"Astaga,,, kenapa mamah mengajakku kesini, bagaimana jika nanti aku harus melihatnya disini" gumam Keyla yang hanya didengar oleh dirinya sendiri, manun Keyla berharap tidak akan ketemu mereka disini.
Ia, kini Keyla bersama Mominya ke mall yang tidak jauh dari apartement Reno yang ditinggali Fatih.
"Kenapa tanganmu dingin sekali?" tanya Moms Winda, bahkan Moms Winda sampai nemeriksa badan Keyla, siapa tahu ada yang sakit.
"Kenapa?" Ulang Keyla.
"Iya kenapa? Bukannya menjawab malah bertanya.
"Ah tidak Moms."
"apa kamu sedang tidak enak badan?" Tanya Momi Winda, karena tangan Keyla sangat dingin, tapi dilihat dari wajahnya tidak pucat, pikir momi Winda.
"jika iya, ayo kita pulang saja" ajak Moms Winda.
"Tidak, sudah ayo segera belanja," Keyla dan moms Winda berjalan beriringan menuju tas dan cosmetic, seperti kesukaan wanita pada umumnya, keduanya memilih yang mereka suka, tanpa melihat harga keduanya langsung memasukkan saja semua pada troli belanja, orang kaya memang seperti itu ya.
"Key!"
Keyla menoleh mendengar namanya dipanggil, "lho kamu disini juga Rupanya?" Ujar Keyla.
"Hem, sama siapa?"
"Tuh sama moms" tunjuk Keyla pada momsnya yang sedang memilih baju, "kamu sendiri sama siapa disini?" Tanya balik Keyla pada sahabatnya, James
"Sendiri, aku habis bertemu klien disini tadi, tidak sengaja melihatmu, jadi aku kesini saja."
"Yasudah sana pulang." canda Keyla pada James.
"Sialan kau," sungut James, James berjalan menghampiri mamah Winda, namun matanya terus menatap Keyla sambil menjulurkan lidahnya.
"Tante" sapa James ketika dia sudah berada dibelakang moms Winda.
Moms Winda menoleh, dia tersenyum ketika melihat James sahabat sang putri berada dihadapannya.
"Sama siapa Jams, apa disuruh Key kemari?" tanya moms winda.
"Sendiri tan,0h tidak Tan, ini habis meeting tadi, tidak sengaja melihat Key, dan aku kemari."
"Ow ya sudah ayo habis ini makan sama tante dan Keyla" moms Winda berjalan menuju kassa dan segera membayar tagihannya dan mengajak keduanya untuk ke cafe, tanpa menunggu persetujuan James mau apa tidaknya, bahkan James sama sekali belum bersuara.
"Kamu itu keterlaluan, gara-gara kamu aku tidak jadi menguras harta mamah untuk bersenang-senang," sungut Keyla pada James yang berjalan beriringan dengan dirinya dibelakang sang mamah.
Sedangkan James hanya terkekeh pelan, dia merasa menang sekarang karena berhasil membuat Keyla cemberut, awalnya dia akan menolak untuk makan bersama, namun karena melihat Keyla Kesal, James semakin ingin mengerjai temannya ini.
"Nada ingin mengajakmu makan, kenapa kamu selalu menolak?" tanya Keyla sambil memasukkan setiap potongan makanan yang berada didepannya.
"Jangan aneh-aneh! Kamu tahu betul alasannya, lagian kamu tahu sendiri aku sudah punya kekasih" Sungut James pada Keyla, sungguh James malas jika sudah membahas Nada, karena dia akan teringat dengan tingkah Nada yang selalu menganggu dirinya bahkan Nada akan bergelayut pada James.
"Halah lagakmu, apa perlu aku kasih tahu siapa kekasihmu itu, kalau sebenarnya dia ad-"
"Diam Key! atau aku akan memberimu sambal ini" tunjuk James pada sambal yang super pedas yang berada di depan James.
Sedangkan moms Winda hanya menggelengkan kepala melihat kedua orang didepannya ini, "sudah jangan ribut disini, lekaslah dimakan, apa kalian tidak malu selalu berdebat setiap hari, kalian ini sudah besar"
"James nie mah."
"Kamu sama."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
Fenty Dhani
mereka sama²somplak😂😂😂
2024-01-16
1