Masuk ke sekte bulan sabit itu harus minuman kekuatan langit tingkat 1, minimal umur 17 tahun kebawah. Sedangkan sekte yang lain minimal ada di kekuatan bumi tingkat 5, minimal umur 17 tahun ke bawah. Kalau sudah tingkat 5 di atas umur 17 tahun ke atas, maka iantak punya kesempatan untuk belajar di sekte.
'Saat ini aku masih berada kekuatan bumi tingkat 1, masih jauh dari kekuatan bumi tingkat 5, apa lagi kekuatan langit tingkat 1, sepertinya aku harus meningkatkan kekuatan ku dengan menyempurnakan semua jurus-jurus ku,' batin Feng Yun.
"Nona!" panggil Feng Yun.
Mereka mendadak terdiam saat mendengar suara yang mereka kenal.
"Hey Feng Yun, kamu rupanya?" tanya mereka sambil tertawa. Pelayan kantin mendekati Feng Yun.
"Ada yang bisa bantu Tuan?" tanya pelayan.
"Berapa?" tanya Feng Yun.
"Tiga keping perunggu," jawab pelayan itu.
"Hey Feng Yun, kau punya uang tidak untuk membayarnya? Jika tidak, biarkan kami yang membayarnya," ucap para pria itu tertawa.
Feng Yun berdiri. "Baiklah, kalau begitu merepotkan kalian untuk membayarnya. Nona mereka yang bayar ya," ucap Feng Yun tersenyum. Dan ia pun langsung kabur.
"Hey! Brengsek! Siapa yang mau bayar makanan mu dasar payah! Kembali kamu!" teriak pria itu mengejar Feng Yun.
Feng Yun lari dengan cepat, sebisa mungkin ia harus menghindari dari pertentangan, jika saat ini ia bertarung, ia pasti akan terluka karena lawannya kali ini kekuatan bumi level 8, jauh sekali darinya yang masih level dasar.
"Hey! berhenti kamu!" teriak pria itu.
"Heh! Hanya orang bodoh yang akan berhenti di saat ia tahu nyawanya akan melayang," ucap Feng Yun.
JURUS GAGAK HITAM BERPUTAR
Duaaaarrrrrrrrr!
Feng Yun berusaha menghindarinya, akan tetapi ia terkena jurusnya dan membuat ia terpental-pental terluka di kaki dan tangannya, dan juga keluar darah dari mulutnya. Feng Yun menyeka darah di ujung bibir.
"Heh! mau lari kemana kamu hah!" ucap pria itu nyengir saat mendekati Feng Yun.
'Bagus, dia mendekat dan tidak waspada,' batin Feng Yun.
JURUS LEDAKAN API GELOMBANG ES
Duaaaarrrrrrrrr!
Jurus itu langsung mengenai pria itu membuat pria itu terluka parah. Feng Yun langsung melarikan diri secepatnya dari pada teman-teman pria itu datang dan ia di hajar nanti.
Pria itu pingsan di tempat, teman-temannya melihat itu pria itu pingsan mereka pun mendekati pria itu.
"Hey! Apa yang terjadi pada mu?" tanya temannya. Baju di depannya hangus dan juga badan di bagian depan itu terkena luka bakar yang lumayan parah.
"Ayo kita bawa ke guru tabib sekarang atau lukanya akan tambah parah," ajak mereka yang mengendong pria itu mencari tabib.
"Untung saja aku bisa meloloskan diri, sempat jika ku bertemu dengan lawan yang kuat, bisa mati di tempat aku, tadi saja hanya terkena angin nya saja aku sudah terpental jauh, apa lagi aku menerimanya langsung," ucap Feng Yun berjalan sambil memegang lengannya yang terluka.
Feng Yun berjalan ke tempat salah satu penjual tanaman obat.
"Tuan, berapa tanama obat ini?" tanya Feng Yun memegang satu helai daun yang biasanya di gunakan obat luar jika terluka.
"2 keping perunggu," jawab penjual itu.
"Apa! Semahal itu? Tuan jangan menipu ku, aku tahu harga tanaman obat karena aku dulunya adalah pencari tanaman obat," ucap Feng Yun tak mau di bodohi.
"Kalau begitu kenapa tidak mencari tanaman obat sendiri," ucap penjual itu sewot.
"Kalau ada tanaman obat ini bertebaran di sini sudah ku petik sendiri, tidak perlu aku membuang uang begini. Satu keping perunggu ku ambil," tawar Feng Yun.
"Tidak bisa Tuan, aku dengan susah payah mengambilnya, mohon jangan tawar lagi," ucap penjual itu.
"Ya sudahlah, aku pergi tempat yang lain saja, satu keping perunggu saja mungkin mereka memberiku beberapa lembar daun itu," ucap Feng Yun berjalan menjauhi dagangan penjual tersebut.
"Baiklah Tuan, aku akan berikan satu helai satu keping perunggu!" panggil penjual itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
Imam Sutoto
dahsyat banget nih lanjut
2024-08-30
0
Mamat Stone
kacian banget MCnya miskin /Facepalm/
2024-08-05
0
atuk
lanjut
2024-07-13
0