Ciuman pertama

☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘

Utari masih terpaku,dia terkejut mendengar ajakan dari pemilik perusahaan ini. Mata nya masih membulat sempurna menatap ke arah Bagas,membuat Bagas menahan senyumannya karena wajah Utari terlihat begitu menggemaskan . Apalagi bibir Utari yang terlihat sedikit terbuka,sehingga memancing jiwa kelakian nya.

Wanita didepan nya ini hanya memakai seragam cleaning service yang sedikit kebesaran,hanya seperti itu dan sudah bisa membangkitkan gairah dalam diri Bagas. Bagaimana kalau dia memakai pakaian yang seksi dan tipis? Mungkin Bagas tidak akan bisa membiarkan wanita didepannya ini lepas begitu saja,dia akan membuat wanita ini mendesah menikmati setiap sentuhan yang akan dia lakukan nanti nya.

Ah....Lagi-lagi Bagas memikirkan hal yang ngak masuk akal,tapi entah kenapa dia jadi ingin menikmati tubuh Utari. Dia akan berusaha mendekati wanita didepan nya ini dan memiliki nya,dia tidak ingin Utari menjadi milik pria lain.

"Eekkhm....kau tidak dengar perintah ku? Kalau begitu,kau dan Maya akan aku pecat dari sini jika kau tidak menuruti keinginan ku " ancam Bagas dengan nada ketus membuat Utari tersadar,dia menatap ke arah Bagas dan menganggukan kepala nya kemudian berjalan mendekati pria itu.

Utari sudah duduk didepan Bagas yang dipisahkan oleh sebuah meja,dia atas sana sudah terlihat jelas salad buah yang menggoda nya. Dua kotak berbeda ,satu yang berukuran besar dan satu lagi berukuran sedang.

"Nah....Kau harus habiskan segera,setelah ini kita akan bicara bagaimana cara menghukum mu karena berani mengerjakan pekerjaan lain. Berarti kau kan pintar,sehingga mereka menyuruh mu untuk melakukannya " ucap Bagas dengan tegas sambil menyodorkan kotak yang berukuran sedang didepan Utari.

Utari tersenyum dan mengangguk,dia membuka dan menyuapkan satu sendok salad buah kedalam mulut nya. Mata nya terpejam dengan cepat,rasa buah manis dan asam bercampur dimulut nya .

"Hhmmm....ssshhhhppp"

Rasa enak dimulut nya membuat Utari mendesah tanpa sadar,dia menikmati salad buah dimulut nya dengan santai. Kemudian membuka mata nya dan terkejut saat wajah Bagas sudah berada didepannya,dengan senyuman dibibir nya. Bagas meraup bibir Utari ,dia bahkan menatap mata Utari yang melotot saat dia mellumat bibir mungil milik Utari .

"Enak....Manis dan asam,hhmmmpp....Pantas saja kau memejamkan mata mu " ucap Bagas dengan senyuman dibibir nya setelah melepaskan ciuman yang cukup dalam pada Utari.

"Ap....Apa yang anda lakukan pak?" bentak Utari dengan gugup.

"Anda gila ya? Kenapa anda mencium saya ?" tanya Utari dengan nada kesal sambil mengambil tissue yang ada diatas meja,dia berusaha menghapus ciuman Bagas dari bibir nya .

Bagas tersenyum kecil dan menyuapi salad yang masih tersisa dengan tenang,sedangkan Utari sudah berdiri dan menatap tajam pada Bagas yang seenak nya mengambil ciuman pertama nya.

"Baiklah....Baiklah,saya akan kembali kan ciuman mu . Ke sini..." ucap Bagas dengan tegas sambil menahan tawa nya .

Utari mengernyitkan dahi nya dengan dalam,dia masih menatap tajam pada Bagas yang terlihat serius. Utari masih mencerna ucapan yang dikeluarkan oleh Bagas,apa bisa ciuman di kembali kan?

"Hah....Anda pikir saya bodoh ? Anda ingin mencium saya lagi,begitu ?" tanya Utari dengan nada kesal nya.

"Ha....ha....ternyata kau cukup pintar ya,eekkhmmm....baiklah ,kalau begitu silahkan duduk lagi. Habis kan salad nya" jawab Bagas dengan senyuman manis di bibir nya,dia tertawa cukup kuat membuat asisten nya yang sudah berada didepan pintu terkejut.

Saga,sang asisten sudah lama tidak mendengar suara tawa bos nya ini. Dia bekerja sudah lebih dari lima tahun,selama ini Bagas tidak pernah tertawa dengan cukup keras seperti hari ini. Walaupun bersama mantan istri nya dulu,mereka hanya terlihat biasa saja.

"Kau tidak mendengar ku? Aku ngak mau mengulang perkataan ku dua kali,ingat itu " ucap Bagas dengan tatapan datar nya,senyum dan tawa yang tadi menghiasi bibir nya. Hilang dengan kemana ,wajah itu terlihat sedikit menakutkan dan menegangkan dimata Utari.

Utari yang terlihat takut,kini kembali duduk di kursi nya. Dia mengambil sendok yang masih berada didalam salad buah dan kembali memakannya dengan waspada,dia tidak ingin Bagas mengambil kesempatan untuk menciumnya kembali.

"Bagus....Itu namanya anak pintar" ucap Bagas dengan tangan yang mengelus pucuk kepala milik Utari.

Utari terkejut tapi dia hanya bisa diam,pria didepannya ini sangat ringan tangan sekali pada nya. Dalam arti kata, Bagas selalu menyentuh nya begitu saja . Bukan hanya tangan ,tapi bibir nya juga melakukan hal yang sama. Dia yakin,jika berlama-lama di dekat nya bisa-bisa membuat pria itu menyentuh seluruh tubuh nya.

Secepat nya Utari menghabiskan salad buah yang diberikan oleh Bagas,dia menatap Bagas yang juga menatapnya sambil mengunyah buah didalam mulut nya. Bibir nya juga masih mengunyah menampilkan senyuman kecil disana,Bagas terlihat senang saat menatap Utari.

"Hhmmm.....Mulai sekarang kau akan menjadi sekretaris ku,semua nya akan disiapkan oleh Saga" jelas Bagas dengan tenang,dia masih menatap ke arah wajah Utari.

Perasaan yang nyaman dan damai karena wajah Utari terlihat lebih menarik dari apa pun,penglihatan nya semakin cantik dan indah . Begitu lah pemikiran yang ada di kepala Bagas,entah kenapa dia merasa sangat nyaman bersama wanita didepan nya ini padahal baru beberapa saat saja mereka bersama.

"Apa? Eekkhm....Anda ngak salah pak? Saya hanya lulusan SMA saja,mana mungkin bisa menjadi sekretaris anda pak " ucap Utari,dia tau kalau pria didepannya ini ingin mengambil kesempatan dalam kesempitan,pikiran nya pasti tak jauh dari ************ .

"Kenapa? Kau memang lulusan SMA tapi kau bisa mengerjakan pekerjaan seorang sekretaris,jadi aku ingin kau melayani ku dengan baik. Mengurus jadwal kerja ku dan setiap pakaian yang akan aku kenakan ,kau harus menyiapkan nya. Aku ngak mau ada kesalahan apa pun,jika ada kesalahan. Maka kau akan mendapatkan hukuman ringan dan nikmat " jelas Bagas dengan santai

Utari mengernyitkan dahi nya,dia yakin jika ada sesuatu yang membuat Bagas mengatakan hal itu. Dia tau pasti ada udang dibalik peyek,dia yakin itu apalagi ucapan hukuman dan nikmat.

"Maaf pak,tapi seperti nya saya ngak mau. Saya akan bekerja sebagai cleaning service saja" jawab Utari dengan pelan dan tersenyum.

"Kau menolak ku? Padahal aku sudah berbaik hati pada mu dengan menempatkan mu sebagai sekretaris ku,tapi jika kau tidak ingin ya terserah lah" ucap Bagas.

Bagas tersenyum kecil, dia akan mendapatkan apa yang dia ingin kan. Jadi untuk hal penolakan Utari,tidak akan membuat nya mundur.

Bersambung

Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

Terpopuler

Comments

Aidah Djafar

Aidah Djafar

modus akut c bapak wkwkwkwkwk

2023-12-25

0

putia salim

putia salim

itu asistenya bagas namanya saga...?
bukan tuan saga nya daniah kan???🤭🤣🤣🤣🤣

2023-12-08

0

Efrida

Efrida

utari yg dicium aku yg cenyum2 😂😂😂😂kiaaaaaa aku mau jg thor

2023-11-26

2

lihat semua
Episodes
1 Kutukan
2 Gagal
3 Penasaran
4 Utari
5 Aldi
6 Bertemu
7 Ciuman pertama
8 Ancaman Bagas
9 Awal mula
10 Terbayang
11 Terpesona
12 Sekretaris Saya
13 Saran Aldi
14 ketakutan Bagas
15 Ruangan pribadi
16 Permintaan Bagas
17 Memikirkan nya
18 Status Maya
19 Interogasi
20 Interogasi 2
21 Pemeriksaan
22 Positif
23 Perjodohan
24 permintaan pernikahan
25 bertemu farid
26 gugurkan anak itu
27 keinginan papa Aldi
28 menikah dengan ku
29 cemburu
30 maaf
31 bagaimana?
32 perjanjian
33 Bagas cemburu
34 Suami
35 Takut
36 pilihan Bagas
37 lamaran
38 segera menikahinya
39 melamarnya
40 melamar
41 pernikahan sederhana
42 persiapan pernikahan
43 tidur bersama
44 Draft
45 Tapi Bagas
46 ketakutan Bagas
47 rencana Briana
48 pernikahan
49 Malam pertama
50 Menggigit
51 hari pertama bekerja
52 pernikahan aldi dan maya
53 pesta pernikahan
54 tidur bersama
55 mengakui nya
56 menerima nya
57 cemburu
58 ternyata
59 Positif
60 wanita yang hebat
61 petuah sang kakek
62 Gempar
63 Nyata
64 kedatangan Briana
65 kemarahan Bagas
66 kedatangan sang kakek
67 Nyonya dirgantara
68 Diterima dengan baik
69 Makan malam termewah
70 Kecemburuan Vero
71 Barry....
72 Barry kecil
73 mencaritau
74 tidur bersama
75 Ayah barry
76 rencana rafael
77 dijebak
78 -
79 di mobil
80 melamar
81 menetapkan
82 kekeluargaan
83 bercinta lagi
84 sebenar nya
85 saran bibik
86 akhirnya
87 Percintaan panas
88 pernikahan
89 Pengganggu
90 cemburu
91 kedatangan kesayangan
92 karena papa
93 pengganggu 2
94 pengganggu 3
95 milik mu
96 kemarahan barry
97 akhirnya
98 My step brother
99 Novel baru
100 Novel baru
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Kutukan
2
Gagal
3
Penasaran
4
Utari
5
Aldi
6
Bertemu
7
Ciuman pertama
8
Ancaman Bagas
9
Awal mula
10
Terbayang
11
Terpesona
12
Sekretaris Saya
13
Saran Aldi
14
ketakutan Bagas
15
Ruangan pribadi
16
Permintaan Bagas
17
Memikirkan nya
18
Status Maya
19
Interogasi
20
Interogasi 2
21
Pemeriksaan
22
Positif
23
Perjodohan
24
permintaan pernikahan
25
bertemu farid
26
gugurkan anak itu
27
keinginan papa Aldi
28
menikah dengan ku
29
cemburu
30
maaf
31
bagaimana?
32
perjanjian
33
Bagas cemburu
34
Suami
35
Takut
36
pilihan Bagas
37
lamaran
38
segera menikahinya
39
melamarnya
40
melamar
41
pernikahan sederhana
42
persiapan pernikahan
43
tidur bersama
44
Draft
45
Tapi Bagas
46
ketakutan Bagas
47
rencana Briana
48
pernikahan
49
Malam pertama
50
Menggigit
51
hari pertama bekerja
52
pernikahan aldi dan maya
53
pesta pernikahan
54
tidur bersama
55
mengakui nya
56
menerima nya
57
cemburu
58
ternyata
59
Positif
60
wanita yang hebat
61
petuah sang kakek
62
Gempar
63
Nyata
64
kedatangan Briana
65
kemarahan Bagas
66
kedatangan sang kakek
67
Nyonya dirgantara
68
Diterima dengan baik
69
Makan malam termewah
70
Kecemburuan Vero
71
Barry....
72
Barry kecil
73
mencaritau
74
tidur bersama
75
Ayah barry
76
rencana rafael
77
dijebak
78
-
79
di mobil
80
melamar
81
menetapkan
82
kekeluargaan
83
bercinta lagi
84
sebenar nya
85
saran bibik
86
akhirnya
87
Percintaan panas
88
pernikahan
89
Pengganggu
90
cemburu
91
kedatangan kesayangan
92
karena papa
93
pengganggu 2
94
pengganggu 3
95
milik mu
96
kemarahan barry
97
akhirnya
98
My step brother
99
Novel baru
100
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!