••PCSM-008••
-------------***-------------
Reynand Federick (Dad)
Bantu kakak ipar mu El. Jangan keras kepala seperti ini!
Ya, sejak tadi Rey sedang berusaha membujuk Rafaell untuk membantu Bianca. Pasalnya, sama sekali tidak ada dokter yang bersedia merawatnya karena takut pada ancaman Zean.
Someone
Kenapa harus El Dad!
Someone
Panggil saja dokter dari rumah sakit lain jika semua dokter yang berada di sini menolak!
Reynand Federick (Dad)
Oh astaga! Kenapa semua pria keturunan keluarga Federick sangat keras kepala!
Reynand Federick (Dad)
(Memijat pangkal hidungnya)
Someone
Ya, karena kami keturunan Daddy!
Rafaell Federick
Lagipula El sudah membantu Bianca dan membawanya kemari.
Rafaell Federick
Sisanya Daddy urus saja.
Rafaell Federick
Karena El sedang malas bertengkar dengan Zean!
Reynand Federick (Dad)
Panggil mereka dengan sopan El! Zean kakak kandungmu dan Bianca--
Rafaell Federick
Kakak ipar ku, bukan begitu? (Potongnya)
Reynand Federick (Dad)
Kau benar-benar membuat tekanan darah Daddy naik Boy!
Rafaell Federick
Tenang saja El akan menurunkannya dengan cepat!
Rafaell Federick
(Mengambil alat suntik)
Reynand Federick (Dad)
Hei kau mau apa, hah?!
Rafaell Federick
Tentu saja menurunkan tekanan darah Daddy, apalagi?
Reynand Federick (Dad)
Jangan bercanda El. Ini tidak lucu!
Rafaell Federick
Cih! Siapa juga yang sedang bercanda. El serius Dad em duarius malah. (Terkekeh)
Reynand Federick (Dad)
Bocah edan! (Umpatnya)
Rafaell Federick
Keluarlah Dad aku sedang sibuk.
Reynand Federick (Dad)
Sibuk apa, hah?! Menggoda para pasien dengan tatapan genit mu itu?!
Reynand Federick (Dad)
Dan lihat, kau itu seorang Dokter El! Bagaimana bisa pakaianmu seperti preman pasar begitu!
Reynand Federick (Dad)
Lalu ini apa?! (Menarik kemeja Rafaell) Kau bahkan tidak mengancingkan baju mu dengan benar!
(Kira² seperti ini penampilan dokter Rafaell)
Rafaell Federick
Daddy seperti tidak pernah muda saja. (Ketusnya)
Reynand Federick (Dad)
Masa muda Daddy lebih sopan darimu bodoh!
Rafaell Federick
Aku pintar Dad. Kalau bodoh mana mungkin aku jadi dokter sekarang. (Jawabnya enteng)
Reynand Federick (Dad)
Kau ini selalu saja menjawab ucapan Daddy!
Rafaell Federick
Ya karena--
Belum selesai Rafaell bicara, telinganya terasa sakit karena ditarik oleh seseorang.
Baby Queen Federick (Mom)
Bagus ya, sejak tadi Mom tunggu kau malah asik di sini.
Rafaell Federick
Aww lepas Mom!
Baby Queen Federick (Mom)
(Menarik semakin kuat) Mom akan melepasnya kalau kau membuang anting jelek mu ini!
Baby Queen Federick (Mom)
Oh God! Ngidam apa Mom dulu bisa melahirkan anak² yang berbeda sikap seperti kalian.
Baby Queen Federick (Mom)
Yang kau lakukan ini bisa membahayakan pasien mu El.
Rafaell Federick
(Mengusap telinganya yang terasa panas) Mom dan Dad tahu 'kan kalau aku bukan bocah lagi?
Rafaell Federick
Jadi biarkan aku melakukan apa yang aku mau tanpa kalian melarang ku ini dan itu!
Rafaell Federick
(Melangkah keluar) Aku akan menemui Bianca, jangan khawatir.
Rey dan Baby hanya bisa menghela nafas kasar. Memang benar kata Rafaell, pilihan apapun yang seorang anak lakukan, orangtua tidak berhak ikut campur. Cukup mengarahkannya saja.
Zeandra Federick
Shh!❄ (Meringis menahan sakit di bagian lengan kanannya)
Mike (Asisten Pribadi)
Tuan, sebaiknya kita mundur sekarang! Saya takut terjadi sesuatu pada anda.
Zeandra Federick
Tidak akan pernah Mike! Karena aku bukan pengecut seperti dia!❄ (Menunjuk Dominic)
Dominic Luther
Kau bilang aku pengecut, lalu bagaimana denganmu yang sudah berani membawa kabur Selena. (Tersenyum kecut)
Zeandra Federick
Apa maksud ucapan mu?! Selena sudah mati, lalu kau dengan entengnya menuduhku menyembunyikannya!❄
Dominic Luther
Apa kau yakin dia sudah mati Zean? Dia itu licik seperti seekor rubah dan licin seperti belut.
Dominic Luther
Sebegitu mencintainya kah kau, sampai hatimu itu buta?
Zeandra Federick
(Mengepalkan tangannya erat) Jangan pernah menghina wanitaku!❄
Dominic Luther
Dia bukan wanita mu, tapi kekasihku Zean! Dia hamil anakku! Apa kau tahu itu hah?! (Berteriak lantang)
Zeandra Federick
(Menjatuhkan lututnya ke tanah) Itu tidak mungkin!❄ (Lirihnya)
Dominic Luther
(Mendekati Zean dan menarik rambutnya ke belakang)
Mike (Asisten Pribadi)
(Menodongkan senjatanya ke arah Dominic)
Anak buah Dominic mengacungkan senjatanya ke arah Mike dan siap menarik pelatuknya. Namun, dengan segera Dominic menyuruh mereka untuk tidak melakukan itu.
Dominic Luther
Kalau sampai aku tahu Selena ada bersamamu, lihat saja! Kerja sama kita akan berakhir dan bersiaplah untuk menunggu bendera perang dariku!
Dominic Luther
(Bicara dengan nada penuh amarah)
Dominic Luther
Kita pergi dari sini sebelum Kenzi datang!
Mereka meninggalkan Zean begitu saja. Sedangkan Mike merasa bersalah karena tidak bisa melindungi Tuan nya.
Kenzi Luther
Zean, Mike! Apa kalian baik-baik saja? (Berlari mendekat)
Zeandra Federick
(Masih diam mematung)
Mike (Asisten Pribadi)
Kami baik-baik saja. (Melirik Zean)
Mike (Asisten Pribadi)
Tapi sepertinya tidak dengan tuan Zean.
Kenzi Luther
(Mengangguk mengerti) Kita bicara nanti, bantu aku memapah Zean ke dalam mobil.
Mike (Asisten Pribadi)
Ya, tuan.
Kenzi Luther
{Yang aku takutkan akhirnya terjadi, Zean sudah mengetahui semuanya}
Kenzi Luther
{Karena Selena bukanlah wanita baik-baik Zean. Itulah alasannya, kenapa aku menjodohkan mu dengan Bianca}
Kenzi Luther
Putriku, maafkan Daddy... (Tangan terkepal erat)
Jangan lupa tinggalkan jejak🕊
Klik favorit/sub supaya tahu kapan cs ini up🕊
Banyak teka teki membagonngkan ya, ciri khas author🙈 Bikin pusing readers🕊
Kalian nggak ada niatan buat kasih rate/ bintang 5 nih🥺
Comments
cayangnya woozi🍚🍑
dan ya seperti itu ayah dan anak(suga dan taehyung) satu anak nya edan yang satu ayah khocheng
2024-03-25
1
Asiani
ap jngan"" bianca itu putriny kenzi luhter y
2024-03-11
0
its me
gantengnya selingkuh ku
2023-06-28
0