perut nya lapar,dia terbiasa mengemil didalam mobil jika perjalanan jauh .

Walaupun mobil berjalan baru saja sejam ,tapi Laras ingin membeli makanan cemilan yang cukup banyak untuk nya dan papa mertua nya . Dia tidak bisa diam saja di dalam mobil,dia akan merasa semakin gugup dan canggung. Apalagi dia tidak tau harus berbicara mengenai apa pada papa mertua nya ,makanya lebih baik dia mengunyah saja .

David menghentikan mobil nya tepat didepan supermarket yang cukup besar,dia melihat Laras turun dengan cepat. David juga ikut turun dan mengikuti Laras dari belakang,dia juga akan membantu laras membawakan keranjang belanjaan dan membayar nya. Mana mungkin dia membiarkan wanita membayar makanan nya sendiri,jadi dia selalu berada dibelakang Laras saat Laras berjalan memilih cemilan .

"Ini....masukan kesini saja ,biar papa bawa kan " ucap David yang sudah mengambil keranjang lebih dulu, Laras mengangguk dan tersenyum.

Supermarket itu cukup ramai,sehingga Laras harus menjaga jarak dari para pengunjung lainnya dan merapat ke arah papa mertua nya karena dia tidak ingin berjauhan dari keranjang papa mertua nya sehingga tanpa sadar David menarik tangan Laras dan menggandeng nya membuat Laras terkejut.

Bersambung

Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

Terpopuler

Comments

Bunga🌞

Bunga🌞

cerita nya terlalu berbelit-belit..makanya lompat lompat..maaf ya Thor..

2024-12-14

0

Diani Sinaga

Diani Sinaga

kata-kata nya di ulang²

2025-01-16

1

Intan Risma Wandy

Intan Risma Wandy

cieyyyyy papa 😀😀

2024-11-10

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 chapter 24
25 Chapter 25
26 chapter 26
27 chapter 27
28 chapter 28
29 chapter 29
30 chapter 30
31 chapter 31
32 chapter 32
33 chapter 33
34 chapter 34
35 chapter 35
36 chapter 36
37 chapter 37
38 chapter 38
39 chapter 39
40 chapter 40
41 chapter 41
42 chapter 42
43 chapter 43
44 chapter 44
45 chapter 45
46 chapter 46
47 chapter 47
48 chapter 48
49 chapter 49
50 chapter 50
51 chapter 51
52 chapter 52
53 chapter 53
54 Chapter 54
55 chapter 55
56 chapter 56
57 Chapter 57
58 chapter 58
59 chapter 59
60 chapter 60
61 chapter 61
62 Chapter 62
63 chapter 63
64 chapter 64
65 chapter 65
66 chapter 66
67 chapter 67
68 chapter 68
69 chapter 69
70 chapter 70
71 chapter 71
72 chapter 72
73 chapter 73
74 chapter 74
75 chapter 75
76 chapter 76
77 chapter 77
78 chapter 78
79 Chapter 79
80 chapter 80
81 chapter 81
82 chapter 82
83 chapter 83
84 chapter 84
85 chapter 85
86 chapter 86
87 chapter 87
88 chapter 88
89 novel baru
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
chapter 24
25
Chapter 25
26
chapter 26
27
chapter 27
28
chapter 28
29
chapter 29
30
chapter 30
31
chapter 31
32
chapter 32
33
chapter 33
34
chapter 34
35
chapter 35
36
chapter 36
37
chapter 37
38
chapter 38
39
chapter 39
40
chapter 40
41
chapter 41
42
chapter 42
43
chapter 43
44
chapter 44
45
chapter 45
46
chapter 46
47
chapter 47
48
chapter 48
49
chapter 49
50
chapter 50
51
chapter 51
52
chapter 52
53
chapter 53
54
Chapter 54
55
chapter 55
56
chapter 56
57
Chapter 57
58
chapter 58
59
chapter 59
60
chapter 60
61
chapter 61
62
Chapter 62
63
chapter 63
64
chapter 64
65
chapter 65
66
chapter 66
67
chapter 67
68
chapter 68
69
chapter 69
70
chapter 70
71
chapter 71
72
chapter 72
73
chapter 73
74
chapter 74
75
chapter 75
76
chapter 76
77
chapter 77
78
chapter 78
79
Chapter 79
80
chapter 80
81
chapter 81
82
chapter 82
83
chapter 83
84
chapter 84
85
chapter 85
86
chapter 86
87
chapter 87
88
chapter 88
89
novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!