"apa tidak bisa jika tinggal diapartement yang berbeda?" Fatih tidak ingin satu atap dengan wanita, apa lagi tanpa orang lain di apartement ini, meskipun dinegara ini bebas.
"hey kenapa, apa kamu tidak ingin satu tempat tinggal denganku, aku tidak akan macam-macam," bisik Siska, Siska tidak suka Fatih menginginkan mereka tinggal terpisah, apa lagi ini kesempatan Siska untuk lebih bisa dekat dengan Fatih.
"kita akan tinggal bersama setelah menikah, tapi tidak sekarang"
"tapi Al"
"tolong Sis, aku tidak ingin ada hal yang tidak di-inginkan terjadi," Fatih tidak suka melihat terlalu banyak harap dari pandangan Siska padanya, karena bagaimanapun Fatih belum bisa memberikan hatinya untuk Siska.
"bagaimana? Apa kamu ingin tempat tinggal terpisah?" ulang bastian lagi, Bastian bisa melihat jika Siska tidak ingin tinggal terpisah.
"iya, carikan tempat lain buat Siska, tapi kalau bisa di gendung yang sama, agar aku bisa menjaganya"
perkataan Fatih membuat Siska tersenyum merekah, wajah yang tadinya cemberut kini kembali ceria, itu tandanya Fatih hawatir padanya, pikir Siska.
"ok, tapi butuh waktu sekitar 1minggu, apa bisa selama 1minggu kalian tinggal bersama?" ~Bastian
"tidak masalah, kalau bisa lebih cepat ya Bast"~ Fatih
"ok, diusahakan, kalau begitu aku permisi dulu ya, kalain istirahatlah, nanti makan malam akan ada yang mengantar kesini"
"tunggu dulu" Fatih mencegah kepergian Bastian ketika pria itu hendak berlalu dari sana.
"kenapa?" ~Bastian
"aku akan mencari makanan khas Indonesia saja, jadi tidak perlu mengirimi kami makan malam" Fatih memang selalu waspada dengan makanan luar, dia takut ada makanan yang tidak boleh dimakan dalam kepercayaannya,bwalau tanpa sengaja.
"yang diantar kesini nanti ya masakan indonesia, keluarga tuan Reno yang akan mengantarnya Nanti."
"oh baiklah, terima kasih banyak sebelumnya aku sudah merepotkanmu"~ Fatih
"tidak masalah, kalau begitu aku permisi." ~Bastian.
"hati-hati Bast" Bastian hanya mengacungkan jempol tanda ok.
Fatih berjalan kearah sofa dan duduk diruang tamu itu, badannya sangat lelah setelah melakukan perjalan panjang, disusul Siska disampingnya.
"kamu bisa kekamarmu Sis, istirahatlah, kamu pasti juga lelah kan?" Fatih berbicara tanpa melihat Siska, dia hanya merasakan jika Siska duduk disampingnya, Fatih menyandarkan tubuhnya di badan Sofa sambil memijit pelipisnya, karena merasa sedikit pusing.
"sebentar lagi Al, aku duduk disini bersamamu dulu, tidak apa kan?" Siska akan memulai pendekat selama ada disini, karena mereka akan bersama sepanjang hari.
"terserah kamu saja, aku akan beristirahat sejenak, jika ada yang datang mengantar makanan kamu terima saja," Fatih mulai membaringkan tubuhnya disofa empuk nan luas itu.
"tentu saja, istirahatlah," Sisk berdiri dan berjalan-jalan didalam apartement itu, dia juga melihat seluruh isi dapur, "bahkan semua peralatan disini moderen semua" gumam Siska, Siska melihat jam dipergelangan tangannya, jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam, Siska berjalan kearah kamar yang sudah diberi tahu Bik Nur, Siska berncana untuk membersihkan tubuhnya, karena dia merasa lengket.
"ah sebaiknya beredam saja, sepertinya enak" Siska mulai melepas semua bajunya dan berendam dalam bak mandi, dia sambil musik dan menikmati berendamnya.
Selang setengah jam Siska mulai mandi, karena dia harus membereskan baju dalam kopernya, "Al pasti belum bangun," Siska keluar dari kamar untuk menemui Fatih dan membangunkan pria itu untuk mandi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 109 Episodes
Comments
Fenty Dhani
aduh jantungku dah Dig dug...takut Keyla datang dn salah faham😔
2024-01-16
0