...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
ars mengernyitkan dahi"kenapa?"tanya nya tanpa melihat kearah lawan bicaranya
tatapan vampire itu mengarah kearah ars
abim langsung merangkul ars"dia teman baru gue,namanya ars"ucap abim
"ars!"vampire itu langsung melotot saat mendengar nya
"bagaimana bisa nama nya sama dengan pangeran vampire? "tanya vampire bernama diego(kakak abim)
" tapi dia bukan vampire"dalam hati diego
"hah!"pangeran vampire namanya ars juga? kok gue nggak tau?"tanya abim,ia belum pernah mendengar orang tuanya menyebut nama ars
"adelio rayhan arsenio dipanggil ars"jelas diego
"nama dia juga hampir sama,azura Ghifari arsenio dan di panggil ars"ujar fran
"tentu saja hanya kebetulan,mana mungkin manusia lemah seperti dia adalah pangeran vampire"sahut diego
"ayo pulang"diego menarik abim
di perjalanan pulang..
"kamu selidiki asal usul dia yang di cari om azka"ujar diego"ya walaupun dia bukan vampire"lanjutnya
"baik bang"jawab abim cepat
"jadi gue boleh main sama ars lagi?"raut bahagia terpampang jelas di wajah abim
diego mengerlingkan mata melihat keantusiasan yang di tunjuk oleh abim
"ya"jawab diego singkat
"makasih bang!!!"
cup,,
saking girangnya abim langsung mencium pipi diego
"ck,,
diego berdecak kesal karna nya.
keesokan harinya...
ars duduk bersandar di atas sebuah kursi di luar tempat kemah,ia tidak pernah masuk ke dalam tenda sejak semalam,pikiran ars terus melayang"arsenio di panggil ars,elzo"nama nama itu selalu ada dalam pikiran ars
"ars!!"abim berteriak sambil menghampiri ars
"nih gue bawa minuman soda"abim meletakkan minuman itu diatas meja
"lah,lo kok bisa keluar pas siang hari?"tanya sanda kepada abim
"tentu saja bisa,gue blasteran vampire sama manusia"jawab abim jujur
"oh,,jadi bertambah lagi wawasan gue"sahut sanda
"ah!!"ars mulai merasa hawa panas menyerang kulit nya,mata hari mulai naik dan mengenai kulit ars
"dia benar benar vampire lemah"gumam abim,abim mengira ars hanyalah vampire lemah
fran bergegas mengambil kaca mata dan jaket yang biasa di pakai oleh ars
"pakai!"fran menyerahkan kaca mata kepada kepada ars lalu membantunya memakai jaket
"kok malah lo yang nggak bisa kena sinar matahari sih ars?"tanya sanda
"jangan jangan lo juga vampire"sanda langsung memegang mulut ars lalu membuka mulut ars untuk melihat taringnya
perbuatan sanda membuat fran melotot
"paan sih!"ars langsung menepis tangan sanda
"tapi kok nggak ada taringnya?"tanya sanda"harusnya ada"lanjutnya
"nggak nyangka ternyata mereka asik juga"gumam abim,vampire tengil itu mulai tersenyum karna bahagia
dari kejauhan abim melihat haris duduk sendirian sambil melamun,abim langsung menghampiri haris lalu duduk disampingnya"bapak tenang saja,saya akan membantu sebisa saya untuk merebut anak bapak dari tangan julio,hanya saja entah kapan kesempatan itu ada.bang diego tidak mengizin kan saya untuk mendekati sarang julio meski dalam jarak seratus meter"ujar abim
"terimakasih sudah menghibur saya,saya juga tahu kesulitan kamu,kalau kamu benar benar mampu pasti kamu sudah menyelamatkan orang tua dan om kamu dari tangan iblis itu"sahut haris
akhirnya keduanya melamun sambil menatap semut yang berjalan mengangkut makanan menuju sarang mereka
Derrttt,,
ponsel fran bergetar karna ada panggilan masuk
"hallo,,iya pak"ucap fran
"fran cepat bawa ars pulang"suruh elzo
suara elzo terdengar seperti sedang panik
"ta tapi kata pak haris pulang nya nanti sore pak"kata fran
"bawa saja ars pulang!,semua akan terlambat kalau kamu sampai telat membawanya pulang!!"ucap elzo sedikit berteriak
deg,,
fran sampai menjauh kan ponsel dari telinganya
"baik"jawab fran cepat
setelah mematikan panggilan telfon fran bergegas menghampiri ars
"ars pak elzo menyuruh kita segera pulang"ucap fran
namun ars tidak menjawab,tubuhnya terasa panas dan sangat haus
"ars lo kenapa?"fran sangat khawatir
haris dan abim bergegas menghampiri ars
"cepat bawa masuk ke dalam gedung sekolah"titah haris
mereka langsung membawa ars masuk kedalam area sekolah
Dari raut wajah abim membuat fran bertanya tanya"a apa ada yang salah?"tanya nya
"kayu manis sangat berbahaya bagi vampire tapi dia manusia,jadi nggak, masalah kalau dia minum ramuan ini"jelas abim,kemudian memberi minum ars
"apa yang kamu rasakan sekarang ars?"tanya fran
ars hanya menjawab dengan gelengan kepala
di tempat lain julio mulai merasakan kehadiran abim
derrtt..
ponsel abim bergetar
"hallo,,"abim melotot mendengar perkataan sang kakak
"i iya"jawab nya dengan gugup
abim langsung mematikan panggilan telfon
"untung gue selalu bawa semprotan ini kemana mana"ucap abim pelan
abim langsung menyemprotkan cairan untuk menutupi aroma vampire dari tubuhnya,ia juga menyemprotkan cairan itu di tubuh ars
"kok muka lo tegang banget?"tanya fran heran dengan tingkah abim yang tiba tiba berubah
tak lama kemudian segerombolan makhluk berjubah hitam mendatangi mereka
"kami mencium aroma vampire dari sini"ujar salah satu vampire
"vampire?"tanya haris,ia pura pura tidak tahu untuk mengelabui para vampire
"anak anak kalian pulang saja,sepertinya kegiatan kita tidak bisa di lanjutkan sekarang,mari kita lanjutkan di lain waktu"ujar haris,haris berusaha menjauhkan abim dan anak anak lain nya dari masalah
"tunggu!"para vampire itu langsung menghadang anak anak itu
para anak anak itu sangat takut terpilih menjadi tumbal untuk julio
para vampire itu mengendus tubuh mereka satu persatu untuk memastikan mereka vampire atau bukan
"huek,,
mereka hampir muntah saat mengendus aroma tubuh abim dan ars
Ramuan kayu manis tidak hanya dapat membunuh vampie tapi juga dapat digunakan untuk menutupi aroma pada tubuh vampire
setelah memastikan tidak ada vampire di antara para murid itu mereka langsung pergi dari sana
di perjalanan pulang abim memberikan satu botol semprotan agar ars juga memakainya,adim mengatakan kepada ars jika ia memakai parfum itu maka dia tidak akan pernah di pilih untuk menjadi tumbal karna mereka tidak menyukai aroma tersebut
"bagus juga"gumam ars
"em,ars"panggil fran
"hem,,"sahut ars
di rumah tua terdengar suara tangisan tak berdaya dari seorang wanita bernama anna,gadis itu menangis tak berdaya saat berada di bawah kungkungan tubuh kekar julio
setelah puas melepas hasratnya julio meninggalkan anna begitu saja,suara tangisan gadis itu tidak membuat hati julio yang sudah hitam merasa iba sedikit pun
"hiks,,
sekarang tinggal suara isak tangis anna,gadis itu perlahan turun dari ranjang lalu memungut pakaian nya yang berserakan di lantai"maafin anna pa,sebagai anak anna nggak bisa berbakti sama papa"ucap anna sambil menangis sesenggukan,anna berjalan terseok seok menuju kamar mandi
seluruh tubuh anna di penuhi banyak luka karna cakaran anna sendiri,ia merasa jijik dengan tubuhnya sendiri
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments