meskipun ars mengatakan tidak apa apa tetapi tetap saja kania mengkhawatirkan nya
kania membersihkan sisa darah yang menempel di mulut ars menggunakan tisu,kania menyentuh wajah ars"kenapa sangat dingin?"tanya nya
"udah ma"ars meminta kania berhenti menyentuh wajahnya dan kania langsung berhenti
"jumlah mereka sangat banyak"ucap fran
"mereka siapa?"tanya kania,sejak tadi ia di buat bingung
"vampire"jawab fran jujur
"el!!!"joe berteriak sambil berlari menghampiri ars
"aku yakin kamu pasti bisa menghabisi mereka,kamu terlihat sangat keren waktu itu"ujar joe
"waktu itu? kapan? "tanya kania
joe tidak menanggapi pertanyaan kania,ia sudah membenci kania sejak lama
"mari kita habisi mereka sama sama"ucap joe sembari mengeluar sesuatu yang tajam kemudian memasang nya di kedua tangannya
ars mengernyitkan dahi melihatnya"apa itu bisa berfungsi?"tanya nya
"bisa,kalau nggak percaya coba aja"joe ingin menguji alat buatan nya pada ars
"joe hentikan! itu terbuat dari perak!"teriak elzi
"tau"sahut joe
"yang mau ikut silahkan ambil"joe mengeluarkan lebih banyak senjata buatannya dan meletakkan nya diatas meja
"wahhh!!!"maura langsung senjata yang sama seperti yang di pakai oleh joe
"mau ngapain kamu?"tanya ars
maura memutar matanya mendengar pertanyaan ars"ya mau bantu bang ars lah"jawab maura
abim,diego dan sanda datang membawa beberapa darah fermentasi lalu membaginya kepada ars dan fran
mereka langsung meminumnya hingga habis
sanda masih memegang satu kemasan di tangannya"sebenarnya gue megang ini buat apa sih?"tanya nya bingung
"diminum"jawab abim
huek!!!
sanda langsung mual mendengarnya
"maura sebaiknya kamu suruh teman kamu itu pergi,kita tidak bisa menjamin nyawa orang lain sedangkan nyawa kita sendiri berada di ujung tanduk"ucap ars
maura langsung menoleh kearah genta"dengar nggak apa yang abang gue bilang!!"seru maura
genta terdiam
"anak manja itu akan sangat merepotkan kita nanti nya"ucap diego
"si siapa anak manja!"protes genta
genta bergegas mengambil salah satu senjata di atas meja"gu gue bisa"ucapnya dengan suara gugup
"ali,rain?"tanya fran
"kami.."sahut ali
"tentu saja ikut membantu"sambung rian,rian mengambil dua senjata lalu memberikan nya kepada ali
"gue juga bantu!"sanda mengambil senjata lainnya
rian dan yang lainnya saling melempar tatapan dan menahan tawa mereka
"jangan remehin gue ya,gini gini gue pernah mukul vampire sampai dia hampir mati"uca sanda jengkel selalu di anggap remeh
"tapi vampire nya diikat kan?"tanya ali
sanda tidak menanggapi pertanyaan ali"nih ambil!"sanda memberikan darah fermentasi ketangan ars
mereka semua berada di ruang tamu rumah sambil menunggu para vampire itu bertindak
"berikan pisau itu"fran meminta pisau yang di pegang genta
genta langsung melemparnya
srek,,
tanpa sengaja melukai tangan fran,darah langsung mengalir tanpa henti walapun luka nya sangat kecil
"lah kok?"tanya genta,ia berusaha mengobati luka fran tapi tidak berhasil
"berikan tangan mu"pinta ars
fran menyodorkan tangannya yang terluka,lama ars menatap luka fran"hah,aku jadi haus"ucap nya,lalu menghempas tangan fran
abim mengoleskan ramuan obat hasil buatan diego di tangan fran dan ajaibnya darah fran langsung berhenti keluar
"apa kamu nggak merasa dendam sama mereka berdua?"tanya joe kepada ars sambil melirik elzi dan kania
ars menggeleng kepala"tidak sama sekali,sedari awal memang kami sudah berbeda dan kami tidak akan pernah sejalan"jawab ars jujur,hatinya merasa bahagia melihat kania bisa menikah dan memiliki anak
joe langsung merangkul pundak ars"salut"ucapnya
"em,,"ali menggaruk belakang lehernya
"ars! ini aku sea!"seseroang memanggil ars dari luar pintu
hening..
ars tidak menanggapinya sedikitpun
"ars apakah kamu sudah melupakan janji kita?"tanya vampire yang mengaku sebagai sea
"siapa sea?"tanya joe,ia belum pernah mendengar elzo menyebut nama itu sebelum nya
"menurut silsilah kekeluargaan vampire sea adalah menantu pertama keluarga sastrawijaya"jelas abim sambil membaca buku kecil di tangannya
"haish,kondisi sedang genting kayak gini lo masih sempat sempatnya baca buk"gerutu sanda
"ini penting,semua orang harus tahu siapa itu sea"sahut abim
"jadi dia beneran sea?"tanya joe
abim menggeleng"tentu saja bukan,sea sudah lama mati"jawab nya
"ohhh"joe ber oh ria
ars menjadi sangat murung"setelah ini aku berharap tidak ada yang membangkitkan ku lagi,aku sudah sangat lelah sekali"ucap pelan namun masih terdengar oleh diego,abim dan fran
"maaf"ucap diego
ars menoleh "untuk apa?"tanya nya
"aku minta maaf atas nama om azka"jawab diego
"azka? bukankah dia anak samuel? "tanya ars
diego mengangguk
"samuel anak kandung julio,dan azka anak kandung samuel,sangat kebetulan sekali"gumam ars
prak,,
kaca jendela pecah
deg,,
semuanya langsung siap siaga
rian yang sedang tertidur langsung bangun setelah mendengar suara kaca pecah
beberapa pecahan kaca melayang kearah mereka
"menunduk!!"seru ars
mereka semua langsung nunduk
ars melompat menghindari pecahan kaca yang beterbangan
diego menahan kaca kaca itu dengan kekuatannya
"hahaha! ternyata kalian hanyalah sekelomok makhluk lemah!!"seru vampire yang memiliki paras cantik seperti sea
beberapa vampire mulai masuk kedalam rumah
ars berusaha melindungi yang lainnya,sementara abim,fran dan diego bertugas menghabisi vampire vampire yang memaksa masuk
"belum juga melawan vampire,kalian sudah kayak ayam kena sembelit"gerutu sanda
bruk,,
abim terpental kearah ars
"hati hati!"ucap ars
"baik!"sahut abim
fran lari menghampiri ars"mereka sangat kuat dari vampire yang pernah kita bunuh di hutan"jelasnya
"apa?"ars terkejut mendengarnya
bruk,,
diego terpental membentur dinding
"apakah sudah boleh?"tanya diego sambil berusaha bangun
"tidak"sahut ars
mereka kembali melawan vampire dengan kekuatan yang sangat terbatas
darah arah luar sosok hitam melesat kearah ars
mata ars memancarkan warna dan membuat sosok hitam itu terpental
perlahan sosok hitam tadi berubah wujud seperti manusia
"bahkan julia juga belum mati? sebenarnya ada konspirasi apa di balik semua ini?"tanya ars dalam hati
"berjumpa lagi ars!"serunya
raut wajah ars langsung berubah datar
"kalian para bangsawan selalu saja jual mahal dan memandang rendah kaum yang terlahir tanpa hubungan pernikahan"ucap julia
ars tidak menanggapi julia sedikit pun
"anak haram"celetuk sanda
mata julia menyala mendengar nya
"marah? elu kan emang anak haram,hasil zina kenapa harus marah?"tanya sanda
"sanda!"geram rian,rian langsung menutup mulut sanda
"beraninya makhluk lemah menghina ku!!"julia sangat marah
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments