13) TH 2

"hahaha!

danu tertawa keras saat mengetahui ternyata fran sudah mati di tangannya

"sialan!!"sanda berteriak lalu meraih potongan besi yang berada di dekat nya

buk!,,buk!,

sanda memukul danu dengan brutal"rasain lo!!"teriak nya sembari terisak

darah segar menyembur dari kepala danu,meskipun bisa melakukan menyembukan diri tapi butuh waktu untuk danu melakukannya

"dia benar benar sudah gila"pikir abim

"hentikan sanda!"teriak ars

sanda langsung menghentikan aksinya

"kita hidupkan lagi saja dia"ucap ars sambil menatap fran

hah!!

sanda langsung menghampiri ars"apa lo bilang tadi?"tanya nya

"menghidupkan kembali fran"jawab ars

"apa bisa? gi gi mana caranya?"tanya sanda

"abim bisa melakukan nya tapi dia akan menjadi vampire"jelas ars

deg,,

sanda menggeleng,ia tidak terima jika fran harus menjadi vampire

"tidak aku tidak akan menggigitnya"abim menolak nya

"kalau aku bisa melakukan nya aku tidak akan menyuruhmu melakukan nya"ucapan ars yang terkesan sedikit lebih berbahasa dan formal membuat abim terdiam

entah kenapa taring ars sampai saat ini masih saja belum tumbuh,itu juga yang menjadi penyebab ars tidak akan terpengaruh meskipun ada orang terluka di hadapan nya

"taring sialan"umpat ars kesal

danu baru teringat di mana ia melihat foto ars"ternyata dia ada di foto keluarga sastrawijaya"gumamnya"tapi siapa dia?"danu masih bertanya tanya tentang status ars di keluarga sastrawijaya

"baiklah yang mulia"ucap abim pada akhirnya

abim langsung berubah menjadi vampire lalu menggigit leher fran

satu jam berlalu..

ketiga nya masih memeperhatikan tubuh fran,berharap ada perubahan pada tubuhnya

"kok nggak gerak ya?"tanya sanda

"nggak tau"jawab abim

"harusnya kita nunggu bang diego dulu"ucap abim

"kalian ini tidak tahu apa apa tentang membangkitkan orang menjadi vampire"ucpa danu

mereka bertiga langsung menoleh

"sok tau lo!"cibir sanda

danu terkekeh saat melihat sanda

abim langsung menusuk bahu danu menggunakan kukunya yang panjang

"arghh!!

danu mengerang kesakitan

tanpa mereka sadari fran terbangun,hal yang pertama di lihat oleh fran adalah leher ars yang sedikit dekat dengannya

shitt,,

fran langsung menggigit leher ars begitu saja

"ars!!"teriak sanda

aahhh!!!

ars menahan rasa sakit karna gigitan fran

tanpa ars sadari taring miliknya akhirnya keluar

deg,,

sanda sangat terkejut melihat nya

arrgghh!!!

ars mengerang lalu mengeluarkan kekuatan nya sehingga membuat semua yang berada di ruangan itu terpental membentur dinding

bruk,,

ars berlutut di lantai

"fran!!"geramnya

"tolong!!"teriak sanda karna fran berusaha menangkapnya

abim langsung menyelamatkan sanda

"kami sudah menyiapkan santapan untuk mu!"ujar abim

ars,abim dan sanda langsung keluar dari ruangan bawah tanah,hanya danu yang tertinggal di ruangan itu

suara jeritan dan rintihan danu terdengar jelas oleh mereka bertiga

sanda kembali teringat dengan perubahan ars tadi"ars lo sebenarnya manusia apa vampire?"tanya nya kepada ars

"vampire"jawab ars jujur

deg,,

"ja jadi sekarang cuma gue yang manusia biasa!"tanya abim lagi

ars mengangguk

sanda langsung menutup lehernya menggunakan kedua tangannya

tindakan sanda membuat ars dan abim heran

"jangan berani berani kalian gigit gue!"sanda mengancam kedua teman vampire nya

ars dan abim menatap sanda dwngan tatapan jengah

"buka!!!

teriak fran dari dalam ruangan

abim langsung membuka pintu

"kalau gue udah mati ya biarkan saja,kenapa harus merubah ku menjadi vampire?"tanya fran

"hah!?

"kok lo langsung ingat sih? setahu gue kalau manusia di rubah menjadi vampire maka mereka akan kehilangan sebagian ingatan mereka"abim merasa sangat heran

"sebenarnya iya,tapi sebelum mati danu sudah memberitahu gue apa yang terjadi sebelumnya"jawab fran jujur

"oh!!"ars dan abim ber oh ria

berbeda dengan sanda,remaja gemulai tersebut terbengong melihat tubuh fran di penuhi darah

"jadi sekarang cuma dia manusia di antara kita?"tanya fran sambil melirik sanda

ars mengangguk

next time..

ars dkk kembali membeli seragam sekolah baru lagi karna seragam sebelumnya sudah terkena noda darah

setelah memakai seragam baru mereka begegas pulang kerumah masing masing

sesampai di rumah ars,abim dan fran tertegun melihat rumah sangat ramai

"apa yang terjadi disini?"tanya ars

"ars!!"panggil kania,kania bergegas menghampiri ars

"ada acara apa ma?"tanya ars

"oh itu,maura mau mengadakan pesta ulang tahun"jawab kania sambil tersenyum sumringah

"ohh"ars ber oh ria

saat malam tiba..

para tamu sudah berdatangan termasuk teman sekolah ars,maura juga mengundang mereka

ars,fran,abim dan sanda menyaksikan pesta berlangsung dari balkon kamar ars karna pesta di adakan di luar ruangan

adnan merasa ada yang aneh pada anak nya,namun ia takut untuk bertanya,takut fran akan mengabaikannya lagi

maura berdandan dengan gaun yang sangat minim sehinggal membuat lekuk tubuhnya terlihat jelas,namun tentu saja penampilan maura tidak membuat ars dan teman temannya tergerak sedikitpun

saat acara di mulai pembawa acara meminta ars selaku kakak laki laki maura berada disamping maura

"sangat merepotkan gerutu"ars,ars tidak menanggapi permintaan pembawa acara tadi

di keramaian ars dkk melihat beberapa orang yang menurut mereka cukup mencurigakan

kenny sibuk mencari keberadaan ars dkk namun tidak menemukannya

"lihat si kenny pasti lagi nyari lo"ucap sanda

ars menyesap minuman di gelas kemudian meletakkan gelas kembali di atas meja"biarkan saja"sahutnya

deg,,

tiba tiba ars menangkap kehadiran seseorang yang dia kenal

"se sea?"gumam nya

abim mengikuti arah tatapan ars

deg,,

"dia sangat mirip dengan mendiang istri pangeran vampire"dalam hati abim,tapi abim tahu wanita itu bukan lah dia

"ars jangan mengambil tindakan yang gegabah,jangan sampai kita jatuh ke dalam jebakan musuh"bisik abim

ars mengepal tangannya dan berusaha bersikap biasa saja

di sisi lain maura merasa sangat kecewa karna ars tidak datang di pestanya

"ma kenapa dia nggak datang? bukankah mama bilang kalau dia kakak maura?"tanya maura kepada kania

"kenapa tidak mengundang kami??!!"seru seorang pria memakai pakaian mewah serta dua ajudan berada di belakangnya (kakak kelas maura,dia juga anak daei pejabat penting di kota)

deg,,

"kenapa orang gila itu bisa masuk sih ma!"tanya maura,mood maura seketika hancur saat melihat genta

"ayo turun"ars beranjak dari tempat duduknya lalu turun menuju tempat pesta

"ada apa ini?"tanya ars,tatapan ars yang dingin dan datar membuat genta sedikit merinding

"ini tugas gue"ucap sanda pelan

sanda mulai mendekatik genta"wah kamu kok ganteng banget!"ucap sanda,lalu menggandeng lengan genta

"apaan sih!"genta berusaha melepas kan tangannya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!