••PCSM-020••
Rafaell Federick
Sial! Kemana pergi nya Bianca.
Rafaell Federick
Sudah ku katakan untuk tidak pergi kemanapun.
Rafaell Federick
(Menjatuhkan es krim yang ia bawa)
Rafaell Federick
Sepertinya aku salah karena sudah membawanya datang kemari.
Rafaell Federick
(Menghubungi seseorang)
Rafaell Federick
📞:^ Bisakah kau membantuku?
Rafaell Federick
📞:^ Ayolah ini benar-benar penting, sekali ini saja. Aku kehilangan seorang gadis.
"📞:^Hahaha seorang Rafaell kehilangan wanitanya? Apa kau sedang bercanda denganku?!"
Rafaell Federick
📞:^ Bianca! Aku meninggalkannya di club sebentar tapi dia malah menghilang. (Mengusap rahangnya)
"📞:^ What?! Apa kau bilang? Bianca?!"
Rafaell Federick
📞:^ Apa aku harus mengulangi lagi kalimatku, hah?! Bianca hil--
Pria yang ada di sebrang sana langsung mematikan sambungan teleponnya secara sepihak.
Rafaell Federick
Ck! Apa²an dia. Berani sekali mengabaikan ku seperti ini.
Seorang wanita memanggil Rafaell, sontak membuat pria itu menghentikan langkahnya.
Rafaell Federick
(Menoleh ke belakang)
Someone
(Memeluk erat) Dasar tuli, aku memanggilmu sejak tadi bodoh!
Rafaell Federick
(Menganga gak percaya) K-kau? Apa yang kau lakukan di sini?!
Someone
(Tersenyum menyeringai) Tentu saja mencari pangeran hatiku, apalagi!
Rafaell Federick
(Menghela nafas kasar)
Rafaell Federick
Satu masalah belum selesai sekarang muncul masalah baru. (Lirihnya)
Bianca sedang berjalan menelusuri jalanan seorang diri. Sepi tanpa ada siapapun yang menemaninya.
Tentu saja, ini akibat ulahnya sendiri karena berani kabur dan meninggalkan Club tanpa Rafaell.
Bianca Hasley
Dasar menyebalkan. Dia bahkan tidak menungguku sama sekali.
Bianca Hasley
Dia juga mengabaikan ku dan memilih wanita cantik itu. (Menunduk lemas)
Bianca Hasley
(Melihat kedua dadanya) Kempes!
Bianca Hasley
Pantas saja Zean memlilih wanita dengan pydra besar itu.
Bianca Hasley
(Menghela nafas) Apa aku juga harus membesarkannya. Milikku saja sudah ukuran 36b.
Bianca Hasley
Apa kurang?!
Bianca Hasley
Arghh! (Mengusap wajahnya frustasi)
Tanpa sadar Bianca meraba punggung belakangnya karena sedikit gatal.
Benda dengan ukuran kecil seperti sebuah chip berbentuk bulat terjatuh di sana.
Bianca Hasley
Itu apa? (Mengambilnya)
Bianca Hasley
Atau jangan² ini tali pengikat braa ku yang terlepas? (Bingung)
Bianca Hasley
Sebaiknya aku membawanya pulang dan menyuruh Aluna untuk memasangnya lagi.
Bianca Hasley
(Cemberut) Mau sampai jam berapa di mansion Zean, aku juga tidak membawa ponselku.
Bianca Hasley
Bodoh! Kau memang bodoh Bianca! (Terus memukul kepalanya sendiri)
Zeandra Federick
Berhenti melakukan itu, atau kepalamu bisa sakit.❄ (Menarik tangan Bianca)
Bianca Hasley
(Mendongak) Zean, kau datang?
Zeandra Federick
Kita pulang sekarang!❄ (Menarik tangan Bianca)
Bianca Hasley
(Mengingat Zean bersama wanita)
Bianca Hasley
(Meremas gaunnya)
Zeandra Federick
Ada apalagi?! Kau marah padaku?!❄
Zeandra Federick
(Melihat sesuatu yang ada di genggaman Bianca)
Zeandra Federick
Dari mana kau mendapatkan ini, hum?!❄ (Tatapan tajam)
Bianca Hasley
(Menggeleng) Itu sepertinya tali braa ku yang terlepas.
Zeandra Federick
A-apa? Tali braa?!❄
Zeandra Federick
(Menahan tawanya)
Ya, untuk pertama kalinya Zean benar-benar percaya kalau Bianca ini memang bodoh dan polos. Saking polosnya dia ingin sekali memakannya karena kesal.
Bianca Hasley
Memangnya ada yang lucu.
Bianca Hasley
Kalau Kakak mau pulang, ya pulang saja sana. Aku mau tetap di sini! (Mengacuhkan Zean)
Zeandra Federick
Jangan membuatku marah Bianca! Kau tahu, aku sudah sampai mansion dan kembali hanya untuk menjemputmu!❄
Zeandra Federick
Semua karena ulah bocah sialan itu. Dan sekarang, kau malah marah padaku?!❄
Zeandra Federick
Bukankah seharusnya aku yang marah karena kau sudah berani datang ke club malam tanpa ijin dariku!❄
Zeandra Federick
Aku sudah menurunkan egoku untukmph--
Bianca Hasley
(Membungkam bibir Zean dengan bibirnya)
Zeandra Federick
😳 (Mata membola)
Ciuman tersebut terlepas begitu saja. Karena memang Bianca tidak pandai dalam hal itu.
Bianca Hasley
Lalu apa bedanya aku dan Kakak?!
Bianca Hasley
Kakak bahkan pergi bersama wanita cantik dengan buah melon yang menggantung di dadanya. (Nada kesal)
Zeandra Federick
Buah melon? Astaga apa lagi ini!❄ (Mengusap rahangnya)
Zeandra Federick
Kenapa kau membuatku semakin pusing!❄
Mike (Asisten Pribadi)
Pufth! (Yang sejak tadi memperhatikan)
Mike (Asisten Pribadi)
Jelas-jelas nona cemburu kenapa tuan tidak peka sama sekali.
_________________________
Comments
Afria Susanti
cemburu pakai banget
2023-06-07
0
Fatmawati
lnjut up thorrrr
2023-05-16
0
Nana 🌚
melon yg bikin kau nen🤣🤣🤣🤣
2023-05-16
4