••PCSM-018••
Zean sedang sibuk meeting dengan rekan bisnisnya di dampingi oleh Mike.
Ya, sebenarnya dia paling malas jika harus bertemu di tempat seperti ini karena pasti rekan bisnisnya tersebut akan menyogoknya dengan seorang jala-ng.
Mr. Jhony
Jadi bagaimana, apa anda menerima tawaran saya tuan Zean.
Mr. Jhony
Kerjasama kita pasti akan menguntungkan kedua belah pihak.
Mr. Jhony
Kau bisa mendapatkan organnya dan aku bisa menggunakan wanita itu sebelum di eksekusi.
Zeandra Federick
(Masih fokus pada ponselnya)
Mr. Jhony
(Mulai berkeringat dingin)
Mike (Asisten Pribadi)
Tuan, kalau anda menolak katakan saja dari sekarang. Karena Jhony itu sangat licik.
Mike (Asisten Pribadi)
Dia bisa menggunakan segala cara untuk mencapai tujuannya. Meski dengan cara tidak halal sekalipun. (Bisik lirih)
Zeandra Federick
Kau pikir pekerjaan kita ini halal hah?! Jangan berlagak sok suci!❄
Mike (Asisten Pribadi)
(Jleb)
Zeandra Federick
Kita membunuh Mike, mengambil organ tubuhnya lalu kita jual di pasar gelap!❄
Mike (Asisten Pribadi)
(Mengangguk pasrah) I-iya kalau soal itu saya tahu Tuan.
Mike (Asisten Pribadi)
Tapi kita menghabisi mereka karena ada alasannya. Mereka melakukan kejahatan dan--
Zeandra Federick
Tapi tidak seharusnya kita menghakimi mereka sendiri seperti ini, Mike!❄
Mike (Asisten Pribadi)
(Menatap heran ke arah Zean)
Mike (Asisten Pribadi)
{Ada apa dengannya. Apa dia ke sambet? Sejak kapan dia punya rasa kasihan.}
Mike (Asisten Pribadi)
(Menggaruk kepalanya yang tak gatal)
Zeandra Federick
Setelah semua ini selesai aku ingin hidup seperti manusia yang lain.❄
Mike (Asisten Pribadi)
Tuan, jangan bilang kalau anda mau pensiun!
Mike (Asisten Pribadi)
Sebenarnya apa yang terjadi pada anda! Tidak biasanya anda begini.
Mike (Asisten Pribadi)
Jangan bilang kalau semua karena nona Bianca!
Zeandra Federick
(Mengabaikan ucapan Mike)
Zeandra Federick
Baiklah aku setuju tapi dengan satu syarat.❄ (Menatap tajam Jhony)
Mr. Jhony
Syarat? (Mengeryit bingung)
Zeandra Federick
(Menyeringai)
Zean membisikkan sesuatu ada Jhony.
Mr. Jhony
(Menjentikkan jarinya)
Claradine
Selamat malam semua. Saya Claradine. (Mengerlingkan mata dan tersenyum nakal)
Claradine
(Membusungkan sedikit dadanya)
Zeandra Federick
(Enggan menatap Claradine)
Zeandra Federick
Sepertinya urusan kita sudah selesai.❄ (Beranjak)
Mike (Asisten Pribadi)
(2in^)
Mr. Jhony
Tunggu tuan. Bawalah dia sebagai hadiah dari saya.
Zeandra Federick
Baiklah.❄
Zeandra Federick
(Melirik Mike)
Mike (Asisten Pribadi)
Anda yakin akan membawanya Tuan?
Zeandra Federick
Lakukan saja. Kenapa kau banyak bertanya bodoh!❄
Mike (Asisten Pribadi)
(Mengangguk) Cepat ikut denganku.
Sedangkan tidak jauh dari Zean berada, terlihat seorang pria dan wanita baru masuk ke dalam club tersebut.
Bianca Hasley
(Menutup telinganya)
Rafaell Federick
(Menggenggam tangan Bianca)
Bianca Hasley
Kenapa kau membawaku kemari El.
Bianca Hasley
Kita pulang saja ya.
Rafaell Federick
Aku ada janji bertemu dengan seseorang. (Tersenyum)
Rafaell Federick
(Mengangguk) Kau akan segera tahu nanti.
Bianca mengikuti langkah kaki Rafaell yang entah pria itu akan membawanya kemana.
Bianca Hasley
(Mata tertuju pada seseorang)
Bianca Hasley
Zean... sedang apa dia disini?
Bianca Hasley
Siapa wanita yang ada di sampingnya? (Gumam lirih)
Claradine
(Memeluk lengan Zean) Tuan, kau ingin kita melakukannya berapa ronde.
Zeandra Federick
Lepaskan, jangan menyentuhku!❄ (Menepis tangan Claradine)
Claradine
Jangan jual mahal Tuan, aku yakin kau sedang membutuhkan kehangatan, bukan. (Berbisik di telinga Zean)
Bianca Hasley
(Sengaja menabrak Claradine)
Claradine
Hei, dimana kau taruh matamu itu hah! (Menunjuk Bianca)
Rafaell Federick
Jangan membentak wanitaku!❄ (Tatapan membunuh pada Claradine)
Claradine
(Berlindung di belakang Zean)
Zeandra Federick
(Deg) Bianca...
Bianca Hasley
Maaf aku tidak sengaja.
Bianca Hasley
Silahkan lanjutkan perjalanan kalian.
Bianca Hasley
El, kita kesana. (Menunjuk ruangan vvip)
Rafaell Federick
Baiklah. Sesuai keinginanmu. (Menggenggam tangan Bianca dan pergi)
Zeandra Federick
(Menggertakkan giginya) Berani sekali dia!❄
Mike (Asisten Pribadi)
(Menahan Zean) Setelah ini, saya jamin nona pasti akan salah paham Tuan.
Mike (Asisten Pribadi)
Lagian kenapa anda membawa ulat gatal itu bersama kita.
Mike (Asisten Pribadi)
Kurang kerjaan sekali.
Zeandra Federick
Argh! Sial!❄ (Mengusap wajahnya frustasi)
Bianca Hasley
(Meneguk segelas wine)
Rafaell Federick
Berhenti kau bisa mabuk Bianca.
Rafaell Federick
(Merebut gelasnya)
Bianca Hasley
Bukankah itu bagus, aku bisa melupakannya El.
Bianca Hasley
Dia selalu menolak ku dan lebih membuka hati pada wanita lain. Menyebalkan!
Rafaell Federick
Dia hanya ingin bermain² saja karena bosan.
Bianca Hasley
Jadi dia bosan padaku? (Mata mulai berkaca-kaca)
Rafaell Federick
Kenapa kau menangis, tentu bukan karena mu. (Memeluk Bianca)
Rafaell Federick
Tunggu disini sebentar. Ingat jangan sampai kau pergi tanpa diriku.
Rafaell Federick
Aku akan segera kembali.
Bianca Hasley
Untuk apa aku menunggu pria tidak peka sepertimu Zean.
Bianca Hasley
Lebih baik aku mencari hiburan lain.
Bianca beranjak meninggalkan ruangan tersebut tanpa sepengetahuan Rafaell.
Baru satu langkah kakinya keluar, Bianca menabrak seseorang hingga membuatnya hampir terjatuh.
Bianca Hasley
Shhh! (Memegang kepalanya yang mulai pusing)
Someone
(Memapah Bianca) Kau tidak apa² nona?
_____________________________
Comments
🦋ꪖꪗꪖ𝕫 •*ᥫ᭡
Suami aja yang nyata dulu
2023-05-15
3
zeze
ku bunuh thor 🔪🔪😒 , lanjutkan 😇
2023-05-15
2
Nana 🌚
ku tendang kau thor
2023-05-15
0