••PCSM-007••
-------------***-------------
Zean dan Mike sedang berada di dalam perjalanan menuju ke markas utama.
Zeandra Federick
(Senyum² sendiri)
Mike (Asisten Pribadi)
(Melirik Zean dari kaca spion depan) Ada apa dengan Tuan, kenapa sikapnya jadi aneh begitu.
Mike (Asisten Pribadi)
(Fokus menyetir)
Mike (Asisten Pribadi)
Ya Tuan. (Jawabnya singkat)
Zeandra Federick
Apa kau tahu tongkat baseball sebesar apa?❄
Mike (Asisten Pribadi)
(Tersedak air liurnya sendiri)
Tentu saja pertanyaan Zean membuat Mike tersedak, apalagi mengingat hal memalukan yang terjadi di rumah sakit tadi.
Zeandra Federick
Aku sedang bertanya padamu Mike!❄
Mike (Asisten Pribadi)
Maaf Tuan. Saya sedang tidak fokus tadi.
Mike (Asisten Pribadi)
(Berdehem pelan)
Mike (Asisten Pribadi)
Ponsel anda masih hidup 'kan, Tuan?
Zeandra Federick
Tentu saja. Kenapa kau malah balik bertanya hah?!❄
Mike (Asisten Pribadi)
Silahkan buka ponsel anda, lalu search sebesar apa tongkat baseball.
Mike (Asisten Pribadi)
Anda akan segera tahu jawabannya. (Tersenyum tipis)
Zeandra Federick
Ck! Jadi selama ini kau juga tidak tahu?!❄ (Menatap tajam Mike)
Mike (Asisten Pribadi)
Tentu saja karena milik saya tidak sebesar itu Tuan,
Zeandra Federick
Maksudmu apa?!❄
Mike (Asisten Pribadi)
Milik saya sebesar botol kecap. (Jawabnya enteng tanpa dosa)
Satu pukulan keras mendarat di kepala Mike. Siapa lagi pelakunya kalau bukan Zean.
Zeandra Federick
Stupid man!❄
Mike (Asisten Pribadi)
(Mengusap kepalanya yang terasa panas)
Mike (Asisten Pribadi)
{Memang benar kan milikku sebesar botol kecap}
Mike (Asisten Pribadi)
(Melirik ke bawah dan terkekeh sendiri)
Benar saja, Zean melakukan apa saran Mike dan segera membuka ponselnya.
Zeandra Federick
(Mata membola sempurna)
Mike (Asisten Pribadi)
Bagaimana Tuan, apa anda sudah menemukannya?
Mike (Asisten Pribadi)
Sebesar apa ukuran nya Tuan?
Zeandra Federick
Tongkat baseball ukuran premium!❄ (Berucap sedikit malu)
Mike (Asisten Pribadi)
Pufth hahaha! (Sudah tidak lagi bisa menahan tawanya)
Mike (Asisten Pribadi)
Saya tidak menyangka nona Bianca bisa tepat saat menebaknya.
Zeandra Federick
Cari mati kau!❄
Mike (Asisten Pribadi)
(Langsung kicep)
Mereka berdua sudah hampir sampai di markas.
Namun saat melewati sebuah hutan, terdengar bunyi tembakan. Tepat mengenai salah satu ban mobil yang mereka kendarai.
Zeandra Federick
Breng-sek! Ulah siapa lagi ini!❄
Mike (Asisten Pribadi)
Sepertinya sejak tadi ada yang mengikuti kita Tuan!
Mike (Asisten Pribadi)
(Menepikan mobilnya)
Zeandra Federick
(Mengambil beberapa senjatanya) Bersiaplah Mike.❄
Mike (Asisten Pribadi)
(Mengangguk)
Mereka berdua keluar dari mobil untuk melihat siapa yang sudah berani mengibarkan bendera perang.
Mike (Asisten Pribadi)
Apa tidak sebaiknya kita minta bantuan tuan Kenzi?
Zeandra Federick
Tidak perlu! Uncle pasti sedang sibuk di markas.❄
Terdengar suara langkah kaki beberapa orang pria yang mendekat ke arah Zean dan Mike.
Jangan lupakan juga, dibelakang mereka masih ada sekitar 20 orang lagi. Berbadan besar dan juga kekar.
Mike (Asisten Pribadi)
(Glup)
Zeandra Federick
(Menggertak kan giginya) Shiit!❄
Mike (Asisten Pribadi)
Tuan yakin akan melawan mereka semua.
Zeandra Federick
Tentu saja. Apa kau meragukan kemampuanku hum?!❄
Mike (Asisten Pribadi)
Tidak sama sekali Tuan. Hanya saja saya merasa ucapan nona Bianca--
Zeandra Federick
Berhenti menyebut nama gadis menyebalkan itu Mike!❄
Satu tembakan melesat ke arah Zean dan juga Mike. Namun mereka berdua berhasil menghindar.
Someone
Cih! Sepertinya selama ini aku terlalu baik padamu Zean Federick!
Someone
Kau jadi menyepelekan aku begitu saja.
Someone
(Duduk di kursi yang disiapkan oleh anak buahnya)
Zeandra Federick
(Menoleh ke asal suara)
Mike (Asisten Pribadi)
(2in^)
Mike (Asisten Pribadi)
Mr. Em?! (Shock tak percaya)
Zeandra Federick
(Menatap bingung ke arah Mike) Mr. Em siapa maksudmu Mike?!❄
Dominic Luther
Aku akan membuatmu ingat siapa aku Zean!
Mike (Asisten Pribadi)
Tuan!!!
Bianca Hasley
Aww, panas! (Meniup tangannya yang terkena sup)
Baby Queen Federick (Mom)
Astaga sayang! Kau tidak apa² 'kan?! (Memapah Bianca)
Bianca langsung memeluk Baby dan memejamkan matanya erat. Baru saja ia bermimpi buruk tentang suaminya, Zean.
Bianca Hasley
Tidak akan terjadi sesuatu pada Kak Zean 'kan Mom?
Baby Queen Federick (Mom)
Hei, apa yang kau katakan. Tentu saja bocah nakal itu bisa menjaga dirinya sendiri.
Baby Queen Federick (Mom)
Sekarang istirahatlah. Biar Mom panggilkan El untuk mengobati luka mu, oke.
Maaf, author suka nya genre mafia🤭🕊
Lain kali bikin genre lain yang hot🕊
Comments
Mochimolala
euuhhh si chim😍
2024-03-11
3
Mochimolala
🙄🙄
2024-03-11
3
Lizkook
anjj, gue langsung pergi ke Google😭😭
2024-02-15
6