Interogasi

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

Dessy mulai merayu Aldi,dia menatap wajah Aldi yang memang terlihat tampan. Dia tau kalau Aldi sangat disukai dikalangan nya,ada banyak pria yang menjadi incaran para wanita sosialita seperti Dessy. Salah satu nya Aldi dan Bagas,pria yang sangat sulit untuk di dekati dan di nikahi oleh mereka.

Bagas dan Aldi terkenal dingin,walaupun Aldi suka bercinta dengan wanita tapi bukan wanita sembarangan. Dia selalu memilih wanita yang berkualitas dan memang bisa membuatnya gairah,bukan hanya sekedar mengeluarkan nafsu nya saja.

"Al.....Kamu ngak mau nyicipi tubuh ku? Aku persilahkan kok,aku yakin kamu pasti akan puas" jelas Dessy dengan suara manja nya .

Dessy suka melakukan hal itu dengan pria yang dia ingin kan,tentunya dengan pengaman. Berbeda dengan Maya,dia melakukannya atas dasar suka sama suka. Walaupun pria itu suka dalam arti kata menginginkan nya bukan hanya sekedar nafsu,karena gairah dan nafsu bisa terlihat dengan jelas.

Maya meminum pil KB jika ingin berhubungan dengan Aldi,dia akan menyiapkan nya di dalam tas nya mulai sekarang. Bulan lalu,Aldi mengajak nya bercinta dan dia lupa membawa pil nya sehingga dia meminta Aldi untuk membuang miliknya diluar dan Aldi menuruti nya.

Beberapa kali mereka melakukannya seperti itu,tapi ada saat nya Aldi lupa membuangnya diluar sehingga Maya harus mengorek ****** ***** mereka dari miliknya . Dia berharap dia tidak hamil anak Aldi,apalagi dia tau kalau mereka hanya sekedar partner ranjang saja.

Saat ini Dessy sudah meraba paha bagian dalam milik Aldi,tangan nya terus merambat naik ke atas hingga tangannya bertemu dengan batangan milik Aldi yang besar tapu belum tegak sempurna. Entah kenapa Aldi merasa tidak suka dengan apa yang dilakukan oleh Dessy,dia menangkap tangan Dessy dan meletakan nya di atas paha Dessy .

Aldi memilih untuk berdiri dan keluar,dia enggan berdekatan dengan wanita seperti Dessy. Wanita yang bisa melakukan apa saja demi mendapatkan keinginan nya,Aldi bisa melihat jelas karakter orang lain dengan mudah. Selama beberapa tahun bekerja di perusahaan Bagas,dia jelas bisa menilai sikap orang dari wajah dan sikap nya.

"Al.....Kenapa kau menolak ku ?" tanya Dessy dengan nada ketus nya,baru kali ini dia ditolak oleh pria.

Walaupun Dessy tau akan seperti ini jadi nya ,makanya dia tidak begitu kecewa. Memang ucapan teman nya sangat lah benar,Aldi tidak begitu mudah untuk ditaklukkan.

"Aku lapar" jawab Aldi sekena nya saja,dia ingin mengajak Maya untuk makan siang.

Sementara itu,sebelum Aldi keluar dari ruangan nya. Papa Aldi sudah mengajak Maya makan siang,apalagi ini memang sudah jadwal makan siang. Papa Aldi masih penasaran dengan hubungan Maya dan Aldi,dia yakin jika ada sesuatu yang terjadi pada kedua nya .

"Jadi....Apa benar hubungan kalian hanya sebatas atasan dan bawahan saja?" tanya papa Aldi.

Saat ini Maya sudah berada didepan kedua orang tua Aldi,awalnya Maya menolak untuk menerima ajakan makan siang dari papa nya Aldi. Dia tidak ingin berurusan dengan keluarga Aldi, apalagi ini adalah papa nya. Tapi karena papa nya Aldi memaksa dan mengatakan kalau mama nya Aldi sudah menunggu di cafe depan perusahaan Bagas,makanya dia mau tak mau ikut bersama mereka makan disana.

"Kami hanya atasan dan bawahan saja pak,tidak ada hubungan lain yang istimewa. Lagi pula minggu depan saya akan pindah ke perusahaan pusat " jawab Maya dengan tenang .

"Oh ya....Kalian bukan pasangan kekasih?" tanya mama Aldi dengan nada penasaran .

Maya menggelengkan kepalanya, dia memang tidak ingin berhubungan dengan Aldi. Karena dia tau kalau dirinya tak pantas dengan keluarga Aldi,dia hanya seorang janda anak satu yang berasal dari keluarga biasa saja. Dia tidak ingin di rendahkan oleh keluarga Aldi,karena dulu nya dia pernah dekat dengan pria yang berasal dari keluarga terpandang. Walaupun tidak sekaya Aldi ,tapi pria itu lebih kaya dari nya .

Kedua orang tua pria itu jelas-jelas menghina status nya yang hanya janda miskin yang berusaha merayu dan menggoda anak mereka,bahkan mereka mengatakan kalau Maya memanfaatkan anak nya agar mau menikahi nya .

"Benarkah ? Kalian hanya atasan dan bawahan saja ?" tanya mama Aldi seolah tak percaya,karena suami nya menjelaskan hal yang berbeda.

Maya menganggukan kepala nya,dia akan pergi dengan tenang tanpa hinaan dari siapa pun. Setelah kejadian dulu,dia tidak ingin di anggap wanita yang memanfaatkan keuntungan pria lain. Dia tidak pernah berpikiran seperti itu,tapi jika semua nya dianggap seperti ini maka dia hanya bisa diam saja karena dia tau kalau percuma saja jika dia menyangkal nya. Mereka ngak akan percaya begitu saja pada nya.

"Baiklah,kalau begitu kita pesan makanan saja lebih dulu . Mama sudah lapar" ucap mama Aldi,dia tidak ingin memaksa Maya untuk mengakui semua nya.

Tapi sebagai seorang ibu,dia sangat tau bagaimana sikap putra nya. Walaupun hanya mendengar dari suaminya saja,dia tau kalau Aldi memiliki perasaan pada Maya tapu bukan sebagai sekretaris melainkan sebagai kekasih.

Mata mama Aldi membulat sempurna melihat cara makan Maya,cara makan nya mengingatkan dirinya yang hamil Aldi saat itu. Mama Aldi yakin jika Maya sedang hamil cucu nya,Aldi adalah anak kembar tapi kembaran nya meninggal saat sudah berada diluar. Bisa dibilang adik Aldi mengalami kelainan jantung makanya saat sudah dilahirkan,dia langsung meninggal.

Karena hal itu lah mama Aldi memilih untuk tidak melahirkan lagi,sehingga mereka hanya memiliki satu anak saja yaitu Aldi. Dia harap Maya benar-benar hamil cucu nya dan kembar,karena dilihat dari cara makan Maya hampir sama seperti saat dia hamil Aldi pertama kali dulu.

"Eekkhmmm....Maya,apa Kamu biasa makan seperti ini?" tanya mama Aldi dengan nada pelan,dia tidak ingin Maya merasa curiga.

"Hhmmm.. ..tidak,maksud saya sebelum nya tidak seperti ini. Baru dua bulan ini,seperti nya saya suka makan begini. Maaf jika membuat ibu dan bapak tidak nyaman,maafkan saya " jelas Maya dengan nada pelan juga,dia tidak ingin cara makannya yang memang kurang sopan membuat kedua orang tua .

Saat ini Maya makan menggunakan tangan nya, entah dimana pun. Dia lebih suka memakai tangan dan mengemut jari-jari nya yang masih ada sisa makanan disana, padahal biasa nya dia tidak pernah seperti itu. Maya merasa malu pada kedua orang tua Aldi ,tapi dia tidak bisa makan jika menggunakan sendok.

Bersambung

Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘

Terpopuler

Comments

anikbunda lala

anikbunda lala

gak mau direndahkan kok seranjang mau

2024-11-28

0

Aidah Djafar

Aidah Djafar

untuk ortu aldi ngk pilih2 🤔 mm aldi ykin tuh klo maya hamidun cucunya 🤗

2023-12-26

0

putia salim

putia salim

aneh....baru lihat cara makan seseorang,udah tau kalau orng itu hamil....🤔

2023-12-18

0

lihat semua
Episodes
1 Kutukan
2 Gagal
3 Penasaran
4 Utari
5 Aldi
6 Bertemu
7 Ciuman pertama
8 Ancaman Bagas
9 Awal mula
10 Terbayang
11 Terpesona
12 Sekretaris Saya
13 Saran Aldi
14 ketakutan Bagas
15 Ruangan pribadi
16 Permintaan Bagas
17 Memikirkan nya
18 Status Maya
19 Interogasi
20 Interogasi 2
21 Pemeriksaan
22 Positif
23 Perjodohan
24 permintaan pernikahan
25 bertemu farid
26 gugurkan anak itu
27 keinginan papa Aldi
28 menikah dengan ku
29 cemburu
30 maaf
31 bagaimana?
32 perjanjian
33 Bagas cemburu
34 Suami
35 Takut
36 pilihan Bagas
37 lamaran
38 segera menikahinya
39 melamarnya
40 melamar
41 pernikahan sederhana
42 persiapan pernikahan
43 tidur bersama
44 Draft
45 Tapi Bagas
46 ketakutan Bagas
47 rencana Briana
48 pernikahan
49 Malam pertama
50 Menggigit
51 hari pertama bekerja
52 pernikahan aldi dan maya
53 pesta pernikahan
54 tidur bersama
55 mengakui nya
56 menerima nya
57 cemburu
58 ternyata
59 Positif
60 wanita yang hebat
61 petuah sang kakek
62 Gempar
63 Nyata
64 kedatangan Briana
65 kemarahan Bagas
66 kedatangan sang kakek
67 Nyonya dirgantara
68 Diterima dengan baik
69 Makan malam termewah
70 Kecemburuan Vero
71 Barry....
72 Barry kecil
73 mencaritau
74 tidur bersama
75 Ayah barry
76 rencana rafael
77 dijebak
78 -
79 di mobil
80 melamar
81 menetapkan
82 kekeluargaan
83 bercinta lagi
84 sebenar nya
85 saran bibik
86 akhirnya
87 Percintaan panas
88 pernikahan
89 Pengganggu
90 cemburu
91 kedatangan kesayangan
92 karena papa
93 pengganggu 2
94 pengganggu 3
95 milik mu
96 kemarahan barry
97 akhirnya
98 My step brother
99 Novel baru
100 Novel baru
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Kutukan
2
Gagal
3
Penasaran
4
Utari
5
Aldi
6
Bertemu
7
Ciuman pertama
8
Ancaman Bagas
9
Awal mula
10
Terbayang
11
Terpesona
12
Sekretaris Saya
13
Saran Aldi
14
ketakutan Bagas
15
Ruangan pribadi
16
Permintaan Bagas
17
Memikirkan nya
18
Status Maya
19
Interogasi
20
Interogasi 2
21
Pemeriksaan
22
Positif
23
Perjodohan
24
permintaan pernikahan
25
bertemu farid
26
gugurkan anak itu
27
keinginan papa Aldi
28
menikah dengan ku
29
cemburu
30
maaf
31
bagaimana?
32
perjanjian
33
Bagas cemburu
34
Suami
35
Takut
36
pilihan Bagas
37
lamaran
38
segera menikahinya
39
melamarnya
40
melamar
41
pernikahan sederhana
42
persiapan pernikahan
43
tidur bersama
44
Draft
45
Tapi Bagas
46
ketakutan Bagas
47
rencana Briana
48
pernikahan
49
Malam pertama
50
Menggigit
51
hari pertama bekerja
52
pernikahan aldi dan maya
53
pesta pernikahan
54
tidur bersama
55
mengakui nya
56
menerima nya
57
cemburu
58
ternyata
59
Positif
60
wanita yang hebat
61
petuah sang kakek
62
Gempar
63
Nyata
64
kedatangan Briana
65
kemarahan Bagas
66
kedatangan sang kakek
67
Nyonya dirgantara
68
Diterima dengan baik
69
Makan malam termewah
70
Kecemburuan Vero
71
Barry....
72
Barry kecil
73
mencaritau
74
tidur bersama
75
Ayah barry
76
rencana rafael
77
dijebak
78
-
79
di mobil
80
melamar
81
menetapkan
82
kekeluargaan
83
bercinta lagi
84
sebenar nya
85
saran bibik
86
akhirnya
87
Percintaan panas
88
pernikahan
89
Pengganggu
90
cemburu
91
kedatangan kesayangan
92
karena papa
93
pengganggu 2
94
pengganggu 3
95
milik mu
96
kemarahan barry
97
akhirnya
98
My step brother
99
Novel baru
100
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!