15) TH 2

beberapa saat kemudian ars membuka matanya,sebenarnya ia sudah sadar sejak lama.hanya saja ia ingin mendengar apa saja yang di bicarakan oleh elzi

fran bergegas menghampiri ars

elzi juga menghampiri ars"apa yang kamu rasakan?"tanya nya

"baik"jawab ars singkat

"maaf karna sudah mengira bang el sengaja melakukan semua nya hanya karna meninginkan kania"ucap ars/elzo

mata elzi langsung berkaca kaca"tidak"elzi menggeleng"kami tidak perlu meminta maaf,bukan kah sudah menjadi ku menjaga mu dan aku tidak keberatan sama sekali dengan tuduhan mu"ujar elzi

ars langsung menatap elzi demgan tatapan tidak percaya"ba bagaimana bisa bang el nggak keberatannya?"tanya nya

elzi kembali menggeleng kan kepalanya"kam adikku,saudaraku satu satu nya tentu saja aku tidak keberatan"jawab nya

ars beranjak dari tempat duduk nya"biarkan semua nya berjalan seperti sebelum aki mengingat semuanya"ucap ars,kemudian menoleh kearah kania"hubungan kita bahkan belum di mulai,jadi sah sah saja kamu dan bang el menikah"ucap nya

"tapi,aku menikah dengannya karna dia menipuku!!"seru kania"mulai sekarang aku akan berpisah dengannya"ucap kania sambil menahan tangis

deg,,

elzi mengepal tangan medengarnya,tapi apa boleh buat nasi sudah menjadi bubur.tidak ada gunanya lagi menyesali sesuatu yang sudah terjadi

bruk,,

kania terduduk di lantai"katakan di mana anakku? apa kamu membunuhnya supaya kamu bisa memberikan identitasnya ke dia?"tunjuk kania kearah ars

ars terkejut mendengar tuduhan kania

"ars sebenarnya menderita penyakit leukimia,aku sudah berusaha mengobatinya tapi tidak berhasil hingga akhirnya ars harus kehilangannya nyawanya,karna saat elzo terbangun nanti dia butuh identitas jadi aku tidak memberitahumu perihal meninggalnya anak kita"jelas elzi,ia jujur tentang itu

hiks,,

"brengsek!!!!!

teriak kania sambil nangis sesenggukan

mata maura memanas mendengarnya"a apa yang sebenarnya terjadi? aku nggak ngerti sama sekali"ucap nya bingung,gadis itu akhirnya menangis

kania meraih pisau dari atas meja lalu dengan tatapan gerakan cepat pisau itu sudah menancap di perut elzi

deg,,

"ka nia!"ucap elzi sambil menahan sakit

"ini bayaran untuk kebohongan yang sudah kamu lakukan!!"teriak kania,dari sorot matanya tidak ada lagi tatapan penuh cinta untuk elzi

"pa! papa!!"maura memanggil elzi

deg,,

elzi tersadar dari lamunan nya

ternyata semua yang terjadi tadi hanyalah khayalan elzi saja

ternyata semua orang masih berbincang dan bersenda gurau di tengah tengah pesta

semua itu terjadi karna keparnoan elzi,sebelumnya ia berniat memberitahu kania apa yang sebenarnya terjadi.tapi rasa takut kehilangan membuat elzi benar benar enggan untuk melakukannya

maura menuntun elzi kesebuah meja di mana ars dan yang lainnya berada

tatapan ars dan elzi tidak sengaja bertemu,untuk memutuskan kontak mata elzi langsung menundukkan kepala nya

sudut bibir ars tertarik melihat kegugupan elzi

tiba tiba rian dkk ribut dengan genta dan beberapa anak buahnya

genta merasa rian tidak menghormatinya selaku orang kaya dan anak orang paling beruasa di kota

"yang kaya itu orang tua lo,jadi lo nggak usah banyak bacot disini"ucap rian,tidak ada rasa takut di wajah rian

"kurang ajar!"geram genta

genta meraih teko kaca diatas meja lalu melemparnya kearah rian, dengan sigap rian melindungi kepalanya menggunakan tangan

"aaahhh!!!

semua orang berteriak melihat tangan rian terluka

ars dan yang lain nya bergegas menghampiri mereka untuk melerai perkelahian

deg,,

ars langsung terpaku,dada ars mulai naik turun karna detak jantung nya lebih cepat dari biasanya

"kenapa?!!"tanya nya sambil meremas dadanya yang terasa sangat tidak nyaman

fran terdiam melihat luka di tangan rian"haus banget"ucapnya pelan

abim dengan sikap menarik mereka berdua"ikut gue!"ucapnya

di sisi lain ars dan fran sedang duduk sambil meminum darah fermentasi

perkelahian mereka terus berlangsung,adnan mencoba melerai perkelahian mereka tapi tiba tiba datang beberapa orang asing menghampiri adnan

fran mengerutkan dahi melihat nya"siapa mereka? kenapa aku tidak mengenali mereka?"fran merasa heran melihat orang orang tadi

tiba tiba mata mata ars melotot melihat sosok yang dia kenal

prang!!

gelas jatuh begitu saja dari tangan ars

darah menyembur hingga mengenai seseorang yang berada di bawa balkon tempat ars dkk mengawasi semua orang

dalam sekejap orang itu langsung berubah menjadi vampire

deg,,

melihat itu para penjaga langsung mengevakuasi para tamu agar tidak ada korban jiwa

"dia benar benar masih hidup? bagaimana bisa?"ars tidak bisa mempercayai apa yang ia lihat,seseorang yang dia kira sudah lama meninggal dunia ternyata masih hidup

ars,fran,abim dan sanda bergegas turun dari balkon kamar

mereka berempat langsung menghampiri kania dan yang lainnya

tidak ada yang berani mendekati vampire itu,mereka takut terkena kuku vampire yang mengandung racun yang sangat mematikan.tubuh manusia tidak akan tahan apabila terkena cakaran vampire,mereka akan langsung tewas beberapa saat setelah terkena kuku vampire

karna sudah ketahuan vampire lainnya mulai mulai menunjukkan wujud mereka

deg,,

sekarang vampire nya berjumlah tiga puluh lebih

"gimana nih?? "cicit sanda

"lo tenang aja,kalau lo sampai mati di tangan mereka gue bakal ngidupin lo lagi"bisik abim

sanda reflek langsung menutup lehernya

abim menggeleng kepala melihat reaksi sanda

para penjaga sudah siaga,mereka memegang senjata api dan pisau khusus untuk menghadapi vampire vampire itu

elzi langsung menarik ars"tolong jangan gegabah"elzi meminta ars agar tidak melakukan hal gegabah yang bisa membuat identitas aslinya terungkap

ars tidak menanggapi nya,ia langsung menepis tangan elzi lalu kembali ketempatnya tadi

elzi mengepal tangannya"semoga kamu mendengarkan apa yang aku katakan tadi"gumam elzi,ia sangat berharap ars tidak menunjukkan identitasnya

para pengawal bertarung melawan para vampire,meskipun kalah jumlah tapi para vampire dapat dengan mudah menumbangkan para pengawal itu

salah satu vampire melesat kearah para tamu undangan

deg,,

"kenny!!"pekik sanda

hah!!

ars,abim dan fran terkejut

fran dengan cepat berlari kearah kenny

"fran jangan!!!"teriak adnan

namun teriakan nya sama sekali tidak di dengarkan oleh fran

buk!

vampire yang mencoba melukai kenny langsung terpental dan tersungkur di rerumputan

vampire lainnya langsung menyerang fran

mau tidak mau ars dan abim ikut maju

pertarungan berlangsung cukup seimbang karna mereka sama sama vampire

"jangan berubah wujud"elzi memohon dalam hati

bruk,,

tubuh fran membentur tembok

"fran awas!!"teriak sanda karna vampire yang di lawan oleh fran mengarahkan kuku panjang nya kearah fran

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!