"hahaha!
danu tertawa keras saat mengetahui ternyata fran sudah mati di tangannya
"sialan!!"sanda berteriak lalu meraih potongan besi yang berada di dekat nya
buk!,,buk!,
sanda memukul danu dengan brutal"rasain lo!!"teriak nya sembari terisak
darah segar menyembur dari kepala danu,meskipun bisa melakukan menyembukan diri tapi butuh waktu untuk danu melakukannya
"dia benar benar sudah gila"pikir abim
"hentikan sanda!"teriak ars
sanda langsung menghentikan aksinya
"kita hidupkan lagi saja dia"ucap ars sambil menatap fran
hah!!
sanda langsung menghampiri ars"apa lo bilang tadi?"tanya nya
"menghidupkan kembali fran"jawab ars
"apa bisa? gi gi mana caranya?"tanya sanda
"abim bisa melakukan nya tapi dia akan menjadi vampire"jelas ars
deg,,
sanda menggeleng,ia tidak terima jika fran harus menjadi vampire
"tidak aku tidak akan menggigitnya"abim menolak nya
"kalau aku bisa melakukan nya aku tidak akan menyuruhmu melakukan nya"ucapan ars yang terkesan sedikit lebih berbahasa dan formal membuat abim terdiam
entah kenapa taring ars sampai saat ini masih saja belum tumbuh,itu juga yang menjadi penyebab ars tidak akan terpengaruh meskipun ada orang terluka di hadapan nya
"taring sialan"umpat ars kesal
danu baru teringat di mana ia melihat foto ars"ternyata dia ada di foto keluarga sastrawijaya"gumamnya"tapi siapa dia?"danu masih bertanya tanya tentang status ars di keluarga sastrawijaya
"baiklah yang mulia"ucap abim pada akhirnya
abim langsung berubah menjadi vampire lalu menggigit leher fran
satu jam berlalu..
ketiga nya masih memeperhatikan tubuh fran,berharap ada perubahan pada tubuhnya
"kok nggak gerak ya?"tanya sanda
"nggak tau"jawab abim
"harusnya kita nunggu bang diego dulu"ucap abim
"kalian ini tidak tahu apa apa tentang membangkitkan orang menjadi vampire"ucpa danu
mereka bertiga langsung menoleh
"sok tau lo!"cibir sanda
danu terkekeh saat melihat sanda
abim langsung menusuk bahu danu menggunakan kukunya yang panjang
"arghh!!
danu mengerang kesakitan
tanpa mereka sadari fran terbangun,hal yang pertama di lihat oleh fran adalah leher ars yang sedikit dekat dengannya
shitt,,
fran langsung menggigit leher ars begitu saja
"ars!!"teriak sanda
aahhh!!!
ars menahan rasa sakit karna gigitan fran
tanpa ars sadari taring miliknya akhirnya keluar
deg,,
sanda sangat terkejut melihat nya
arrgghh!!!
ars mengerang lalu mengeluarkan kekuatan nya sehingga membuat semua yang berada di ruangan itu terpental membentur dinding
bruk,,
ars berlutut di lantai
"fran!!"geramnya
"tolong!!"teriak sanda karna fran berusaha menangkapnya
abim langsung menyelamatkan sanda
"kami sudah menyiapkan santapan untuk mu!"ujar abim
ars,abim dan sanda langsung keluar dari ruangan bawah tanah,hanya danu yang tertinggal di ruangan itu
suara jeritan dan rintihan danu terdengar jelas oleh mereka bertiga
sanda kembali teringat dengan perubahan ars tadi"ars lo sebenarnya manusia apa vampire?"tanya nya kepada ars
"vampire"jawab ars jujur
deg,,
"ja jadi sekarang cuma gue yang manusia biasa!"tanya abim lagi
ars mengangguk
sanda langsung menutup lehernya menggunakan kedua tangannya
tindakan sanda membuat ars dan abim heran
"jangan berani berani kalian gigit gue!"sanda mengancam kedua teman vampire nya
ars dan abim menatap sanda dwngan tatapan jengah
"buka!!!
teriak fran dari dalam ruangan
abim langsung membuka pintu
"kalau gue udah mati ya biarkan saja,kenapa harus merubah ku menjadi vampire?"tanya fran
"hah!?
"kok lo langsung ingat sih? setahu gue kalau manusia di rubah menjadi vampire maka mereka akan kehilangan sebagian ingatan mereka"abim merasa sangat heran
"sebenarnya iya,tapi sebelum mati danu sudah memberitahu gue apa yang terjadi sebelumnya"jawab fran jujur
"oh!!"ars dan abim ber oh ria
berbeda dengan sanda,remaja gemulai tersebut terbengong melihat tubuh fran di penuhi darah
"jadi sekarang cuma dia manusia di antara kita?"tanya fran sambil melirik sanda
ars mengangguk
next time..
ars dkk kembali membeli seragam sekolah baru lagi karna seragam sebelumnya sudah terkena noda darah
setelah memakai seragam baru mereka begegas pulang kerumah masing masing
sesampai di rumah ars,abim dan fran tertegun melihat rumah sangat ramai
"apa yang terjadi disini?"tanya ars
"ars!!"panggil kania,kania bergegas menghampiri ars
"ada acara apa ma?"tanya ars
"oh itu,maura mau mengadakan pesta ulang tahun"jawab kania sambil tersenyum sumringah
"ohh"ars ber oh ria
saat malam tiba..
para tamu sudah berdatangan termasuk teman sekolah ars,maura juga mengundang mereka
ars,fran,abim dan sanda menyaksikan pesta berlangsung dari balkon kamar ars karna pesta di adakan di luar ruangan
adnan merasa ada yang aneh pada anak nya,namun ia takut untuk bertanya,takut fran akan mengabaikannya lagi
maura berdandan dengan gaun yang sangat minim sehinggal membuat lekuk tubuhnya terlihat jelas,namun tentu saja penampilan maura tidak membuat ars dan teman temannya tergerak sedikitpun
saat acara di mulai pembawa acara meminta ars selaku kakak laki laki maura berada disamping maura
"sangat merepotkan gerutu"ars,ars tidak menanggapi permintaan pembawa acara tadi
di keramaian ars dkk melihat beberapa orang yang menurut mereka cukup mencurigakan
kenny sibuk mencari keberadaan ars dkk namun tidak menemukannya
"lihat si kenny pasti lagi nyari lo"ucap sanda
ars menyesap minuman di gelas kemudian meletakkan gelas kembali di atas meja"biarkan saja"sahutnya
deg,,
tiba tiba ars menangkap kehadiran seseorang yang dia kenal
"se sea?"gumam nya
abim mengikuti arah tatapan ars
deg,,
"dia sangat mirip dengan mendiang istri pangeran vampire"dalam hati abim,tapi abim tahu wanita itu bukan lah dia
"ars jangan mengambil tindakan yang gegabah,jangan sampai kita jatuh ke dalam jebakan musuh"bisik abim
ars mengepal tangannya dan berusaha bersikap biasa saja
di sisi lain maura merasa sangat kecewa karna ars tidak datang di pestanya
"ma kenapa dia nggak datang? bukankah mama bilang kalau dia kakak maura?"tanya maura kepada kania
"kenapa tidak mengundang kami??!!"seru seorang pria memakai pakaian mewah serta dua ajudan berada di belakangnya (kakak kelas maura,dia juga anak daei pejabat penting di kota)
deg,,
"kenapa orang gila itu bisa masuk sih ma!"tanya maura,mood maura seketika hancur saat melihat genta
"ayo turun"ars beranjak dari tempat duduknya lalu turun menuju tempat pesta
"ada apa ini?"tanya ars,tatapan ars yang dingin dan datar membuat genta sedikit merinding
"ini tugas gue"ucap sanda pelan
sanda mulai mendekatik genta"wah kamu kok ganteng banget!"ucap sanda,lalu menggandeng lengan genta
"apaan sih!"genta berusaha melepas kan tangannya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments