Perselisihan

Dalam melakukan petualangan solonya, Rianoir juga sangat disiplin dan terorganisir. Ia selalu mempersiapkan diri dengan baik sebelum memasuki Dungeon dan memiliki rencana yang matang untuk menghadapi setiap situasi yang mungkin terjadi.

Saat Rianoir memutuskan untuk menyelesaikan sebuah Dungeon berlevel S, ia menyadari bahwa ini adalah sebuah tantangan yang sangat besar. Rianoir tahu bahwa Dungeon berlevel S sangatlah sulit dan berbahaya, dan bahwa ia akan membutuhkan semua keahlian dan pengalamannya untuk berhasil menyelesaikannya.

Namun, ketika Rianoir pergi ke Dungeon tersebut, ia tidak menyadari bahwa anggota timnya disergap oleh Guild Naga Merah. Mereka sekarang berada dalam bahaya dan terperangkap di dalam sebuah perangkap.

Guild Naga Merah adalah salah satu Guild terkuat dan paling terkenal. Mereka terkenal karena keahlian mereka dalam melawan Dungeon dan memiliki banyak anggota yang terampil dan berpengalaman. Namun, Guild Naga Merah juga dikenal karena kekejamannya terhadap siapa saja yang mengganggu bisnis mereka. Mereka seringkali menggunakan kekerasan dan intimidasi untuk mencapai tujuan mereka.

Situasi ini sangatlah sulit bagi Rianoir dan timnya. Mereka sekarang terperangkap di dalam perangkap dan tidak memiliki cara untuk melawan Guild Naga Merah. Mereka juga tidak memiliki jalan keluar dari perangkap tersebut.

Anggota Naga Merah 1, yang bernama Syah Karma."Hai, hai. Jadi kamu akhirnya datang juga, Rianoir." Dia menyambut kedatangan Rianoir dengan senyuman meremehkan.

"Apa maksudmu? Ada apa ini?" tanya Rian penuh kewaspadaan.

Anggota Naga Merah 2, yang bernama Kamil Pasha berkata dengan ketus. "Oh, jangan pura-pura bodoh, Rianoir. Kami tahu bahwa kamu ingin menyelesaikan Dungeon ini. Sayangnya, kamu terlambat."

Rianoir mengerutkan keningnya mendengar perkataan Kamil Pasha. "Apa yang kalian lakukan pada anggota timku, yang merupakan anggota militer? Mengapa mereka kalian hadang?" tanya Rian minta penjelasan.

"Oh, mereka masih ada di dalam perangkap. Tapi jangan khawatir, mereka baik-baik saja. Kami hanya ingin berbicara denganmu." Syah Karma tersenyum penuh arti.

Rianoir mengerutkan keningnya heran. "Apa yang kalian inginkan dariku?" tanyanya.

"Kami ingin memperingatkan mu. Jangan pernah mencoba untuk mengganggu bisnis kami lagi. Kami akan membuat hidupmu menjadi sangat sulit jika kamu terus mengganggu kami. Ingat itu!" Kamil Pasha menggertak Rianoir.

Mendengar ancaman Kamil Pasha, Rian yang tidak tahu apa-apa tentunya mengajukan pertanyaan agar lebih paham.

"Apa yang kalian bicarakan? Saya tidak pernah mencoba mengganggu bisnis kalian."

"Cuihhh! Jangan berpura-pura, Rianoir. Kami tahu bahwa kamu ingin mengambil alih bisnis ini. Tapi, kami tidak akan membiarkan itu terjadi. Kamu seharusnya tahu bahwa kami memiliki kekuatan yang sangat besar dan tidak mudah untuk dikalahkan." Syah Karma berkata demikian dengan sombongnya.

"Saya tidak pernah berpikir untuk mengambil alih bisnis kalian. Saya hanya ingin menyelesaikan misi saya dan keluar dari Dungeon ini dengan selamat bersama anggota tim militer gabungan ku." Rian memberikan penjelasan sesuai dengan apa yang dia lakukan.

"Hmm, baiklah. Kami akan membiarkanmu pergi jika kamu berjanji untuk tidak pernah mengganggu bisnis kami lagi. Namun, jika kamu melanggar janji itu, kamu akan tahu akibatnya dan pastinya menyesalinya juga!"

"Saya tidak memiliki niat untuk mengganggu bisnis kalian. Saya hanya ingin menyelesaikan misi saya dan keluar dari Dungeon ini dengan selamat bersama anggota timku. Tolong biarkan kami keluar dari sini."

"Baiklah, kami akan membiarkanmu pergi. Tapi, jangan berpikir bahwa kamu bisa melupakan peringatan ini. Kami akan mengawasi langkah-langkahmu."

Syah Karma dan Kamil Pasha, sama-sama mengancam Rianoir dengan cara tidak seharusnya.

Rianoir dan anggota militer yang menjadi tim Rianoir berhasil dibebaskan dari perangkap dan berhasil menyelesaikan Dungeon berlevel S tersebut. Meskipun ada ancaman dari Guild Naga Merah, Rianoir tidak pernah menyerah dan tetap bertekad untuk menyelesaikan misinya dengan sukses.

Setelah berhasil menyelesaikan Dungeon berlevel S dan melepaskan diri dari perangkap Guild Naga Merah, Rianoir dan anggota timnya kembali ke Guild mereka dengan rasa lega dan kemenangan yang besar. Namun, kegembiraan mereka tidak berlangsung lama saat mereka memasuki Guild dan menemukan manajer Guild Naga Merah bersama dengan anggota timnya yang telah diikat.

Manajer Guild Naga Merah tersebut kemudian mengajak Rianoir untuk bergabung dengan Guild Naga Merah dan memandang para anggota timnya sebagai sampah yang tidak berguna. Rianoir merasa marah dan tersinggung oleh perkataan manajer tersebut dan menolak tawaran tersebut dengan tegas.

Namun, Rianoir tidak menyerah begitu saja. Ia berusaha untuk mencari cara untuk membantu anggota timnya dan mengalahkan Guild Naga Merah. Ia menggunakan kemampuan intelektual dan strategi yang cerdas untuk menemukan kelemahan Guild Naga Merah dan mencari cara untuk mengalahkannya.

Dalam upaya untuk membantu timnya, Rianoir juga melakukan banyak riset tentang Guild Naga Merah. Ia mencari tahu tentang kebiasaan, kekuatan dan kelemahan mereka. Ia juga mencari bantuan dari teman-temannya dan anggota lain dari Guild mereka.

Setelah beberapa waktu, Rianoir akhirnya menemukan cara untuk membantu timnya dan mengalahkan Guild Naga Merah. Ia mengambil risiko dan melakukan aksi heroik untuk membebaskan anggota timnya dari perangkap dan mengalahkan Guild Naga Merah.

Meskipun situasi ini sangatlah sulit dan berbahaya, Rianoir tidak pernah menyerah.

Namun, situasi semakin memburuk ketika manajer Guild Naga Merah tersebut berhasil melarikan diri dan melapor pada Guild master. Hal ini membuat Rianoir dan anggota timnya menjadi terancam dan rentan akan serangan dari Guild Naga Merah. Hal yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun.

Namun, Rianoir dan anggota timnya tidak akan menyerah begitu saja. Mereka menyadari bahwa mereka harus siap menghadapi serangan dari Guild Naga Merah dan harus bekerja sama untuk melindungi diri mereka. Rianoir juga merasa marah dan kesal atas perlakuan Guild Naga Merah yang merugikan anggota timnya, sehingga dia bertekad untuk membalas dendam dengan cara yang pantas.

Sementara itu, Guild master mulai mempertimbangkan tindakan yang harus diambil terkait insiden tersebut. Dia menyadari bahwa konflik dengan Guild Naga Merah tidak akan mudah diselesaikan dan harus dihadapi dengan hati-hati. Guild master juga meminta Rianoir dan anggota timnya untuk memberikan laporan terperinci mengenai insiden tersebut dan mempersiapkan rencana untuk menghadapi kemungkinan serangan dari Guild Naga Merah.

Situasi semakin tegang dan membutuhkan tindakan yang tepat dari Rianoir dan anggota timnya untuk melindungi diri mereka dan menyelesaikan konflik dengan Guild Naga Merah. Mereka harus bekerja sama dan mengambil keputusan yang bijak untuk mengatasi situasi ini dan menjaga keamanan Guild mereka.

Setelah Rianoir dan timnya melaporkan insiden tersebut pada sang jendral, mereka menyadari bahwa mereka menghadapi tantangan yang lebih besar dari yang mereka kira. Guild Naga Merah ternyata adalah Guild terkuat di Indonesia dan memiliki pengaruh yang sangat besar sebagai Hunter.

Sang jendral, yang juga merupakan penggemar mereka mengakui bahwa Rianoir adalah salah satu pemain terbaik dan memutuskan untuk membantunya dalam mempertahankan Guild mereka dari serangan Guild Naga Merah. Namun, dia memberi tahu Rianoir dan timnya bahwa mereka harus bersiap-siap menghadapi konsekuensi yang lebih besar jika mereka melawan Guild Naga Merah.

Beberapa hari kemudian, Rianoir dan timnya mendapat serangan dari anggota Guild Naga Merah saat mereka sedang berada di sebuah kafe untuk merencanakan strategi. Mereka berhasil melarikan diri, tetapi situasinya semakin buruk setiap harinya.

Guild Naga Merah mengintensifkan serangannya dan mulai merusak peralatan dan kendaraan milik Rianoir dan timnya. Mereka juga mulai mengancam nyawa mereka dan keluarga mereka.

Sang jendral mencoba untuk meminta bantuan dari pihak berwenang, tetapi ia dihadapkan pada kenyataan bahwa hukum belum memiliki dasar yang cukup kuat untuk menangani konflik di dunia game.

Rianoir dan timnya merasa terjebak dalam situasi yang tidak dapat mereka kendalikan. Mereka merasa frustasi dan takut karena mereka tidak tahu apa yang akan terjadi pada mereka selanjutnya.

Namun, Rianoir dan timnya tetap berusaha untuk melawan dengan sekuat tenaga. Mereka mengumpulkan dukungan dari pemain lain di dalam dan luar Guild mereka dan berusaha untuk membangun hubungan yang kuat dan solid.

Sementara itu, Guild Naga Merah terus mengejar dan mengintimidasi mereka, tetapi Rianoir dan timnya tidak menyerah. Mereka tetap berjuang untuk mempertahankan Guild mereka dan kehormatan mereka sebagai Hunter yang beretika.

Terpopuler

Comments

Abbie Jard

Abbie Jard

punya kekuatan tapi tidak bisa melakukan apa pun.setidak nya culik anggota guild naga merah lalu bunuh 1 per 1.kalau bisa culik juga tuh master guild nya.dari pada adu omongan yang ga penting.mending maen pintar

2024-11-12

0

Elisabeth Ratna Susanti

Elisabeth Ratna Susanti

😍😍😍😍😍😍

2023-05-29

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!