Bali

...~Happy Reading~...

Setelah di nyatakan sembuh. Baby segera pulang ke rumah nya dengan di jemput oleh sang ayah.

Karena Baby masih mengalami trauma yang cukup berat atas kepergian sang ibu dan adik nya. Kini, Wira memutuskan untuk mengajak Baby pindah.

Bali, adalah tujuan utama untuk Wira mengajak putrinya tinggal. Entah sampai kapan, yang jelas Wira ingin anak nya bisa kembali hidup normal.

Dulu, Baby sangat lah ceria dan cerewet, namun sejak kematian ibu nya. Gadis kecil nya itu lebih banyak diam dan mengurung diri di dalam kamar.

"Baby, sarapan dulu Sayang!" panggil Wira ketika pagi hari sebelum dirinya berangkat ke kantor.

"Oh ya Pa, nanti Baby akan ada eskul, jadi kayaknya Baby pulang telat!" ucap Baby sambil menyiapkan roti ke mulut nya.

Kini usia Baby sudah memasuki sweet seventeen. Ia sudah duduk di bangku kelas dua belas dan sebentar lagi ia akan lulus.

"Kamu bawa mobil?" tanya papa Wira.

"Iya Pa," jawab nya dan Wira kini hanya bisa menganggukkan kepala nya.

Enam tahun sudah dirinya tinggal di kota itu. Dan selama itu juga ia memiliki banyak perubahan dalam hidup nya.

Ia sama sekali tidak berniat untuk menikah. Selain karena ia masih sangat mencintai istrinya, namun ia juga tidak ingin membuat anak nya kembali trauma atau merasa kehilangan.

Usai menyelesaikan sarapan nya, Baby segera pergi menggunakan mobil nya menuju sekolah. Baby memarkirkan mobil nya tepat di bawah pohon yang cukup rindang. Karena itu sudah menjadi tempat parkir pribadi nya sejak hampir tiga tahun.

"Om, tolong jagain ya, Baby sekolah dulu!" ucap Baby saat mendongakkan kepala nya dan melihat sosok hitam besar dengan mata merah menyala, yang sudah menjadi penghuni abadi di pohon tersebut.

"Beres! Tapi jangan lupa nanti istirahat ya!" saut hantu genderuwo itu tersenyum.

"Beres Om!" jawab Baby seraya memberikan jempol oke kepada hantu tersebut.

'Lihat tuh, anak aneh. Dia kan gak punya temen!'

'Ya elah, siapa sih yang mau temenan sama dia. Bocah aneh begitu hahah!'

'Iya bener banget, orang temenan sama dia bisa bisa gak umur panjang.'

'Kenapa begitu?'

'Ya pasti akan dia jadikan tumbal nanti!'

Baby langsung memasang earphone di telinga nya. Ia lebih suka mendengarkan musik santai daripada mendengarkan cibiran dan bully an dari semua teman teman nya.

Bagi Baby, tidak memiliki teman bukanlah masalah besar. Tujuan nya hanya untuk bersekolah, hingga lulus dan dia bisa segera kuliah ke luar negeri.

Dorrr!

"Setannn!" pekik Baby terkejut hingga membuat perhatian seluruh teman temannya tertuju padanya.

Baby memejamkan mata nya, menarik napas yang cukup panjang, sebelum akhirnya ia memberikan tatapan yang begitu tajam pada sosok di depan nya yang begitu mengejutkan.

"Hehehe maaf!" gumam sosok hantu tersebut lalu tersenyum.

Namanya Abel, dia siswa yang meninggal satu tahun lalu akibat bulying di sekolah. Abel belum bisa pergi dengan tenang, karena ia masih memikirkan keadaan ibu nya yang sakit karena kehilangan.

Maka dari itu, selama ini Abel berkeliaran dan menjadi sahabat baik Baby di sekolah.

"Lain kali, jangan ngagetin di tempat umum begini!" gumam Baby hampir tak terdengar sambil terus melanjutkan langkah nya.

Meskipun suara nya begitu lirih dan hampir tidak terdengar di pendengaran manusia. Namun suara Baby sangat jelas terdengar di pendengaran Abel yang sudah menjadi hantu.

"Baby, aku datang karena ingin pamit," ujar Abel seketika menghentikan langkah kaki Baby.

Terpopuler

Comments

Lalisa

Lalisa

amazing si baby temannya ga kaleng kaleng

2025-04-01

0

Nami chan

Nami chan

wanjirrr 😭 aku yg deg2an

2024-05-10

0

Ila Lain

Ila Lain

keyyeeeenn....bs titip mobil tanpa bayar lagi🤣🤣🤣

2023-07-23

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!