ketakutan Bagas

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

Bagas menatap wajah Utari,dia ingin mengajak Utari untuk pergi membeli sepatu yang pas dan tidak lecet jika dipakai lama. Tapi saat ini Bagas yakin kalau Utari akan menolak nya, jadi dia memilih untuk membelikan nya via online saja agar bisa dipakai oleh Utari nantinya .

Utari salah tingkah,dia berusaha menarik kembali kaki nya dan memakai sepatu nya segera. Dia melihat Bagas yang sudah berdiri dan berjalan ke arah meja nya ,dia tidak ingin Bagas mengetahui apa yang dia pikirkan saat ini.

Utari merasa malu,dia takut jika Bagas menyadari kalau dirinya begitu ingin disentuh oleh Bagas . Utari mengalihkan pandangan nya ke arah lain ,dia segera menyerahkan berkas dan dokumen yang dia bawa tadi.

Semalam Saga memberikan beberapa berkas dan dokumen untuk dipelajari oleh Utari,dia juga ingin tau kemampuan utari karena Bagas sendiri yang meminta nya untuk menjadi sekretaris nya jadi Saga ingin yang terbaik untuk bos nya .

"Ini berkas dan dokumen yang harus anda tandatangani pak" ucap Utari sambil meletakan berkas diatas meja Bagas,dia sudah menyuruh Saga untuk memeriksakan hasil kerja nya lebih dulu sebelum dia serahkan pada Bagas karena Saga mengatakan hal itu semalam.

"Ya....Letakan saja disana,kau bisa keluar sekarang " jawab Bagas, entah kenapa dia takut sekali dekat dengan Utari. Dia seperti ingin menerkam utari saat ini juga,jantung nya juga tidak bekerja dengan baik.

Utari menundukan sedikit tubuh nya,dia berbalik da keluar dari sana. Ada perasaan ngak suka saat Bagas menyuruh nya keluar,dia ngak tau kenapa dia jadi ingin dekat selalu dengan bos baru nya ini. Tapi hal itu ngak mungkin dia lakukan, dia tidak mau di anggap wanita murahan.

Selama ini,Utari sering ikutan nonton film dewasa dengan Maya jika dia berada dirumah wanita itu. Maya menonton karena ingin mencari gaya baru yang dapat membuat puas Aldi,sedangkan Maya mengajak Utari nonton karena ingin nanti nya Utari tau bagaimana melakukannya dengan pasangan nya .

Sebagai pembelajaran untuk nya yang masih perawan,sehingga apa yang di tonton oleh Utari membuat nya ingin merasakan seperti yang dia lihat si film. Mungkin karena hal itu lah makanya dia malah berpikiran yang tidak-tidak pada Bagas,apalagi Bagas merupakan pria pertama yang menyentuh dan mencium nya.

Utari menghela nafas nya dengan kasar,dia duduk dengan cukup pelan dan mulai mengerjakan pekerjaan nya sebagai sekretaris. Ini hari pertama dia bekerja,jadi dia harus lebih rajin dan giat.

Apalagi ancaman Bagas mengenai Maya yang akan dipecat membuat nya harus giat,dia ngak mau Maya kehilangan mata pencarian nya . Dia ikut memikirkan nasib ibu dan anak nya Maya, dia kasihan pada mereka.

Selama ini Maya sudah seperti kakak nya,begitu juga dengan ibu dan anak nya Maya. Mereka sudah seperti keluarga buat nya,dia jadi ingat ucapan Maya yang mengatakan akan pindah keluar kota karena Maya akan di pindahkan ke perusahaan pusat.

Setelah Utari keluar dari ruangan nya, Bagas menyandarkan kepala nya di kursi kebesaran nya. Dia merasa pusing karena selalu mengingat wajah dan bibir Utari ,apalagi mimpi panas nya tadi malam membuat Bagas semakin penasaran dengan tubuh Utari. Ingin rasa nya dia menerkam Utari saat ini juga,tapi dia takut. Padahal selama ini ngak ada yang dia takut kan ,tapi entah kenapa dia takut dijauhi oleh utari.

Bagas tidak bisa berpikir jernih,dia

jadi berpikir kalau keputusan nya salah untuk mempekerjakan Utari didekat nya menjadi sekretaris nya. Pikiran negatif nya selalu menghantui nya,dia jadi serba salah akan hal itu. Disatu sisi,dia ingin berdekatan dengan Utari,tapi disisi lain. Dia takut untuk menyentuh wanita itu,dia jadi bingung .

"Ini,sebaik nya kau periksa lebih dulu" ucap Bagas seperti sebuah perintah, dia duduk bersandar sambil memperhatikan Utari yang sudah mengambil dokumen yang diberikan oleh Bagas kemudian dia hendak berjalan keluar dari ruangan Bagas.

Bagas mengambil ponsel nya,kemudian menghubungi Saga. Dia harap dia bisa mendapatkan saran dari Saga,selama ini hanya Saga yang bisa dia mintai pendapat dan pendapat Saga selalu pas dan berguna.

"Ga.....kamu keruangan saya sekarang " ucap Bagas dan langsung mematikan panggilan telpon nya, dia memejamkan mata sambil menyandarkan tubuh nya kembali.

Terdengar suara pintu diketuk,Bagas menyuruh Saga langsung masuk. Dia menatap ke arah Saga yang sudah berdiri didepan nya,dia masih merasa cukup pusing dan memilih untuk tidur nanti nya setelah bicara dengan Saga.

"Ada yang bisa saya bantu pak?" tanya Saga yang melihat wajah Bagas kebingungan, dia yakin jika ini ada hubungan nya dengan Utari .Tapi dia masih menunggu perintah dari bos nya itu,baru kali ini Bagas terlihat ngak baik-baik saja karena wanita.

"Àh .....Aku bingung,kau harus memberikan saran yang baik dari pada saran di Aldi. Aku ngak mau kalau Utari malah menjauhi ku " jawab Bagas dengan pelan,dia memijat kening nya sendiri dengan cukup keras karena kepala nya benar-benar pusing .

Saga tersenyum tipis,ini pertama kali nya Bagas perduli dengan perasaan wanita. Dia sudah mencari tau mengenai kehidupan Utari,utari tidak terlalu buruk untuk bos nya. Begitu lah yang Saga pikirkan, walaupun selama ini dia tidak pernah berhubungan dengan wanita tapi dia tau kalau Utari adalah gadis yang baik.

Utari memang berasal dari keluarga sederhana,tapi keluarga nya sudah meninggal sehingga dia hanya hidup sebatang kara di dunia ini. Jadi ngak salah kalau bos nya ini memilih untuk menjaga dan melindungi gadis itu,begitu lah yang dipikirkan oleh Saga.

Bagas menceritakan semua nya, kepala nya yang terisi penuh harus segera di keluarkan. Dia harus bisa mendapatkan jalan dari semua nya,dia tidak ingin kehilangan Utari jadi dua harus bisa mempertahankan gadis itu agar tetap bersama nya.

"Bagaimana ? Apa pendapat mu hhmm?" tanya Bagas dengan mata yang masih terpejam.

Saga tersenyum tipis,kemudian dia menarik nafas dengan panjang. Saran yang akan dia berikan cukup berat,tapi dia yakin kalau saran nya ini akan baik untuk kesehatan dan kehidupan bos nya.

"Ga.....kok malah diam sih? jangan bilang kamu ngak punya saran untuk masalah ku ini" bentak Bagas,dia juga bingung harus bagaimana. Tapi dia juga ngak bisa menyalahkan Saga,karena dia juga tau kalau saga belum pernah berhubungan dengan wanita.

Bersambung

Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

Terpopuler

Comments

Aidah Djafar

Aidah Djafar

minta daran sama yg ngk puny pngalaman wkwkwkwk tapi saga pria pintar pasti ngasih saran yg the best 👍🤗

2023-12-26

0

Diah Anggraini

Diah Anggraini

ada gitu ya bos minta saran sama bawahan.. masalah cewe..
bagas bagas..
haaa

2023-11-04

0

andi hastutty

andi hastutty

Saga kasi saran suru nikahin ajha 😂

2023-11-01

0

lihat semua
Episodes
1 Kutukan
2 Gagal
3 Penasaran
4 Utari
5 Aldi
6 Bertemu
7 Ciuman pertama
8 Ancaman Bagas
9 Awal mula
10 Terbayang
11 Terpesona
12 Sekretaris Saya
13 Saran Aldi
14 ketakutan Bagas
15 Ruangan pribadi
16 Permintaan Bagas
17 Memikirkan nya
18 Status Maya
19 Interogasi
20 Interogasi 2
21 Pemeriksaan
22 Positif
23 Perjodohan
24 permintaan pernikahan
25 bertemu farid
26 gugurkan anak itu
27 keinginan papa Aldi
28 menikah dengan ku
29 cemburu
30 maaf
31 bagaimana?
32 perjanjian
33 Bagas cemburu
34 Suami
35 Takut
36 pilihan Bagas
37 lamaran
38 segera menikahinya
39 melamarnya
40 melamar
41 pernikahan sederhana
42 persiapan pernikahan
43 tidur bersama
44 Draft
45 Tapi Bagas
46 ketakutan Bagas
47 rencana Briana
48 pernikahan
49 Malam pertama
50 Menggigit
51 hari pertama bekerja
52 pernikahan aldi dan maya
53 pesta pernikahan
54 tidur bersama
55 mengakui nya
56 menerima nya
57 cemburu
58 ternyata
59 Positif
60 wanita yang hebat
61 petuah sang kakek
62 Gempar
63 Nyata
64 kedatangan Briana
65 kemarahan Bagas
66 kedatangan sang kakek
67 Nyonya dirgantara
68 Diterima dengan baik
69 Makan malam termewah
70 Kecemburuan Vero
71 Barry....
72 Barry kecil
73 mencaritau
74 tidur bersama
75 Ayah barry
76 rencana rafael
77 dijebak
78 -
79 di mobil
80 melamar
81 menetapkan
82 kekeluargaan
83 bercinta lagi
84 sebenar nya
85 saran bibik
86 akhirnya
87 Percintaan panas
88 pernikahan
89 Pengganggu
90 cemburu
91 kedatangan kesayangan
92 karena papa
93 pengganggu 2
94 pengganggu 3
95 milik mu
96 kemarahan barry
97 akhirnya
98 My step brother
99 Novel baru
100 Novel baru
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Kutukan
2
Gagal
3
Penasaran
4
Utari
5
Aldi
6
Bertemu
7
Ciuman pertama
8
Ancaman Bagas
9
Awal mula
10
Terbayang
11
Terpesona
12
Sekretaris Saya
13
Saran Aldi
14
ketakutan Bagas
15
Ruangan pribadi
16
Permintaan Bagas
17
Memikirkan nya
18
Status Maya
19
Interogasi
20
Interogasi 2
21
Pemeriksaan
22
Positif
23
Perjodohan
24
permintaan pernikahan
25
bertemu farid
26
gugurkan anak itu
27
keinginan papa Aldi
28
menikah dengan ku
29
cemburu
30
maaf
31
bagaimana?
32
perjanjian
33
Bagas cemburu
34
Suami
35
Takut
36
pilihan Bagas
37
lamaran
38
segera menikahinya
39
melamarnya
40
melamar
41
pernikahan sederhana
42
persiapan pernikahan
43
tidur bersama
44
Draft
45
Tapi Bagas
46
ketakutan Bagas
47
rencana Briana
48
pernikahan
49
Malam pertama
50
Menggigit
51
hari pertama bekerja
52
pernikahan aldi dan maya
53
pesta pernikahan
54
tidur bersama
55
mengakui nya
56
menerima nya
57
cemburu
58
ternyata
59
Positif
60
wanita yang hebat
61
petuah sang kakek
62
Gempar
63
Nyata
64
kedatangan Briana
65
kemarahan Bagas
66
kedatangan sang kakek
67
Nyonya dirgantara
68
Diterima dengan baik
69
Makan malam termewah
70
Kecemburuan Vero
71
Barry....
72
Barry kecil
73
mencaritau
74
tidur bersama
75
Ayah barry
76
rencana rafael
77
dijebak
78
-
79
di mobil
80
melamar
81
menetapkan
82
kekeluargaan
83
bercinta lagi
84
sebenar nya
85
saran bibik
86
akhirnya
87
Percintaan panas
88
pernikahan
89
Pengganggu
90
cemburu
91
kedatangan kesayangan
92
karena papa
93
pengganggu 2
94
pengganggu 3
95
milik mu
96
kemarahan barry
97
akhirnya
98
My step brother
99
Novel baru
100
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!