12) TH 2

Dengan gerakan cepat danu mengeluarkan pisau dari saku nya lalu berniat menusuk perut ars

"ars!!!

teriak semua orang

ars menunduk kepala melihat pisau menancap di lengan nya,kemudian kembali menatap wajah danu dengan tatapan tajam

"ini bayaran nya kalau lo suka ikut campur"seru danu

srek,,

danu mencabut pisau dari lengan ars,lalu menodongkan pisau kearah guru dan murid lainnya

bruk!!

ars tersungkur di terumputan

ars!!

semua orang kembali berteriak

"gue ngebunuh para pelacur itu karna mereka sudah berani menghina wajah san hidup gue yang miskin! setiap hari gue harus merasakan malu dan sakit hati karna penghinaan para anak keluarga kaya itu!!"seru danu sembari menahan tangis

"bim!"haris menahan abim agar tidak hegabah

"lepasin!"teriak abim

"jangan!"haris langsung memeluk tubuh abim agar dia tidak bisa bergerak

tanpa danu sadari ars sudah berdiri dan berjalan mendekati nya

"harusnya lo pilih pilih lawan lah,jangan sok jago hanya dengan mengacungkan pisau tumpul itu"ucap ars dari belakang danu

deg,,

danu berbalik,dan hal pertama yang dia lihat adalah seringaian ars

mata ars dalam sekejap berubah menajdi mereka"apa lo bisa berubah kaya gue?"tanya ars

"hahahaha! "danu membalas ars dengan tawa sarkas

"lo kira gue nggak bisa! gue bisa, lebih dari itu!"danu langsung berubah menjadi vampire

danu adalah mata mata yang dikirim oleh julio,karna dilarang menggunakan kekuatannya akhirnya danu membunuh menggunakan pisau,hasrat membunuh vampire keluarga julio benar benar tidak sulit dikendalikan

"akhirnya lo nunjukin wujud lo juga!"seru abim

dengan sekali hentakan abim haris langsung tepental ketanah

siswa lain langsung menolong haris

abim langsung menyerang danu dengan kekuatan nya yang terbatas karna ia tidak di perbolehkan menunjukkan wujudnya di hadapan orang banyak

ars langsung duduk di bawah pohon menonton pertarungan sengit tepat di depan matanya

"abim! jangan sampai kalah!"teriak ars

"minum dulu"fran memberikan darah pemberian abim untuk ars

"makasih!"ars langsung meminumnya hingga habis

haris bergegas menghampiri ars

"ars! apa ini?"tanya haris,ia masih tidak mengerti kenapa ars bisa bersikap begitu santai

"bukan nya abim vampire?"tanya ara balik

"ya juga"sahut haris

"lu luka lo ars?"tanya sanda

"ars baik baik aja,cuma luka dikit"fran yang menjawab

abim terpental ke samping ars

"ugh!!

darah menyembur dari mulut abim

"da darah!"seru sanda

plak!,,

haris memukul kepala sanda"jangan pingsan!! "ucapnya

"ba baiklah"jawab sanda

pukulan haris tadi membuat sanda tidak jadi pingsan

danu melesat ingin menyerang ars namun di hadang oleh fran,akibatnya fran langsung terpental mengenai ars

"hahaha!!"tawa dani menggelegar

"sejak awal lo nggak tau siapa musuh lo yang sebenarnya nya!"seru danu

"bukankah julio?"tanya abim

"tentu saja bukan,dan berhubungan kalian semua akan mati hari ini gue akan memberitahu kalian siapa musuh kalian yang sebenarnya"jawab danu

"samuel adiwijaya"ucap danu

deg,,

"nggak mungkin!"teriak abim"dia sudah meninggal ratusan tahun yang lalu!"lanjut abim

di saat semua orang sedang kebingungan danu mencoba menyerang ars namun kembali di hadang oleh fran

"sialan!"teriak abim

abim menghajar danu hingga babak belur lalu mengikatnya dengan dasi yang sebelum nya ia pakai

"hahaha lo kira lo bisa ngikat gue pakai ini!"tanya danu,tatapan remehnya membuat abim meradang

abim mengeluarkan ramuan berisi bubuk cairan kayu manis,lalu memaksa danu membuka mulut

setelah menuangkan cairan kayu manis kedalam mulut danu abim baru bisa merasa puas"rasakan itu"ucap nya

fran!!

sanda mencoba membangunkan fran namun tidak ada hasil nya

ars langsung memeriksa denyut nadi fran

deg,,

"sudah tidak bernafas"dalam,hati ars

"abim kamu bawa fran dulu"perintah ars

"baik!"jawab abim

abim langsung menggendong fran lalu membawanya pergi

setelah abim pergi ars langsung menoleh kearah danu,tidak lupa seringaian jahat ia tunjukkan

ars merogoh saku danu lalu mengeluarkan pisau yang dia gunakan untuk membunuh para siswi itu

jleb,,

pisau itu langsung menusuk paha danu

"aaaaa!!!

semua orang berteriak saat melihat apa yang di lakukan oleh ars

"katakan apa yang lo ketahui?"tanya ars

"ti tidak akan!"sahut danu

ars menaikkan sebelah alisnya"baiklah"ucap ars,lalu mencabut pisau dari paha danu

dan mengarahkan pisau kebagian dada danu

deg,,

"a apa yang mau lo lakuin! "teriak danu,ia mulai panik

ars mulai menekan pisau di dada danu

"aahh!

"baiklah!"ucap danu panik

pisau kembali di tarik oleh ars

"cepat!"bentak ars

"sebenarnya samuel adalah anak dari vampire morea dan julio,bukan anak adiwijaya"jelas danu

deg,,

"benarkah?"tanya ars

ars sempat bingung sejenak namun detik kemudian ars justru malah tertawa

hahaha!,,

"untuk apa lo ngasih tau gue tentang siapa tadi?"ars pura pura berpikir"ah iya! samuel,gue gak kenal sama sekali sama dia"ujar ars

danu menatap wajah ars dwngan cermat"seperti nya gue pernah melihat wajah nya tapi dimana? aku yakin aku pernah melihat foto nya di suatu tempat"dalam hati danu,ia berusaha keras mengingat di mana ia pernah melihat foto ars

"pak vampire ini akan saya bawa,kaya nya akan sedikit seru kalau kami menjadikan dia eksperimen"ucap ars

deg,,

danu di buat bertambah panik saat mendengar perkataan ars

haris langsung mendekati kepsek"biarkan saja mereka membawanya,kebetulan kakaknya abim adalah peneliti di sebuah laboratorium siapa tau dia bisa menemukan cara untuk menghentikan julio"haris membantu ars membujuk kepsek

"ya sudah kamu bawa saja ars saya sudah pusing dengan masalah yang terus terjadi,hati hati jangan sampai dia menggigit kami dan yang lain nya"kepsek akhirnya menyetujui keinginan ars,ia sudah tidak tahan mengurus masalah yang terus terjadi

akhirnya ars membawa danu pergi

"tungguin gue!!"teriak sanda,karna bengong sanda hampir saja di tinggal oleh ars

beberapa menit kemudian...

ars membawa danu ke kediaman abim dan abim mengarahkan mereka ke ruang bawah tanah,ruangan itu terlihat bersih rapi dan terang karna cahaya lampu

deg,,

sanda terkejut melihat fran terbaring tak sadarkan diri diatas meja panjang

"bagaimana? apa yang harus kita lakukan?"tanya abim kepada ars

ars tertegun melihat tubuh yang sudah tidak bernyawa karna benturan keras di bagian dada fran membuat fran kehilangan nyawanya

melihat ekspresi wajah ars dan abim sanda menjadi takut

"jangan jangan?"tanya sanda,perlahan tangan sanda menyentuh hidung fran

deg,,

hiks,,

"fran!!"tangis sanda pecah seketika

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!