Feng Yun keluar dari perpustakaan. Ia berhenti lalu membalikkan badan. "Kau … bereskan buku-buku itu," ucap Feng Yun kembali balik badan dan ia pun pergi meninggalkan perpustakaan.
Feng Yun berjalan menuju istana kaisar. Semua mata memandang ke arahnya sambil mengejeknya.
"Untuk apa sampah itu datang ke istana? Sungguh mengotori tempat yang bersih ini," ucap salah satu selir kaisar.
Feng Ling dan Feng Shui juga ada di sana, tempat mereka tentu saja sebuah paviliun yang mewah di samping istana kaisar. Ada juga yang cucu kaisar lainnya yang tinggal di sana.
Rasanya tidak adil bagi Feng Yun yang hanya tinggal di paviliun yang jelek dan jauh dari istana kaisar. Tapi ia bisa berkata apa, ia tak punya kekuatan yang bisa di banding dengan mereka, saat ini hanya bisa mengandalkan diri sendiri tanpa bantuan orang lain. Tapi Feng Yun sangat puas dengan kehidupannya saat ini, tanpa bantuan dari kaisar ia bisa hidup bebas tanpa terikat dengan nama kerajaan.
"Ada apa kamu datang ke istana? Apa ingin mengambil jatah bagian mu?" tanya Feng Dong tersenyum sini melihat Feng Yun datang berdiri dengan bercekak pinggang.
"Bukan urusan mu, aku datang bukan bertemu dengan mu, jadi tidak perlu repot-repot menyapa ku terlebih dahulu," jawab Feng Yun tegas.
"Apa! Jadi sekarang kau berani melawan ya! Sadar tidak dirimu yang dulu sering ku pukuli, lama tidak bertemu malah kau makin berani, tidak tah keberanimu datang dari mana!" Seru Feng Dong kesal.
"Itu dulu, sekarang aku tidak sama dengan diriku yang dulu, kau lebih baik diam duduk di sana dan jangan bergerak, atau aku akan …."
"Akan apa?" tiba-tiba saja Kaisar datang menuju ruang utama. Seluruh orang yang ada di sana langsung menundukkan kepala memberi hormat.
"Kaisar," ucap mereka.
"Aku sudah lama tidak melihat mu, kenapa kau baru datang sekarang cucuku," ucap kaisar mendekati Feng Yun.
Feng Yun langsung berlutut dan menundukkan kepalanya.
"Kau ke sini datang pasti ada hajat, apa yang ingin kau bicarakan?" tanya Kaisar.
"Maafkan aku kaisar jika datang ke sini dengan lancang, tapi aku hanya ingin meminta Kaisar untuk membatalkan pertunangan dengan Xier Chun," ucap Feng Yun tanpa basa basi.
Kaisar tertegun mendengar ucapan Feng Yun. Padahal ia sudah memikirkan baik-baik untuk kebaikan Feng Yun meskipun keputusannya sangat bertentangan dengan keinginan orang, yang ia inginkan adalah demi Feng Yun, ia harus sedikit egois agar cucunya yang tidak berguna itu tidak di pandangan sebelah mata. Tapi baru saja ia memberikan gulungan itu kepada Wing Chun kini secepat itu Feng Yun mengetahui. Kaisar berpikir jika Wing Chun yang meminta Feng Yun untuk memutuskan pertunangan ini.
"Kenapa kau ingin memutuskannya? Justru kau bagus menikahinya, apa ada seseorang yang menyuruh mu untuk memutuskannya?" tanya Kaisar memastikannya.
"Tidak kaisar, akulah yang tidak menerima pertunangan ini. Ini tidak ada hubungan apa pun dengan mereka," jawab Feng Yun.
"Lalu kenapa kau ingin membatalkannya? Kakek lakukan ini demi kebaikan mu," ucap kaisar yang tidak mengerti dengan keinginan Feng Yun.
"Kaisar, jika Kaisar ingin kebiakan ku, maka aku mohon untuk membatalkannya. Bagi ku ini suatu hinaan bagi ku. Aku adalah seorang pria yang hina, jika di sandingkan dengan wanita pilihan kaisar ini, maka ini akan lebih terhina bagi ku, karena dari kecil aku juga tidak di urus oleh Kaisar, dan apa yang aku lakukan dan apa yang orang lakukan padaku Kaisar juga tidak tahu, jadi Kaisar tidak perlu melakukan apa pun pada ku," ucap Feng Yun.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
Kardi Kardi
MAKJLEBBB. DUARRRRRR/Sneer/
2025-02-07
1
Soeryono Tangerang
femg yun bamyak gaya
2024-10-23
0
Imam Sutoto
buseeet keren
2024-08-30
0