"Setelah mendengar penjelasan saya barusan, apakah nona-nona sekalian masing ingin membelinya" ucap arthur sambil tersenyum.
"Tentu saja, lagipula harganya sangat murah"
"Saya juga beli !!"
"Bisakah saya membelinya juga !!"
—
"Ini dia silahkan!!" ucap arthur menyerahkan kantung berisi kotak perhiasan yang dibeli pelanggannya.
"Apakah kotak perhiasan ini juga untuk saya?" tanya pembeli tersebut yang membuat wanita lain memperhatikannya.
Selain kantong yang cantik, arthur juga membeli kotak perhiasan secara terpisah.
Kotak itu memiliki tampilan yang elegan dan menawan dengan kain busa lembut di dalamnya.
Kotak itu sengaja arthur beli agar perhiasan murahnya terlihat jauh lebih elegan, dan pelanggannya merasa jauh lebih puas.
Tetapi alasan utama arthur adalah karena dia sedikit merasa bersalah menjual barang murah dengan harga setengah dari gaji masyarakat kaum menengah di dunia tersebut.
Oleh karena itu, arthur memberikan packaging sebaik mungkin.
"Wahhh luar biasa"
"Sungguh kotak yang cantik"
"Tuan, anda sangat baik"
Packaging yang arthur berikan ternyata membuat komentar positif dari wanita lainnya, dan mereka menjadi jauh lebih bersemangat.
Hanya dalam waktu beberapa jam saja, semua perhiasan titanium yang dijual arthur habis, dan arthur berhasil meraup keuntungan 9 juta emiris.
Angka yang cukup fantastis. Oleh karenanya, keesokan harinya pun arthur kembali membeli beberapa perhiasan dari titanium dan menjualnya kembali, tetapi kali ini dengan jumlah yang lebih banyak.
Dalam waktu 4 hari saja, sekarang arthur telah mendapatkan uang sebesar 25 juta emiris.
Semua itu dikarenakan tidak setiap hari arthur berhasil menjual habis, tetapi karena bukan barang basi seperti makanan.
Arthur tidak merasa rugi sama sekali, awalnya arthur malah ingin menjual perhiasan itu jauh lebih murah. Tetapi sebagai pedagang, tidak baik memonopoli harga pasar karena takutnya arthur akan menimbulkan reaksi amarah dari pedagang yang memiliki profesi yang sama dengannya.
Karena harga yang arthur jual saja sekarang sudah cukup membuat dirinya diawasi oleh orang lain.
"Sepertinya aku memang telah menimbulkan banyak sekali kecurigaan?" gumam arthur sambil melihat seseorang yang melihat kiosnya dari jauh.
Ketika arthur masih melamun, tiba-tiba saja 2 orang penjaga datang ke arahnya.
"Permisi tuan, bolehkah aku melihat tanda pengenal dan ijin berdagang milikmu?" tanya penjaga tersebut.
(Tanda pengenal, izin berdagang ? Sial aku benar benar lupa.. Aku menganggap dunia ini terlalu terbelakang sehingga aku lupa memastikan bahwa kota ini memiliki sistem tanda pengenal dan juga izin untuk berdagang)
(Sungguh kesalahan yang fatal, aku benar-benar gagal sebagai seorang pengusaha karena melupakan kedua hal penting itu.) pikir arthur.
***
(PoV Robert karakter sampingan)
Robert sudah bekerja sebagai penjaga gerbang selama 24 tahun, dan dia baru beberapa bulan yang lalu diangkat menjadi seorang kapten di gerbang Selatan di umurnya yang menginjak 40 tahun.
Robert merasa puas dengan hidupnya, setelah menjalani hidup sebagai penjaga gerbang. Robert berhasil menikah dan mempunyai 3 orang anak.
Ketika dia masih menjadi seorang penjaga biasa, dia hanya diberi gaji 750 ribu emiris setiap bulan.
Tetapi setelah menjadi seorang kapten penjaga, gajinya naik menjadi 1,2 juta emiris per bulannya.
Meskipun pekerjaannya bertambah, tetapi gajinya menjadi jauh lebih tinggi dan berhasil meningkatkan kelas sosial keluarganya.
"Aku pulang" ujar Robert yang tinggal di sebuah apartemen di salah satu ruangan di lantai 5.
Robert tinggal di sebuah apartemen ruangan convertible di daerah selatan. Apartemen itu biasa ditinggali oleh keluarga dari kelas sosial menengah kebawah sepertinya.
Apartemen itu sendiri memiliki 10 lantai dengan tiap lantai nya terdapat 4 ruangan convertible.
Ketika Robert pulang, robert merasa ada yang aneh dengan kelakuan istri dan anak-anaknya.
"Hmm.. aneh dimana mereka?" gumam robert
Ketika Robert masuk kedalam kamar, disana dia melihat istri dan anak-anaknya sedang bermain dengan sesuatu.
Mata mereka sedang berkilau ketika melihat benda yang terlihat seperti kalung perhiasan.
"Sayang apa itu ?" tanya Robert pada miranda istrinya.
"Oh..sayang kamu sudah pulang ?" ucap miranda. Tetapi hanya istrinya saja yang menengok, sementara ketiga anak gadisnya hanya diam dan tidak peduli karena terlalu asik melihat perhiasan yang dipegang mereka.
"Sayang apakah itu perhiasan asli?" tanya Robert.
"Iya sayang, meskipun itu hanya imitasi' jawab miranda sambil merasa tersenyum bangga telah membeli sebuah kalung titanium.
"Dari mana kamu dapat uang untuk membelinya, meskipun imitasi harganya bisa sampai 3 sampai 5 juta emiris untuk kalung seindah itu" balas Robert dengan panik "Apakah kamu menggunakan uang tabungan kita?"
"Iya sayang, tapi aku membelinya dengan harga 700 ribu emiris saja, bukankah kalung ini sangat cantik. Dengan perhiasan ini, anak kita Rosa akan tampil cantik saat festival kedewasaan tahun depan" ujar miranda menjelaskan pada suaminya bahwa kalung itu cocok digunakan anaknya yang akan mengadakan upacara kedewasaan di umurnya yang ke tujuh tahun pada musim semi tahun depan.
"700 ribu untuk kalung seindah ini, harganya sangat terjangkau. Apakah kalung itu berbahaya atau tajam dan sebagainya?" Tanya Robert Robert curiga dengan kualitas kalung tersebut.
"Tentu saja tidak sayang, aku sudah melihatnya dari dekat. Bahkan para tetangga juga menyukainya. Kamu tahu Gloria tetangga kita, dia juga cemburu dengan kalungku ini karena lebih cantik dari perhiasan imitasi miliknya" ucap miranda dengan bangga menyebutkan Gloria yang dibuat cemburu dengan perhiasannya.
"Hmm.." memperhatikan kalung yang dimainkan anak-anaknya, Robert juga setuju dengan keindahan perhiasan tersebut dan mau tidak mau merasa cukup diuntungkan karena mendapatkan perhiasan itu dengan harga murah.
"Kurasa kamu benar sayang, perhiasan ini sangat berkilau sama seperti perhiasan yang biasa digunakan para bangsawan", jawab Robert.
Robert sendiri sudah cukup banyak melihat para bangsawan yang mengenakan perhiasan dengan batu permata dan logam mulia asli.
Oleh karena itu paling tidak dia sedikit paham tentang seberapa berkilau mereka.
"Benarkah sayang?. Jadi kamu tidak marah kan jika aku menggunakan sedikit uang dari tabungan ?" Tanya miranda sambil tersenyum gugup.
"Tentu saja tidak sayang, Jika itu hanya 700 ribu emiris, kita masih memiliki cukup uang untuk membeli kewarganegaraan rosa…Sekarang aku lapar, bisakah kita makan sekarang" balas Robert.
"Tunggu sebentar sayang, akan aku siapkan..muach" dengan kecupan dari miranda, suasana romantis meningkat di dalam convertible apartemen milik Robert.
–
Keesokan paginya Robert bekerja seperti biasa. Tetapi ada kendala pada rekan sekaligus bawahannya.
Alex bawahannya terlihat tidak bersemangat dalam bekerja hari ini, oleh karena itu Robert yang berusaha menjadi kapten yang baik mencoba menanyakan masalah yang dialaminya.
Ternyata alasan mengapa Alex tidak bersemangat dikarenakan gadis yang disukainya menerima lamaran dari seorang pria yang menghadiahkan gadis tersebut dengan perhiasan yang indah.
Gadis yang disukai Alex itu sudah sejak lama saling mengenal satu sama lain dengan baik. Bahkan Alex juga sudah mencoba mengumpulkan uang untuk melamarnya.
Tapi sayang beberapa hari lalu seorang pria datang dan melamar gadis yang disukai Alex dengan perhiasan yang mewah. Alex merasa kesal pada pria itu, meskipun Alex merasa dia memiliki penghasilan yang lebih baik daripada pria itu. Tapi Alex gagal membeli perhiasan untuk gadis yang disukainya.
Pada akhirnya orang tua gadis itu memaksa kekasih Alex untuk menerima lamaran pria tersebut, semua itu karena perhiasan yang diberikan pria itu.
(Perhiasan, apakah mungkin?) Robert mulai curiga bahwa saingan cinta Alex itu kemungkinan besar memberikan gadis yang disukai Alex dengan perhiasan murah yang sama dengan dibeli istrinya kemarin.
"Alex mungkin itu-" Sebelum Robert menyelesaikan perkataannya, tiba tiba saja seseorang tamu masuk kedalam pos penjaga dan melaporkan sesuatu pada mereka.
"Permisi, saya diarahkan untuk ke tempat ini karena saya ingin melaporkan orang mencurigakan !!" ujar pria itu pada Robert dan Alex.
"Tentu saja, kamu bisa menjelaskan lebih detail pada kami!!" balas Robert sambil menyuruh Alex berdiri dan membiarkan pria tersebut duduk di hadapannya "Jadi sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Robert.
"Beberapa hari yang lalu saya melihat seorang pria mencurigakan menjual perhiasan di pasar kota, tuan penjaga bisakah kamu memeriksa pria itu memiliki ijin atau tidak?" ucap pria tersebut.
(Eh…Apa yang terjadi? Penjual perhiasan. Apakah mungkin semua ini ada sangkut pautnya dengan penjual perhiasan yang dibeli istriku?) pikir robert.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 27 Episodes
Comments
babyzizie
Keren banget thor, aku jadi ngerasa jadi bagian dari ceritanya.
2023-07-21
1