Interogasi 2

🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳

Entah kenapa, selama dua bulan ini. Maya selalu makan menggunakan tangannya,dia tidak tau kenapa . Jika menggunakan sendok atau pun garpu,pasti dia akan merasa mual. Perut nya tidak berselera untuk makan,padahal selama ini dia tidak pernah makan menggunakan tangan secara langsung .

Kedua orang tua Aldi saling memandang,dia menatap ke arah Maya dengan tatapan berbeda. Maya tidak begitu memperhatikan nya ,dia masih menikmati makanan didepan nya menggunakan tangan nya secara langsung.

"Ekhhm....Maya,apa kamu dan Aldi pernah bercinta ?" tanya mama Aldi dengan tatapan yang intens pada Maya.

"Uuuhhuukk.....Uuuhuuk..."

Maya terbatuk, tersedak makanan karena Maya memang sedang menikmati makanan nya . Mama Aldi langsung mengambilkan air minum dan memberikan nya pada Maya,Maya mengambil minuman itu dan meneguk nya dengan cepat.

"Pelan-pelan minum nya Maya" ucap papa Aldi.

Terlihat jelas dari wajah Maya kalau yang ditanyakan oleh mama nya Aldi jelas terjadi,wajah Maya sudah memerah karena malu untuk mengakui semua yang dia lakukan dengan Aldi. Mata Maya juga tidak bisa lagi menatap ke arah kedua orang tua Aldi,dia hanya bisa menundukan kepala nya .

"Besok,bisakah kamu temani mama ke rumah sakit ?" tanya mama Aldi,dia yakin jika Maya sudah hamil tapi Maya belum menyadari nya .

"Rumah sakit?" tanya Maya ,dia terkejut dengan panggilan yang dikatakan oleh mama nya Aldi.

"Mama?" batin Maya seolah tak percaya.

"Nanti papa minta ijin pada Aldi,kamu ngak perlu takut " ucap papa Aldi.

"Papa?" batin Maya lagi,seolah dia salah mendengar ucapan kedua orang tua didepan nya ini.

"Kalau begitu,sebaiknya kamu makan lagi. Kemudian kembali lah bekerja,tapi mama harap kamu jangan terlalu capek ya sayang. Mama ngak mau nanti kamu sakit dan kenapa-napa" ucap mama Aldi dengan nada khawatir.

"Hhmmm....Nanti papa bilang sama Aldi, agar tidak memberikan pekerjaan yang terlalu berat untuk mu " ucap papa Aldi membuat Maya merasa bingung dengan sikap kedua orang tua Aldi yang begitu perhatian pada nya saat ini.

Kedua orang tua Aldi tersenyum menatap ke arah Maya, membuat Maya merasa tidak enak hati. Dia makan dengan cepat,entah kenapa selama dua bulan ini nafsu makan nya semakin besar. Bahkan dia sering minta lebih dulu dalam bercinta dengan Aldi,untung nya Aldi selalu mau dengan nya .

Sementara didalam ruangan,Aldi merasa risih berdekatan dengan Dessy. Aroma parfum Dessy membuat perut Aldi mual,dia menutup mulut dan hidung nya bersamaan agar aroma parfum milik Dessy tidak tercium lagi.

Dessy menatap ke arah Aldi dengan tatapan bingung,parfum nya merupakan parfum termahal. Dia membeli nya di paris saat dia jalan-jalan kesana,hingga saat ini jika parfum nya habis maka dia akan meminta toko nya untuk mengirimkan aroma yang sama yang dia sukai langsung dari paris.

"Apa ada yang salah Al?" tanya Dessy yang masih menatap tak percaya pada Aldi,Aldi sudah terlihat pucat.

"Bisakah kau sedikit jauh dari ku? Aku tidak suka dengan wangi parfum mu " ucap Aldi dengan tatapan kesal nya .

"Ada apa? Apa kau tidak menyukai aroma ini? Aku bisa ganti dengan aroma yang lain nya, kau bisa pulihkan untuk ku " jelas Dessy sambil tersenyum,dia tidak ingin kehilangan kesempatan makanya dia kembali mendekatkan tubuh nya hingga tubuh mereka merapat bahkan Dessy berniat untuk duduk dipangkuan Aldi.

Aldi kembali menahan nafas nya,dia benar-benar merasa pusing dan perut nya mual. Rasa mual di perut nya semakin menjadi,saat tubuh Dessy sudah duduk di atas pangkuan nya .

Aldi yang terkejut mendapati Dessy duduk dipangkuan nya, perut nya semakin terasa seperti di aduk-aduk hingga akhirnya dia berdiri dan membuat tubuh Dessy terjatuh dari pangkuan nya cukup kuat.

Aldi berlari ke kamar mandi,dia ingin mengeluarkan semua yang ada didalam perut nya. Kepala nya benar-benar terasa sangat pusing,dia sudah tidak tahan lagi. Pandangan nya sudah berputar-putar,hingga akhirnya dia memilih untuk memejamkan mata nya sebentar disana.

Aldi sudah duduk dilantai kamar mandi,tubuh nya benar-benar terasa lemas dan lelah. Mungkin karena percintaan mereka pagi tadi sebelum berangkat ke kantor,begitu lah yang dipikirkan oleh Aldi saat ini.

"Awww....Al,sakit ih. Kamu kok gitu sih?" bentak Dessy,dia merasa kesal karena Aldi menjatuhkan tubuh nya dari pangkuan nya begitu saja.

Aldi belum bisa menenangkan kepala nya yang terasa pusing,dia tidak ingin dekat dengan Dessy. Nafsu makan nya pun sudah hilang,karena rasa mual yang tiba-tiba melanda nya .

Tak lama makanan pesanan Dessy dan Aldi datang,mereka memang sengaja memesan makanan agar bisa makan di ruangan Aldi saja. Karena dessy yakin jika Aldi akan bercinta dengan nya dulu baru setelah itu mereka makan bersama, dia sudah membayangkan yang iya-iya tapi dia malah mendapatkan hal yang tidak dia ingin kan.

Dessy mengelus bokong nya,dia menatap makanan dan minuman pesanan mereka yang sudah disusun di atas meja. Dia masih kesal ,hingga tak lama pintu ruangan Aldi terbuka.

Terlihat kedua orang tua Aldi sudah berjalan masuk kedalam ruangan itu,mereka bersama dengan Maya disana. Mata mereka mencari keberadaan Aldi,tapi tidak menemukan apa pun. Hanya ada dessy dan makanan yang ada di meja,Maya sudah mengambil manisan mangga dan salak yang selalu dia bawa didalam tas nya.

Dua bulan ini Maya selalu ingin menghisap permen atau buah yang sedikit asam,dia tidak tau kenapa bisa terjadi seperti ini pada nya. Dia tidak menyadari kalau dia hamil,karena saat hamil anak nya yang pertama tidak pernah dia merasakan seperti itu.

Saat hamil pertama kali,Maya merasakan mual seperti ibu hamil pada umum nya . Makanan tidak pernah bisa masuk kedalam mulut nya,dia selalu merasakan mual dan muntah setiap kali melihat makanan didepan nya . Tapi saat ini sangat lah berbeda,semua makanan dia makan . Tidak pernah pilih-pilih makanan ,tapi dia selalu makan menggunakan tangan nya karena dia merasa nikmat.

"Eh....Dessy,kenapa duduk dilantai ?" tanya mama Aldi yang terkejut melihat Dessy sudah duduk dilantai.

"Eh....Tante,ini....Dessy jatuh karena Aldi hhmm... Seperti nya Aldi sakit ,dia muntah-muntah dikamar mandi " jawab Dessy,ngak mungkin dia bilang kalau dia sedang duduk dipangkuan Aldi dan merayu nya .

Kedua orang tua Aldi kembali saling bertatapan,mereka tau apa yang sudah terjadi pada Aldi. Kemudian mereka tersenyum ,mama Aldi berjalan menuju kamar mandi melihat Aldi.

Bersambung

Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

Terpopuler

Comments

AldoArt85

AldoArt85

Koq bisa dua2nya affected 🤔😦 ?

2024-05-29

0

Aidah Djafar

Aidah Djafar

aldi ngidam ,🤭😀😀

2023-12-26

0

Nami chan

Nami chan

jabang bayinya pinter /Facepalm/

2023-12-01

0

lihat semua
Episodes
1 Kutukan
2 Gagal
3 Penasaran
4 Utari
5 Aldi
6 Bertemu
7 Ciuman pertama
8 Ancaman Bagas
9 Awal mula
10 Terbayang
11 Terpesona
12 Sekretaris Saya
13 Saran Aldi
14 ketakutan Bagas
15 Ruangan pribadi
16 Permintaan Bagas
17 Memikirkan nya
18 Status Maya
19 Interogasi
20 Interogasi 2
21 Pemeriksaan
22 Positif
23 Perjodohan
24 permintaan pernikahan
25 bertemu farid
26 gugurkan anak itu
27 keinginan papa Aldi
28 menikah dengan ku
29 cemburu
30 maaf
31 bagaimana?
32 perjanjian
33 Bagas cemburu
34 Suami
35 Takut
36 pilihan Bagas
37 lamaran
38 segera menikahinya
39 melamarnya
40 melamar
41 pernikahan sederhana
42 persiapan pernikahan
43 tidur bersama
44 Draft
45 Tapi Bagas
46 ketakutan Bagas
47 rencana Briana
48 pernikahan
49 Malam pertama
50 Menggigit
51 hari pertama bekerja
52 pernikahan aldi dan maya
53 pesta pernikahan
54 tidur bersama
55 mengakui nya
56 menerima nya
57 cemburu
58 ternyata
59 Positif
60 wanita yang hebat
61 petuah sang kakek
62 Gempar
63 Nyata
64 kedatangan Briana
65 kemarahan Bagas
66 kedatangan sang kakek
67 Nyonya dirgantara
68 Diterima dengan baik
69 Makan malam termewah
70 Kecemburuan Vero
71 Barry....
72 Barry kecil
73 mencaritau
74 tidur bersama
75 Ayah barry
76 rencana rafael
77 dijebak
78 -
79 di mobil
80 melamar
81 menetapkan
82 kekeluargaan
83 bercinta lagi
84 sebenar nya
85 saran bibik
86 akhirnya
87 Percintaan panas
88 pernikahan
89 Pengganggu
90 cemburu
91 kedatangan kesayangan
92 karena papa
93 pengganggu 2
94 pengganggu 3
95 milik mu
96 kemarahan barry
97 akhirnya
98 My step brother
99 Novel baru
100 Novel baru
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Kutukan
2
Gagal
3
Penasaran
4
Utari
5
Aldi
6
Bertemu
7
Ciuman pertama
8
Ancaman Bagas
9
Awal mula
10
Terbayang
11
Terpesona
12
Sekretaris Saya
13
Saran Aldi
14
ketakutan Bagas
15
Ruangan pribadi
16
Permintaan Bagas
17
Memikirkan nya
18
Status Maya
19
Interogasi
20
Interogasi 2
21
Pemeriksaan
22
Positif
23
Perjodohan
24
permintaan pernikahan
25
bertemu farid
26
gugurkan anak itu
27
keinginan papa Aldi
28
menikah dengan ku
29
cemburu
30
maaf
31
bagaimana?
32
perjanjian
33
Bagas cemburu
34
Suami
35
Takut
36
pilihan Bagas
37
lamaran
38
segera menikahinya
39
melamarnya
40
melamar
41
pernikahan sederhana
42
persiapan pernikahan
43
tidur bersama
44
Draft
45
Tapi Bagas
46
ketakutan Bagas
47
rencana Briana
48
pernikahan
49
Malam pertama
50
Menggigit
51
hari pertama bekerja
52
pernikahan aldi dan maya
53
pesta pernikahan
54
tidur bersama
55
mengakui nya
56
menerima nya
57
cemburu
58
ternyata
59
Positif
60
wanita yang hebat
61
petuah sang kakek
62
Gempar
63
Nyata
64
kedatangan Briana
65
kemarahan Bagas
66
kedatangan sang kakek
67
Nyonya dirgantara
68
Diterima dengan baik
69
Makan malam termewah
70
Kecemburuan Vero
71
Barry....
72
Barry kecil
73
mencaritau
74
tidur bersama
75
Ayah barry
76
rencana rafael
77
dijebak
78
-
79
di mobil
80
melamar
81
menetapkan
82
kekeluargaan
83
bercinta lagi
84
sebenar nya
85
saran bibik
86
akhirnya
87
Percintaan panas
88
pernikahan
89
Pengganggu
90
cemburu
91
kedatangan kesayangan
92
karena papa
93
pengganggu 2
94
pengganggu 3
95
milik mu
96
kemarahan barry
97
akhirnya
98
My step brother
99
Novel baru
100
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!