••PCSM-010••
-------------***-------------
Zean sudah berada di mansion. Ya, untuk pertama kalinya pria itu memilih pulang dan menangkan diri di mini bar miliknya. Tidak seperti sebelumnya yang sellau kabur dan melarikan diri.
Zeandra Federick
(Membuka tutup Vodka)
Zeandra Federick
(Menuangnya ke dalam gelas)
Zeandra Federick
(Meminumnya)
Zeandra Federick
Ahh! (Mengusap sudut bibirnya)
Zeandra Federick
Selena Hasley, berani sekali kau mengkhianati cinta suci ku padamu!❄
Zeandra Federick
Dan membuatku menikah dengan gadis yang tidak bersalah itu!❄
Zeandra Federick
Kau benar² licik seperti ular!❄
Zeandra Federick
(Menggenggam erat gelasnya)
Zeandra Federick
Apa salahku padamu sialan!❄
Lagi, gelas tersebut hancur di tangan Zean hanya dengan sekali genggam.
Bahkan ia tidak peduli dengan luka baru yang ada di tangannya saat ini.
Zeandra Federick
(Menjatuhkan kepala di atas meja bar)
Entah, sudah berapa botol Vodka yang sudah Zean habiskan malam ini.
Lihat saja, semua bercecer dan berantakan di lantai. Zean langsung melemparnya ke sembarang arah.
Mike (Asisten Pribadi)
(Hanya bisa menghela nafas) Lukanya bisa semakin parah kalau dia terus seperti ini.
Mike (Asisten Pribadi)
Dasar keras kepala.
Aluna (Kepala pelayan)
Apa yang terjadi pada tuan, Mike?
Aluna (Kepala pelayan)
(Tiba² muncul di belakang Mike)
Mike (Asisten Pribadi)
Sama seperti dua tahun yang lalu saat dia kehilangan Selena.
Mike (Asisten Pribadi)
Dan sekarang saat dia tahu Selena masih hidup, malah kembali frustasi seperti ini.
Aluna (Kepala pelayan)
(Merasa iba) Kasian sekali tuan. Andai saja nona Bianca bisa membuatnya berubah.
Mike (Asisten Pribadi)
(Mengingat sesuatu) Tunggu! Dimana nona Bianca sekarang?
Aluna (Kepala pelayan)
Tentu saja nona belum pulang, tapi dia bilang sedang ada dalam perjalanan bersama dengan tuan Rafaell.
Mike (Asisten Pribadi)
What?! (Menganga tak percaya)
Aluna (Kepala pelayan)
Ck! Kenapa kau begitu kaget Mike.
Aluna (Kepala pelayan)
Nona sakit, lalu tuan El sebagai dokter memeriksa bahkan mengantarnya pulang.
Aluna (Kepala pelayan)
Apa yang salah dengan itu?
Mike (Asisten Pribadi)
Pertanyaan bodoh macam apa ini Aluna.
Mike (Asisten Pribadi)
Kau tahu 'kan seperti hubungan tuan Zean dan tuan El. Mereka seperti Tom dan Jerry!
Aluna (Kepala pelayan)
Oh astaga! Bisa² nya aku melupakan itu. (Raut khawatir)
Aluna (Kepala pelayan)
Bagaimana sekarang Mike. Pasti sebentar lagi akan terjadi pertumpahan darah.
Mike (Asisten Pribadi)
(Mentoyor jidat Aluna) Bodoh!
Aluna (Kepala pelayan)
Apa yang kau lakukan, hah!
Mike (Asisten Pribadi)
(Mendekati Aluna dan berbisik) Perang darah hanya terjadi saat berada di atas ranjang.
Aluna (Kepala pelayan)
(Blushh)
Aluna (Kepala pelayan)
Dasar mes-um!
Mike (Asisten Pribadi)
(Terkekeh dan pergi)
Aluna (Kepala pelayan)
Hei kau mau kemana, tunggu aku. (Mengejar Mike)
Rafaell Federick
Mau turun atau aku akan membopong masuk ke dalam.
Rafaell Federick
Ayolah Bianca, kau bukan anak kecil lagi yang marah karena hal semacam ini.
Rafaell Federick
(Duduk menyamping)
Rafaell menarik dagu Bianca agar gadis itu mau menatap matanya saat sedang berbicara serius seperti ini.
Rafaell Federick
Apa kau marah, hum?!
Bianca Hasley
(Masih diam)
Rafaell Federick
(Menghela nafas kasar) Oke, maafkan aku.
Rafaell Federick
Ya, Zean memang sedang terluka karena sebuah peluru mengenai lengan kanannya dan--
Tanpa basa basi, satu tamparan mendarat di pipi Rafaell. Panas? Tentu saja iya. Perih malah.
Bianca Hasley
Aku kecewa padamu El. Kenapa kau tidak bicara padaku sejak tadi?
Bianca Hasley
Apa kau tahu, aku khawatir pada suamiku.
Bianca Hasley
Bagaimana kalau terjadi sesuatu padanya?! Apa kau mau bertanggung jawab?! (Amarah memuncak)
Rafaell Federick
(Tersenyum kecut)
Rafaell Federick
{Cih! Beruntung sekali dia memiliki istri seperti dirimu}
Rafaell Federick
{Sejak dulu, Zean memang selalu mendapatkan apa yang dia inginkan}
Bianca Hasley
Aku membencimu El! (Membuka pintu mobil)
Rafaell Federick
(Mengepalkan tangannya erat)
Rafaell Federick
Shiit! (Menyusul Bianca)
Rafaell mengejar Bianca yang sudah memasuki gerbang mansin milik Zeandra.
Rafaell Federick
Tunggu gadis bodoh! (Menarik tangan Bianca)
Bianca Hasley
Lepaskan aku El. (Mencoba memberontak)
Rafaell Federick
Ingat kau masih belum sembuh total. Jangan sampai kau kembali terluka dan mereka yang akan--
Kalimat El terhenti saat mendengar isak tangis dari bibir Bianca.
Bianca Hasley
Hiks... Aku takut kak Zean akan meninggalkan aku sama seperti mereka yang membuang ku.
Bianca Hasley
(Menunduk dengan air mata yang terus menetes)
Bianca Hasley
Setiap malam aku selalu bermimpi buruk. Bahkan aku selalu takut untuk memejamkan mata hiks...
Bianca Hasley
Dan aku tidak bisa--
Rafaell Federick
(Menarik Bianca ke dalam pelukannya) Shutt, diamlah. Jangan menangis lagi.
Bianca Hasley
(Masih terisak)
Rafaell Federick
Ku bilang jangan menangis, kau cengeng sekali!
Bianca Hasley
Hiks... Bagaimana aku tidak menangis.
Bianca Hasley
Kau memelukku begitu erat El, sampai aku tidak bisa bernafas hiks...
Rafaell Federick
Pufthh! (Menahan tawanya)
Rafaell Federick
Kau ini benar-benar... (Tidak melanjutkan kalimatnya)
Rafaell Federick
(Merasa ada yang memperhatikan) Kenapa seperti ada yang mengawasi ku.
Rafaell mengusap tengkuknya yang merinding dengan posisi masih memeluk Bianca.
Rafaell Federick
(Mendongak ke atas)
Zeandra Federick
(Menyentuh lehernya)
Zeandra Federick
{Sepertinya kau sudah bosan hidup bocah sialan!}
Rafaell Federick
(Menelan saliva dengan susah payah)
Bianca Hasley
Kenapa diam saja El. Ayo masuk. (Menarik lengan Rafaell)
Bianca Hasley
Siapa tahu Kakak sudah pulang, jadi kau bisa memeriksa lukanya.
Rafaell Federick
Lain kali saja. (Melihat jam nya)
Rafaell Federick
Malam ini aku sedang ada kencan dengan kekasihku. (Bohongnya)
Rafaell Federick
(Bicara dengan mata yang masih melirik Zean)
Zeandra Federick
(Tatapan setajam elang)
Bianca Hasley
Dasar playboy cap kelinci.
Rafaell Federick
Kemari lah aku ingin memberitahumu sesuatu.
Bianca Hasley
Sesuatu? (Mendekat ke arah El)
Rafaell Federick
(Mulai berbisik)
Zeandra Federick
Apa yang mereka bicarakan. Aku sama sekali tidak bisa mendengarnya!❄ (Mode kepo)
Bianca Hasley
Apa?! (Mata membola sempurna)
Rafaell Federick
Aku yakin kau bisa Kakak ipar! Aku pergi dulu.
Rafaell Federick
(Mengecup pipi Bianca sekilas)
Bianca Hasley
(Diam mematung)
Zeandra Federick
RAFAELL FEDERICK!!! Habis kau!❄
Rafaell Federick
(Langsung kabur)
Jadi ngakak kenapa si abang jadi adek, adek jadi abang🙄🕊
Comments
fransisca brahara
posesif woy
2023-05-23
6
🐰JEON ICHA 🐰
ya Allah ganteng kali ayang aku
2023-05-16
5
Janati
aduh rafael kamu jail banget sih lucu ngakak banget 🤣🤣🤣🤣😂😂😂
2023-05-12
1