"Sial! Dia tidak memberikan ku untuk menyerang balik," ucap Feng Yun.
Saat laba-laba itu menyerangnya lagi, Feng Yun tidak sempat menghindar dan ia pun terkenal serangan laba-laba itu membuat ia terpental dan luka paha kirinya.
Feng Yun mengeluarkan pedang naga api dan esnya dan langsung menyerangnya.
Pedang itu memancarkan dua sisi yang berlawanan tapi menyatu, Feng Yun melompat lalu menyerang kaki laba-laba itu membuat kakinya terputus. Laba-laba itu meringkik kesakitan.
"Wah, pedang ini sangat kuat sekali, bahkan pedang ini belum mempunyai jurus," ucap Feng Yun senang.
Ia menusuk ke bawah tubuh laba-laba itu dan menusuk dada laba-laba itu hingga darahnya bermunceratan. Darah itu menyirami tubuh Feng Yun dan pedangnya malah tidak bisa lepas dari laba-laba itu.
Sebelum mati laba-laba itu berlari lalu memanjat pohon dan mengais-ngais tanah dan tak lama kemudian laba-laba itu pun mati.
Feng Yun mendekati laba-laba mati itu dan mencabut pedangnya, terlihat laba-laba itu terbakar dan membeku. Feng Yun menyimpan kembali pedangnya ke dalam cincin Hongse.
"Aku mendapatkan 2 rumput mutiara ini, setidaknya aku mendapatkan 20 keping perunggu, aku bisa beli makanan enak," ucap Feng Yun beranjak dari sana.
Meskipun dari keluarga kerajaan, ia tak punya kekuatan membuat para sepupu dan bahkan pelayan meremehkan dirinya, jatah uang dan batu permata dalam sebulan ia hanya menerima sepersepuluhnya saja. Sisanya di ambil oleh pelayan itu.
Maka dari itulah ia memilih menjadi pekerja mencari tanaman obat yang mana bisa ia jangkau untuk bisa makan sehari-hari. Sedangkan kaisar sibuk dengan kerajaannya, ia sungguh terlalu banyak selir, anak dan cucu sehingga ia tidak bisa mengurus semuanya dengan dirinya sendiri. Jadi ia serahkan semuanya kepada pelayan sehingga ia tidak tahu bagaimana perkembangan Feng Yun karena saking sibuknya.
Feng Yun pun sampai di tempat dan menyerahkan 2 rumput mutiara itu kepada Dogun Hei.
"Ini rumput yang aku dapatkan," ucap Feng Yun.
Dogun Hei menekuk alisnya, ia mengambil rumput itu dengan heran.
"Bagaimana kau bisa mendapatkan dua rumput mutiara ini sekaligus?" tanya Dogun Hei menatap Feng Yun curiga.
"Tentu saja dengan kekuatanku," jawab Feng Yun percaya diri.
"Bukan kah selama ini kau tidak punya kekuatan dan tidak bisa berkultivasi, jangan bilang kau mencuri dari peserta yang lain," ucap Dogun Hei menatap Feng Yun sipit.
"Jangan menuduhku sbarangan, sekali pun aku tidak punya kekuatan, tapi aku tidak pernah mencuri atau mengambil hak orang lain, justru orang-orang yang mengambil hak ku secara paksa. Meskipun begitu kini aku berbeda, aku bisa berkultivasi dan punya kekuatan untuk melawan laba-laba itu," jelas Feng Yun menatap Dogun Hei sendu.
"Kalau begitu tunjukkan kelautan yang kamu miliki saat ini, baru aku akan percaya," ucap Dogun Hei.
"Baiklah jika itu mau mu." angguk Feng Yun percaya diri.
Ia menghadap ke barat, karena di sana ada pohon dan ia pun menyerang dengan jurusnya.
JURUS LEDAKAN API GELOMBANG ES
Duaaaarrrrrrrrr!
Seketika pohon itu hangus terbakar dan kemudian membeku.
Dogun Hei dan orang-orang yang ada di sana sangat terkejut melihat jurus Feng Yun yang sangat berbeda itu. Perlahan-lahan es itu meleleh dan pohon itu hancur di bawa es yang mencair.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
Kardi Kardi
actiom sedikitlahhhh/CoolGuy/
2025-02-07
1
Imam Sutoto
jooss lanjut
2024-08-30
0
Mamat Stone
binasakan saja kalau ada yang meremehkan
2024-08-05
0