Pingsan

...~Happy Reading~...

“Baby, dengerin Papa dulu. Ini—“

“Baby kecewa sama Papa,” ucap Baby yang langsung memotong penjelasan dari ayah nya, “Dan untuk Tante, tolong jaga harga dirinya,” imbuh Baby yang begitu menusuk lalu ia langsung pergi begitu saja dengan menggunakan tas ransel di punggung nya.

“Baby, kamu mau kemana?” tanya Wira berusaha mengejar putri nya.

“Papa bisa bebas sama tante itu, Baby akan pergi ke tempat Mama!” seru Baby yang segera masuk ke dalam taksi yang sudah ia pesan sejak tadi.

“baby, tunggu dulu! Baby!”

Wira bergegas memasuki mobil nya dan hendak menyusul Baby, namun tiba tiba ia mengurungkan niat itu saat melihat wanita yang bersama nya kini sudah tergeletak di lantai teras rumah nya.

“Shittt!” umpat Wira langsung memukul setir mobil nya dengan perasaan marah dan kesal.

“Grace, bangun. Grace!” Wira berusaha menyadarkan wanita yang bernama Grace itu dengan menepuk nepuk pipi nya, namun ia benar benar tidak sadar.

Inilah yang membuat Wira tidak bisa mengusir Grace dengan sembarangan. Karena ia tahu, bahwa wanita itu sedang sakit, dan orang tua Grace sudah meminta tolong kepadanya.

Awal nya, ia menolak dan tidak mau. Hanya saja, Wira terpaksa, karena beberapa waktu lalu ia mengalami sedikit masalah di perusahaan nya, dan orang tua Grace lah yang sudah membantu.

Orang tua Grace tidak meminta pengembalian uang. Ia hanya meminta agar Wira bisa memperlakukan putri nya dengan baik, karena ia merasa bahwa umurnya sudah tidak lama lagi, dan Samto mengira bahwa Wira bisa membantu membuat putri nya kembali sadar.

Ya, saat ini Samto santosa, ayah dari Grace sedang sakit. Karena perkataan Grace yang memang menginginkan dirinya di jodohkan dengan laki laki dewasa berbentuk om om, jadilah akhirnya Samto memutuskan untuk mendekatkan Grace dengan Wira, mengingat bahwa Wira juga seorang duda.

Euughhh!

Suara lenguhan dari Grace seketika membuat beberapa orang yang berada di ruangan itu langsung menatap ke arah nya, begitupun dengan seorang dokter yang tadi sudah memeriksa keadaan wanita itu.

“Sakit ... “ gumam Grace sedikit lirih sambil mencengkram perut nya dengan cukup erat.

“Kapan terakhir kamu makan?” tanya Wira langsung to the point.

Laki laki itu langsung mendudukkan diri di samping kiri tempat tidur yang kini di tempati oleh Grace.

“Tidak bisakah kamu bertanya, Grace bagaimana keadaan kamu? Mana yang sakit? Apa yang kamu butuhkan? Mau minum? Makan? Begitu, bukan malah bertanya kapan terakhir makan!” jawab Grace seperti biasa mulai merepet panjang lebar.

Namun, justru hal itu yang membuat Wira bernafas lega karena akhirnya ia bisa mendengar suara repetan dari Grace lagi, yang menandakan bahwa wanita itu sudah baik baik saja.

“Tekanan darah nya sangat rendah, di tambah keadaan nya yang memang sedang datang bulan, juga belum makan yang membuat asam lambung nya naik. Jadi—“

“Banyak banget penyakit saya Dok, pantes badan aku sakit semua, kepala pusing, perut sakit dan sedikit mual. Ku pikir aku hamil, karena gejalanya hampir sama," ucap Grace dengan wajah polos nya langsung memotong perkataan dokter.

Ctakkk!

“Auuwwhh sakittt!” pekik Grace saat dengan tiba tiba kening nya mendapatkan jitakan jari dari laki laki di depan nya yang tak lain adalah Wira, “Kenapa di jitak sih, di cium gitu, emang gak bisa?”

Grace langsung memanyunkan bibir nya dengan kesal, sambil sedikit meringis karena menahan sakit. Bukan kening yang sakit, melainkan perut nya yang sakit lantaran kelaparan dan datang bulan.

...~To be continue .......

Terpopuler

Comments

Halimah

Halimah

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

2023-12-20

2

Halimah

Halimah

🤣🤣🤣🤣🤣🤣

2023-12-20

1

skylow

skylow

aataga grace beneran cari om²

2023-07-17

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!