Pada awalnya, Rianoir merasa kesal dengan perselisihan yang terjadi antara dirinya dan Guild Naga Merah. Dia merasa tidak adil dan merasa bahwa dia dihakimi tanpa alasan yang jelas. Namun, setelah beberapa waktu berlalu, Rianoir mulai memahami bahwa perselisihan tersebut sebenarnya bukan tentang siapa yang benar atau salah, melainkan tentang perbedaan pandangan dan kepentingan.
Rianoir adalah seorang Hunter yang sangat handal dan memiliki kemampuan yang luar biasa dalam menjelajahi Dungeon. Meskipun ia tidak memiliki tim, jadi ia sering kali melakukan petualangan sendirian karena tidak ada yang sekuat dirinya. Setiap kali Rianoir berhasil menyelesaikan sebuah Dungeon, ia akan merasa senang dan bangga dengan pencapaiannya, yang artinya dia tetap bisa membiayai pengobatan ibunya.
"Semua ini aku lakukan untuk ibu. Cepat sembuh ibu."
Ketika Rianoir memutuskan untuk menjelajahi Dungeon secara independen, ia seringkali melakukan petualangan sendirian. Hal ini membuatnya lebih fokus pada misi dan tantangan yang ada di dalam Dungeon.
Situasi di dalam Dungeon sangatlah berbeda dari luar. Di dalam Dungeon, Rianoir harus menghadapi banyak bahaya seperti monster, jebakan, dan berbagai macam tantangan lainnya. Namun, Rianoir terlatih dan terampil dalam menghadapi berbagai situasi ini. Ia sangat ahli dalam menggunakan senjata dan strategi pertarungan yang tepat untuk mengalahkan musuh.
Setiap kali merasa kesulitan, bayangan ibunya yang tergolek lemah di ICU karena koma membuatnya kembali bersemangat.
Rianoir selalu ingat ibunya, setiap kali kesulitan di dalam tugasnya sehingga memiliki kemampuan untuk menemukan jalan keluar dari Dungeon. Ia sangat teliti dalam mencari petunjuk dan mengikuti jejak yang ada di dalam Dungeon. Ia juga pintar dalam memanfaatkan lingkungan sekitar untuk membantunya keluar dari situasi sulit.
Sebelum Rianoir masuk ke dalam dungeon, dia akan melakukan pengecekan terhadap lingkungan sekitar dan mencari tahu tentang monster yang ada di dalamnya. Hal ini akan membantunya untuk mengetahui kelemahan dari monster yang akan dihadapinya.
"Siapa kau? Mengapa kau berada di sini?" tanya Rianoir saat melihat monster di dungeon yang baru saja dua masuki.
"Hem... Aku adalah Raja Wyvern, dan aku berada di sini untuk melindungi wilayahku dari para penjelajah yang masuk tanpa izin."
Monster yang mengaku bernama Raja Wyvern, menjawab pertanyaan dari Rianoir dengan suara keras.
"Aku datang ke sini untuk menyelesaikan tugas. Aku tidak ingin bertarung denganmu, tapi jika aku harus melakukannya, aku akan melakukannya juga untuk menaklukkan mu!"
Monster tersebut tersenyum meremehkan, dengan wajahnya yang mengerikan. "Aku tidak akan membiarkanmu masuk ke dalam wilayahku tanpa melawan. Jadi, siapkan dirimu untuk bertarung!"
"Baiklah, kalau begitu aku akan mengeluarkan senjataku dan perlengkapan khusus. Siap-siap kamu untuk dihadapinya!"
"Jangan pernah meremehkan ku, manusia! Aku telah mengalahkan banyak penjelajah seperti kau sebelumnya."
"Tidak apa-apa. Aku sudah siap untuk menghadapi mu. Ayo mulai bertarung!"
Kemudian, pertarungan dimulai antara Rianoir dan monster raja Wyvern, tanpa ada percakapan lagi.
Rianoir menggunakan strategi tertentu dalam bertarung dengan monster tersebut. Dia menghindari serangan monster dengan cara berguling, melompat, dan menyerang monster pada saat yang tepat. Rianoir juga memilih senjata dan perlengkapan yang tepat untuk melakukan perlawanan.
Trang slash tag
Bug bag dug
"Arghhh..."
Wushh
Bruakkk
Rianoir dengan segenap tenaga dan kemampuannya menghadapi monster Raja Wyvern, yang nyatanya cukup kuat dari perkiraannya tadi.
Untuk meminimalisir terjadinya kekalahan yang tidak diinginkan, Rianoir mencari tempat yang lebih menguntungkan untuk bisa melawan monster Raja Wyvern kali ini. Dia mencari tempat yang menguntungkan dalam bertarung dengan monster, yaitu tempat yang tersembunyi atau tempat yang memungkinkannya untuk menyerang monster tersebut dari kejauhan.
Selain itu, Rianoir juga menggunakan peralatan khusus atau senjata dan jebakan untuk membantunya lebih cepat dalam bertarung dengan monster tersebut.
'Sepertinya aku harus mengubah taktik untuk bisa mengalahkannya.'
Akhirnya Rianoir membuat rencana darurat dalam situasi darurat, karena dia terjebak dalam perangkap dan terluka oleh serangan monster raja Wyvern.
"Hosh hosh hosh... Baiklah, kita harus bekerja sama untuk tidak saling mengalahkan. Bagaimana?" Rianoir membuat sebuah penawaran pada monster raja Wyvern.
"Apa maksudmu bekerja sama? Aku adalah monster, dan kau adalah manusia. Kita adalah musuh alami satu sama lain." Monster Raja Wyvern tidak mengerti maksud Rianoir.
"Tapi, kita harus bekerja sama. Masih ada banyak sekali monster yang lebih kuat dari pada kamu. Apa kamu tidak merasa penasaran dan ingin mengalahkan monster lainnya? Kita bisa saling membantu untuk mengatasi kelemahan satu sama lain dan memaksimalkan kekuatan kita."
Rianoir mencoba memberikan penjelasan yang bisa diterima oleh monster Raja Wyvern.
Monster Raja Wyvern terdiam sejenak, tapi tatapan matanya tetap tajam menyorot ke arah Rianoir. "Tapi bagaimana aku bisa percaya padamu? Kau bisa saja mengkhianatiku setelah kita berhasil mengalahkan monster yang lebih kuat."
Ternyata monster Raja Wyvern tidak bisa percaya begitu saja pada Rianoir, yang memang merupakan seorang hunter pemusnah monster.
Rianoir mencoba untuk tetap tenang dan memberikan penjelasan kepada lawannya, yaitu Raja Wyvern. "Aku paham dengan kekhawatiran mu, tapi aku ingin menunjukkan padamu bahwa kita bisa bekerja sama. Aku akan memulai dengan memberimu informasi tentang kelemahan monster yang akan kita hadapi nanti. Kemudian, kita bisa mulai menyerang monster ini bersama-sama."
"Baiklah, aku akan mempertimbangkan usul mu. Tapi, jika aku merasa kau sudah mengkhianatiku, aku tidak akan ragu-ragu untuk menghadapi mu bahkan membunuhmu!"
Rianoir tersenyum tipis mendengar ancaman monster Raja Wyvern. "Aku mengerti. Mari kita mulai sekarang."
Kemudian, Rianoir dan Monster Raja Wyvern bekerja sama untuk mengalahkan monster-monster lainnya. Padahal ini adalah rencana dan taktik yang digunakan oleh Rianoir untuk memanfaatkan senjata dan perlengkapan khususnya untuk menyerang monster lain. Sementara Monster Raja Wyvern akan menggunakan kekuatannya untuk mengganggu monster-monster yang menyerang Rianoir, memberikan kesempatan baginya untuk menyerang.
Mereka terus bekerja sama dan berkomunikasi selama pertarungan untuk memastikan bahwa mereka berdua selamat dan berhasil mengalahkan monster-monster tersebut.
'Maaf, Raja Wyvern. Aku hanya memanfaatkan kemampuan mu untuk membantuku.'
Setelah itu, Rianoir menyerang Raja Wyvern dengan kemampuannya dalam memusnahkan monster. Sedangkan Raja Wyvern yang sedang dalam keadaan tidak siap, tentu saja juga tidak mampu melakukan pertahanan sehingga dengan mudah dikalahkan oleh Rianoir.
Sluttt
Brukkk
Bug bag slass slub
Pedang yang tajam dan dijadikan sebagai senjata oleh Rianoir, menusuk dan membelah beberapa anggota tubuh monster Raja Wyvern. Itupun Rianoir tidak langsung bisa mengalahkan monster tersebut.
Graung!
"Kamu ternyata curang dan tidak bisa dipercaya." Raja Wyvern tergolek tapi belum sepenuhnya mati.
Bahkan kaki dan tangannya masih siap untuk melakukan perlawanan terhadap Rianoir. Tapi pedang yang sangat tajam dan kuat juga masih ada di tangan Rianoir. Kilatan dari logam pedang tersebut memperlihatkan kemampuan yang dimilikinya, sehingga siapapun yang paham dengan situasi seperti ini mengetahui jika pedang tersebut bukanlah pedang biasa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 42 Episodes
Comments