Di sisi lain terlihat henderson sedang berlatih dengan nona anne, nona anne adalah salah satu kesatria kota yang memiliki pelatihan yang sangat ketat, akan tetapi henderson mampu untuk mengikuti pola latihan dari nona anne.
"Kau menjadi lebih baik henderson, kau akan menjadi kuat seiring berjalannya waktu. Aku harap kau mampu untuk mencegah kehancuran bumi" ucap nona anne.
"Terimakasih nona anne, aku juga merasakannya. Akan tetapi aku merasa bahwa aku masih kurang, mohon latihlah aku lagi nona anne, aku tidak mau tertinggal dengan rekan ku yang lain, hingga aku dapat melindungi mereka" ucap henderson dengan keteguhan hatinnya.
"Aku suka dengan semangat dan keteguhan hatimu, dewa ares sangat bangga kepada mu nak, ayo kita lanjutkan, aku tidak akan menahan diri" ucap nona anne.
"Baiklah nona, mohon bimbingannya" ucap henderson.
Mereka pun melanjutkan pelatihan tersebut dengan sangat ketat, sehingga terjadi beberapa peristiwa.
"Henderson, langkah mu terlalu terburu buru dan terlalu tajam, apa yang sedang kau pikirkan" ucap nona anne yang sedang beradu pedang dengan henderson.
"Argghhh....kaki ku terkilir" teriak henderson. Sontak nona anne menghentikan latihan tersebut.
"Apa yang sedang kau pikirkan, mengapa kau tidak fokus henderson? Apa yang sedang mengganggu mu?" Tanya nona anne dengan penuh rasa penasaran.
"Tidak nona, aku hanya merindukan rekan rekan ku, sedang apa mereka sekarang" ucap henderson yang merindukan rekan rekannya.
"Heum, aku lupa memberitahukan ini kepada mu. Mereka sedang berlatih dengan kuilnya masing masing. Jadi kau tidak perlu khawatir, dan mereka bilang apabila waktunya telah tiba mereka akan menunggu di markas" ucap nona anne.
Senyum pun terlukis di wajah henderson, ia pun termotivasi akan hal itu. Henderson meminta latihan dilanjutkan. Akan tetapi.
"nona anne... Tuan henderson.. aku membawakan perintah dari tuan foster" ucap prajurit penjaga kota dengan terburu buru.
"Tenanglah.. mengapa kau terburu buru" tanya nona anne dengan kebingungan.
"Tuan riki menemukan retakan yang menjadi penghubung antara dunia manusia dengan neraka, seluruh penjaga gerbang dan tuan henderson berkumpul di balai kota untuk mendapatkan pengarahan dari tuan foster" ucap prajurit itu.
"Ayo bergegas henderson." Ucap nona anne.
"Ayoo" ucap henderson.
Mereka pun bergegas ke balai kota untuk menghadiri pertemuan yang diselenggarakan oleh tuan foster di balai kota. Sesampainya mereka disana, terdapat tuan foster selaku wali kota, davion selaku ketua guild, alice selaku penjaga perpustakaan dan alchemist, greg dan grog selaku pedagang, lupin selaku informan, riki selaku prajurit bayaran, william selaku penjaga gerbang utara, henry selaku penjaga gerbang timur, charles selaku penjaga gerbang barat, kehadiran anne selaku penjaga gerbang selatan dan henderson selaku utusan dewa ares melengkapi pertemuan itu.
"baiklah, semua telah berkumpul. Maksud dan tujuan ku adalah tuan riki pada saat berpetualang dalam mengerjakan misinya, menemukan hal yang sangat aneh yaitu sebuah retakan. Yang diduga adalah retakan tersebut mengarah kepada neraka, untuk informasi lebih lanjut tuan riki dipersilahkan" ucap tuan foster selaku wali kota.
"Aku menerima misi dari guild untuk menelusuri bagian tenggara, pada awalnya semua baik baik saja, akan tetapi aku menemukan sesuatu yang janggal, yaitu sebuah goa yang memancarkan aura intimidasi, aku pun pergi kesana untuk memeriksa ada apa disana?, Lalu terdapat sesuatu yang berbentuk awan keluar dari sebuah lubang itu, dan berjumlah empat. Itu sangat menakutkan bung" ucap riki.
"Baiklah, aku ingin memerintahkan kalian ke empat penjaga dan kesatria yang ku percaya untuk menelusuri goa itu, aku juga mengutus henderson selaku utusan ares untuk menambah pengalamannya dimedan lapangan, aku harap itu bisa membantunya, apakah ada pertanyaan" ucap tuan foster.
"Aku ingin bertanya" ucap henry.
"Apa yang ingin kau tanyakan henry" ucap tuan foster.
"Berapa lama durasi yang tuan berikan untuk penelusuran ini, mengingat bahwa seluruh kesatria diutus seluruhnya untuk penelusuran ini" ucap henry.
"Pertanyaan bagus henry, aku memberikan waktu selama tiga hari, apapun yang terjadi tidak boleh lewat dari itu. Jika kalian menemukan sesuatu yang aneh, kembalilah. Jangan mengambil resiko. Kalian paham!" Ucap tuan foster.
"Paham Sir." Ucap mereka.
"Bubar" ucap tuan foster.
Selepas mereka bubar dari pertemuan, mereka pun mempersiapkan barang barang yang di perlukan. Setelah itu, mereka berkumpul di balai kota untuk melangsungkan keberangkatan.
"Apakah kalian sudah siap?" Ucap charless.
"Siap" ucap mereka.
"Baiklah, aku akan memimpin penelusuran ini, tentu aku akan memilih wakil ku untuk antisipasi. Aku akan menunjuk anne dari gerbang selatan untuk menjadi wakil ku, apakah kalian keberatan?" Ucap charles.
"Tidak" jawab mereka serentak.
"Bagus, mari kita berangkat" ucap Charles.
Melihat henderson yang tegang anne pun berusaha menenangkan henderson.
"Hei nak apakah kau takut" ucap nona anne.
"Tidak nona, aku tidak takut. Aku hanya gugup, ini misi ku untuk pertamakalinya dalam penelusuran secara resmi. Aku takut mengacaukan segalanya." Ucap henderson.
"Tenang lah nak, semua akan baik baik saja. Kau sangat baik dalam pelatihan, ini tidak berbeda dengan pelatihan, jadi biasakan dirimu nak. Aku harap kau mampu membuatku terkesan" ucap nona anne.
"Terimakasih nona, kau yang terbaik" ucap henderson.
Nona anne pun tersenyum kepada henderson dan memancarkan emosi yang melegakan.
"baiklah, ini sudah dekat dengan tempat kejadian perkara. Kita akan berpencar disini. Aku akan pergi kearah barat, anne pergi kearah utara, william akan pergi kearah timur, dan henry akan selatan, untuk henderson apakah kau bisa menggunakan sihir perlindungan?" Ucap charles.
"Ya aku bisa, aku mempunyai kemampuan untuk mengubah tubuhku menjadi batu." Ucap henderson.
"Berapa lama durasinya henderson, apakah kau mampu mempertahankannya apabila ada serangan mendadak" ucap charles.
"Setidaknya aku bisa menahan 3-4 jam, dan aku masih punya beberapa kemampuan untuk bertahan." Ucap henderson.
"Bagus kamu memang terbaik, kamu akan berjaga disini. Ini terimalah, nyalakan apabila ada serangan yang menyerang mu" ucap charles.
"Terimakasih" ucap henderson.
"Mari semuanya bubar, dan bertemu kembali saat matahari sudah hampir gelap. Semuanya bubar!" Ucap charles.
"Siap" ucap mereka dengan serentak.
Mereka pun berpencar untuk menyelidiki fenomena yang dihasilkan oleh goa tersebut. Namun naasnya penyelidikan tidak menghasilkan apapun dan nihil informasi. Mereka pun kembali ke camp dan memutuskan untuk bermalam disana. Akan tetapi terdengar lolongan serigala yang membuat mereka keheranan.
"Hei apakah kau mendengar itu" ucap henry kepada charlres.
"Ya itu adalah lolongan serigala, akan tetapi mengapa aku punya firasat yang buruk tentang hal ini" ucap henry.
"Mau kah kau memeriksanya dengan ku?" Ucap charles.
"Ya aku sangat penasaran dan bersedia." Ucap henry.
*spoiler alert.
"apa yang terjadi, mengapa serigala itu memiliki tekanan yang cukup menekan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments