(Kembali Ke POV Arthur)
"Ehhhh..murah sekali" teriak alicia tanpa sengaja membocorkan suaranya.
Mendengar suara itu, arthur dan ethan melirik ke arahnya.
Paham telah berbuat kesalahan karena berteriak, alicia sedikit menaikan roknya dan menunduk untuk meminta maaf. "Ahh..maafkan saya karena terlalu berisik"
(Ohh.. gaya permohonan maaf ala barat) pikir arthur bersemangat.
Melihat arthur tidak membalas dan terus melihat ke arah alicia, ethan mencoba mencairkan suasana dengan berkata "Hahaha.. Tidak masalah alicia, saya juga cukup terkejut dengan harganya"
"Apakah ada masalah dengan itu tuan ethan?" Tanya arthur.
"Hmm.. Bagaimana saya harus menjelaskannya. Jadi seperti ini tuan arthur, logam titanium adalah logam yang sangat sulit dilebur. Itu semua dikarenakan tingkat kekerasan yang dimilikinya"
"Selain itu batu titanium juga terkadang menyatu dengan tungku pembakaran oleh karena itu harga pemesanan barang yang terbuat dari titanium sangat mahal"
"Bahkan senjata yang terbuat dari titanium hanya terbatas seperti palu, flail karena kemudahan pembuatannya. Tetapi ada beberapa kasus khusus dimana titanium dibuat sebagian armor dan pedang"
"Karena bahannya yang ringan, semua armor dan senjata yang dibuat menjadi lebih mudah digunakan. Tetapi karena pengolahannya yang sulit harganya bisa mencapai belasan juta emiris tergantung kerumitannya"
"Perhiasan yang anda jual memang tidak memerlukan banyak sekali bahan titanium, tetapi detail dan kerumitan yang ditunjukkan sangat luar biasa… oleh karena itu saya bisa menyimpulkan bahwa harga dari perhiasan ini bisa mencapai 5 sampai 8 juta emiris"
Mendengar penjelasan yang panjang dari ethan arthur berpikir bahwa pria kurus di depannya adalah seorang maniac perhiasan atau semacamnya.
"Hmmm, saya memang telah melihat perhiasan imitasi yang dijual dipasaran dan saya paham bahwa kualitas dari perhiasan saya lebih tinggi meskipun perhiasan saya memang tidak bisa dibandingkan dengan logam mulia karena perbedaan kelangkaan bahan"
"Tetapi tuan ethan saya sengaja menjual dengan harga murah bukan karena saya tidak tahu. Tetapi itu karena saya sengaja menjualnya lebih terjangkau untuk kalangan masyarakat di kelas sosial menengah kebawah dan seterusnya" balas arthur
"Saya mengerti niat baik anda tuan arthur. Tetapi dengan seperti itu apakah anda berhasil mengembalikan modal anda. Apakah anda memilih untuk mendapatkan keuntungan lewat kuantitas? Tuan arthur berbisnis dengan kalangan bawah tidak akan terlalu menguntungkan anda, terlebih dengan kualitas perhiasan anda. Saya yakin perhiasan yang anda jual akan disukai oleh para bangsawan dan saudagar kaya lainnya-" Sebelum ethan menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba suara maskulin terdengar dari sebelahnya.
"Ethan kau terlalu berlebihan !! Jangan mengomentari rencana bisnis orang lain seenaknya!!" ucap oliver yang selama ini masih diam dan mengamati.
Merasa bersalah karena terlalu banyak bicara, ethan kemudian meminta maaf pada arthur "Ah.. Maafkan saya tuan arthur karena terlalu mencampuri urusan anda. Tapi tolong pertimbangankan kembali kata-kata saya barusan"
"Saya tidak masalah tuan ethan" balas arthur masih tersenyum namun hatinya terkejut.
Arthur jujur saja terkejut dengan perkiraan harga dari perhiasan titaniumnya, hanya saja arthur merasa sedikit bersalah pada orang di dunia ini karena barang dagangannya tidak semahal itu.
Ketika arthur masih melamun, tiba-tiba orang bernama oliver menanyakan sesuatu pada arthur "Nak.. Sebenarnya apa tujuanmu menjual perhiasan ini dengan harga yang murah?"
"Seperti yang saya katakan tadi-" bahkan sebelum arthur membalas, oliver kembali berkata "Aku ingin tahu niat aslimu?" ujar oliver.
(Ada apa dengan orang ini, barusan di menegur ethan karena mencampuri urusanku, dan sekarang dia malah menanyakannya kembali?) pikir arthur jengkel.
"Oliver, ada apa denganmu?. Barusan kau menegurku, dan sekarang kau melakukan hal yang sama bahkan menggunakan bahasa yang terdengar kasar" ucap ethan.
Tidak membalas pertanyaan ethan, oliver terus menatap mata arthur. Arthur bersyukur ketika bekerja dulu dia selalu berakting terkadang sebagai penjilat dan terkadang berpura-pura berwajah datar.
Oleh karena itu arthur bisa memasang wajah datar agar tidak diketahui oleh siapapun bahwa pikirannya sedang kemana-mana.
(Sepertinya aku harus menjawab orang ini, dan penjelasan sederhana seperti ingin membuat perhiasan dapat terjual lebih terjangkau saja tidak akan cukup)
(Ahh..aku ingat pernah mendengar kata-kata mutiara di tv. Mungkin aku bisa menggunakannya sekarang karena aku setuju dengan kata-kata mutiara itu) pikir arthur.
"Tidak ada alasan lain, aku sudah mendapatkan keuntungan dari penjualan ini. Selain itu aku juga berpikir bahwa setiap wanita berhak untuk terlihat cantik, dan perhiasan yang aku jual akan sedikit membantu mereka" balas arthur.
Mendengar perkataan arthur, oliver dan ethan hanya terdiam, sementara alicia terkejut hingga menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
"Hahahah. Bertahun-tahun menjadi pedagang sepertinya telah meracuni diriku yang sekarang hanya mementingkan uang saja, mendengar kata-kata anda barusan membuat saya ingat masa lalu ketika saya masih melihat wajah senang pelanggan saya tuan arthur" jawab ethan sambil tersenyum.
"Tidak !! tidak !! Mementingkan keuntungan adalah hal yang wajar bagi setiap pedagang. Saya tidak menyangkal hal itu"
"Hahaha anda tidak perlu merendah" balas ethan yang diberikan persetujuan oleh alicia yang menganggukan kepalanya.
Oliver yang sebelumnya diam kemudian masuk ke dalam pembicaraan "Aku mengerti, tapi harga itu terlalu murah!!" balasanya.
"Oliver?" Melihat oliver yang masih menolak harga dari arthur, ethan mengerti dan tidak memotong perkataan oliver selanjutnya.
"Jika kamu berencana untuk membuka toko perhiasan, kamu harus menaikkan harganya !!" tambah oliver.
"Apakah karena persaingan" balas arthur mengingat kembali orang mencurigakan yang pernah dilihat di kiosnya.
"Benar sekali nak. Barang bagus yang dijual murah akan membuat bisnis serupa menjadi hancur"
(Ughh.. dia memang benar, jika aku menjual perhiasan terlalu murah, aku takut para pedagang perhiasan lain akan mulai mengincarku) pikir arthur.
"Perusahaan perhiasan imitasi adalah perusahaan yang sangat besar. Beberapa pengusaha kaya dan bahkan bangsawan juga ikut ambil bagian dalam penjualan perhiasan imitasi"
"Saat ini berita tentangmu mungkin masih belum terdengar ke telinga para bangsawan, tapi jika kamu terus menjual perhiasan dengan harga murah. Bahkan serikat ini tidak akan bisa melindungimu, meskipun kamu menjadi anggota prioritas kartu emas sekalipun" tambah oliver.
(Bangsawan?.. Kupikir mereka hanya akan berbisnis dengan emas dan mineral berharga tetapi ternyata tidak.. Aku harus banyak belajar lagi) pikir arthur
Melihat wajah oliver yang serius, arthur kemudian berpikir bahwa memang benar menjual perhiasan imitasi yang terlihat baik ini kedepannya akan sangat merepotkan jika dia harus berurusan dengan para bangsawan.
(Tapi, Aku juga dikenal sebagai penyihir, apakah aku bisa menggunakan ini sebagai tameng)
(Tidak, Meskipun aku memiliki kemampuan teleportasi, aku tidak memiliki kemampuan lain untuk menyerang. Mungkin aku bisa membawa senjata dari bumi. Tapi setelah itu apa?. Aku yakin aku tidak akan memiliki keberanian untuk membunuh seseorang nantinya)
(Disini sebaiknya aku mengikuti perkataan orang ini) melihat ke arah pria tua oliver. Arthur memutuskan untuk mengikuti perkataannya.
(Tetapi sungguh aneh rasanya melihat calon pembeli yang ingin menaikkan harganya ketimbang menurunkannya) pikir arthur.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 27 Episodes
Comments