Bertemu

❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

Bagas tidak memperdulikan ucapan Maya,dia melenggang masuk kedalam pintu besi yang terbuka. Dia semakin penasaran dengan sosok Utari,wanita yang baru pertama kali dia lihat disana. Wanita yang bisa menarik perhatian nya begitu saja,dia yang sudah tidak ingin berurusan dengan wanita mana pun kini mulai tertarik dengan sosok Utari.

"Pak....ini berkas yang anda minta" ucap asisten Bagas yang sudah berdiri didepan pintu ruangan nya sedari tadi.

"Terima kasih Ga...." ucap Bagas dengan santai,dia masuk kedalam ruangan yang dia dekorasi sendiri.

Ini pertama kali nya Bagas masuk kedalam ruangan miliknya itu,dia melihat sekeliling nya terlebih dahulu kemudian dia duduk di kursi kebesaran nya dan menatap berkas yang diberikan oleh Saga sang asisten.

Bagas lebih tertarik dengan berkas ditangannya,berkas mengenai data diri Utari sudah dia baca dengan seksama. Kehidupan sebatang kara di dunia ini membuat Utari mandiri dan tidak selalu berharap pada orang lain,membuat nya semakin ingin mengenal lebih dekat dengan wanita itu.

Senyuman dibibir Bagas tertarik,dia melihat foto Utari yang tersampir dibagian atas data pribadi nya . Dia melihat wajah cantik alami dari Utari,berbeda dengan tiga wanita yang pernah hadir dihidup nya. Mereka merupakan modal dan berasal dari keluarga terpandang,selalu memakai riasan bahkan tidur sekali pun.

Tiga tahun Bagas bersama mereka dan dia sangat tau bagaimana sikap dan perilaku istri nya itu,apalagi mereka yang hobi berbelanja dan memakai pakaian bermerek. Memakai riasan sudah tidak bisa lagi dielakan, sehingga wajah asli mereka sama sekali tidak pernah dia lihat dengan jelas.

Sementara di dapur perusahaan,Utari sedang mengerjakan beberapa berkas yang sudah hampir selesai. Laporan keuangan dan perusahaan yang sedang dikerjakan nya dengan serius hingga suara Maya menggelegar disana,Utari terkejut dan menatap ke arah Maya dengan tatapan bingung nya .

"Tari....Maaf kan aku,kau dipanggil oleh Pak Bagas. Beliau sudah mengetahui mengenai kau yang membantu ku mengerjakan tugas-tugas ku,maafkan aku tari. Tapi aku sudah meminta pak Bagas untuk tidak memecat mu,biar aku saja yang dipecat " teriak Maya,dia merasa bersalah pada Utari.

"Pak Bagas? Siapa ?" tanya Utari,dia hanya seorang cleaning service dan tidak begitu tau siapa saja petinggi di perusahaan itu .

"Beliau pemilik perusahaan ini,aku akan yakinkan pak Bagas kalau semua nya aku yang minta jadi kamu ngak usah takut dan semoga saja pak Bagas ngak mecat kita ya " jelas Maya dengan cepat,dia masih merasa takut.

"Tapi....Jika pak Bagas mecat kita,aku akan berusaha mencari pekerjaan lain untuk mu juga. Sekali lagi maafkan aku ya tar" ucap Maya dengan pelan.

"Ngak apa-apa,mungkin memang sudah takdir nya saya ngak dapat rejeki disini mbak" ucap Utari.

Awal nya Utari terkejut mendengar ucapan Maya,siapa yang memberitahukan mengenai dirinya pada pemilik perusahaan ini. Padahal selama ini tidak ada yang pernah melaporkan apa pun, karena mereka juga butuh bantuan dari nya .

"Aku temui pak Bagas dulu,nanti kita bicara lagi ya mbak. Aku ngak apa-apa kok kalau harus di pindahkan atau dipecat,jangan khawatir ya" ucap Utari lagi,dia malah merasa kasihan pada Maya yang harus membayar kontrakan dan mengurus ibu juga anak nya .

Utari dan Maya berjalan beriringan ,Maya kembali ke ruangan nya sedangkan Utari menuju ruangan khusus untuk pemilik perusahaan. Dia tau kalau selama ini ruangan itu di buat untuk pemilik perusahaan ,karena dia juga selalu membersihkan ruangan itu dengan rutin.

Tok....tok....tok....

Tidak ada jawaban dari dalam membuat Utari membuka pintu nya sedikit dan mengintip ke arah dalam,dia tidak melihat siapa pun disana. Ruangan itu kosong hingga akhirnya dia merasakan seseorang dibelakang nya sedang menghimpit nya dan melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan saat ini,mengintip dari atas nya .

Bagian belakang milik Utari menempel dengan erat di depan bagian inti milik pria di belakang nya,karena terkejut dan tidak bisa mundur lagi atau berbalik sehingga Utari hanya bisa membuka pintu ruangan itu dengan lebar dan berbalik.

"Ah.....Apa yang anda lakukan ?" bentak Utari dengan jantung yang berdebar tak karuan karena memang baru kali ini dia bersentuhan dengan pria ,apalagi pantat nya dengan bagian inti pria itu yang sudah terasa tegang saat menempel pada nya tadi.

"Harus nya aku yang tanya,kau sedang apa didepan ruangan ku ? Kenapa mengintip seperti itu? Ngak sopan" tanya pria yang sudah berjalan masuk kedalam ruangan itu dengan menenteng sebuah plastik yang entah berisi apa .

Utari terkejut,dia menatap pria yang kini sudah duduk di kursi kebesaran dibalik meja. Dia yakin kalau pria itu merupakan pria yang bernama Bagas karena pria itu yang mengakui nya sendiri,Utari pun menundukan kepala nya karena menunggu perintah dari Bagas.

Bagas terlihat sedang mengeluarkan kotak plastik dan meletakkannya di atas meja,dia membuka kotak kecil yang entah diisi apa dalam nya . Utari dengan perlahan mulai melirik ke arah kotak itu,dia penasaran karena Bagas membawa nya sendiri .

Mata nya membulat sempurna,Utari melihat dua buah kotak yang di keluarkan dari dalam bungkusan plastik itu. Ternyata dua buah salad buah yang terlihat menggoda mata nya,Utari terkejut dan merasakan saliva nya yang sudah mulai menetes melihat isi dalam kotak itu.

"Kau duduk lah,sini. Temani aku makan " ucap Bagas membuat Utari terkejut,dia sangat mau sekali menemani makan pria didepan nya ini karena dia tau kalau salad buah yang di beli oleh Bagas merupakan makanan kesukaan nya .

Bagas memang menyukai salad buah itu juga,saat pertama kali dia mengunjungi perusahaan ini saat proyek pertama kali akan dibangun disini. Saat itu ,Bagas duduk dan makan disana makanya dia tau kalau salad buah disana juga enak.

"kenapa masih berdiri saja? Ayo kesini,temani aku makan" ucap Bagas dengan tatapan yang kini sudah terarah pada Utari .

Tadi nya Bagas tidak ingin melihat wajah Utari karena junior miliknya yang langsung bergesekan pada pantat Utari,membuat nya seketika berdiri. Bagas ingin menenangkan junior nya lebih dulu sebelum dia menatap ke arah Utari,entah kenapa junior nya bisa bereaksi lebih cepat saat bersama dengan Utari karena biasanya dia akan bereaksi jika para mantan istri nya memanjakan nya lebih dulu melalui mulut mereka sampai junior nya berdiri dengan tegak.

bersambung

Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘

Terpopuler

Comments

Hary

Hary

mantab's bokong Utari sang cs

2025-03-26

2

who i am ?

who i am ?

OMG disini Saga jadi asisten donkk🙃

2024-07-23

1

ingin menjadi bintang✨

ingin menjadi bintang✨

mencari kesempatan dalam ke sempitan pak bagas ini🗿

2024-06-06

0

lihat semua
Episodes
1 Kutukan
2 Gagal
3 Penasaran
4 Utari
5 Aldi
6 Bertemu
7 Ciuman pertama
8 Ancaman Bagas
9 Awal mula
10 Terbayang
11 Terpesona
12 Sekretaris Saya
13 Saran Aldi
14 ketakutan Bagas
15 Ruangan pribadi
16 Permintaan Bagas
17 Memikirkan nya
18 Status Maya
19 Interogasi
20 Interogasi 2
21 Pemeriksaan
22 Positif
23 Perjodohan
24 permintaan pernikahan
25 bertemu farid
26 gugurkan anak itu
27 keinginan papa Aldi
28 menikah dengan ku
29 cemburu
30 maaf
31 bagaimana?
32 perjanjian
33 Bagas cemburu
34 Suami
35 Takut
36 pilihan Bagas
37 lamaran
38 segera menikahinya
39 melamarnya
40 melamar
41 pernikahan sederhana
42 persiapan pernikahan
43 tidur bersama
44 Draft
45 Tapi Bagas
46 ketakutan Bagas
47 rencana Briana
48 pernikahan
49 Malam pertama
50 Menggigit
51 hari pertama bekerja
52 pernikahan aldi dan maya
53 pesta pernikahan
54 tidur bersama
55 mengakui nya
56 menerima nya
57 cemburu
58 ternyata
59 Positif
60 wanita yang hebat
61 petuah sang kakek
62 Gempar
63 Nyata
64 kedatangan Briana
65 kemarahan Bagas
66 kedatangan sang kakek
67 Nyonya dirgantara
68 Diterima dengan baik
69 Makan malam termewah
70 Kecemburuan Vero
71 Barry....
72 Barry kecil
73 mencaritau
74 tidur bersama
75 Ayah barry
76 rencana rafael
77 dijebak
78 -
79 di mobil
80 melamar
81 menetapkan
82 kekeluargaan
83 bercinta lagi
84 sebenar nya
85 saran bibik
86 akhirnya
87 Percintaan panas
88 pernikahan
89 Pengganggu
90 cemburu
91 kedatangan kesayangan
92 karena papa
93 pengganggu 2
94 pengganggu 3
95 milik mu
96 kemarahan barry
97 akhirnya
98 My step brother
99 Novel baru
100 Novel baru
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Kutukan
2
Gagal
3
Penasaran
4
Utari
5
Aldi
6
Bertemu
7
Ciuman pertama
8
Ancaman Bagas
9
Awal mula
10
Terbayang
11
Terpesona
12
Sekretaris Saya
13
Saran Aldi
14
ketakutan Bagas
15
Ruangan pribadi
16
Permintaan Bagas
17
Memikirkan nya
18
Status Maya
19
Interogasi
20
Interogasi 2
21
Pemeriksaan
22
Positif
23
Perjodohan
24
permintaan pernikahan
25
bertemu farid
26
gugurkan anak itu
27
keinginan papa Aldi
28
menikah dengan ku
29
cemburu
30
maaf
31
bagaimana?
32
perjanjian
33
Bagas cemburu
34
Suami
35
Takut
36
pilihan Bagas
37
lamaran
38
segera menikahinya
39
melamarnya
40
melamar
41
pernikahan sederhana
42
persiapan pernikahan
43
tidur bersama
44
Draft
45
Tapi Bagas
46
ketakutan Bagas
47
rencana Briana
48
pernikahan
49
Malam pertama
50
Menggigit
51
hari pertama bekerja
52
pernikahan aldi dan maya
53
pesta pernikahan
54
tidur bersama
55
mengakui nya
56
menerima nya
57
cemburu
58
ternyata
59
Positif
60
wanita yang hebat
61
petuah sang kakek
62
Gempar
63
Nyata
64
kedatangan Briana
65
kemarahan Bagas
66
kedatangan sang kakek
67
Nyonya dirgantara
68
Diterima dengan baik
69
Makan malam termewah
70
Kecemburuan Vero
71
Barry....
72
Barry kecil
73
mencaritau
74
tidur bersama
75
Ayah barry
76
rencana rafael
77
dijebak
78
-
79
di mobil
80
melamar
81
menetapkan
82
kekeluargaan
83
bercinta lagi
84
sebenar nya
85
saran bibik
86
akhirnya
87
Percintaan panas
88
pernikahan
89
Pengganggu
90
cemburu
91
kedatangan kesayangan
92
karena papa
93
pengganggu 2
94
pengganggu 3
95
milik mu
96
kemarahan barry
97
akhirnya
98
My step brother
99
Novel baru
100
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!