Melihat tidak ada lagi sosok han kang di layar ,mereka bisa hanya bisa menarik nafas dan berharap pria itu baik-baik saja .Paling tidak biarkan dia sampai ke pintu rumahnya.
Apa yang terjadi di depan mata sungguh mengerikan dan di luar nalar mereka berharap ini hanyalah mimpi semata dan akan bangun sebentar lagi.
mereka berempat saling pandang dan tidak tahu harus berkata apa. Mama haji juga pergi ke balkon untuk menyaksikan sendiri apa yang terjadi di bawah sana
Sampai di sana dia tidak bisa menahan muntahnya. Memang bau darah juga tidak sampai di tempat ini. Namun wanita adalah sosok yang sensitif ,meski mereka menyaksikannya dari atas tapi merasakan dampaknya secara langsung.
Huek..huek...
Rasa jijik dan ingin muntah ini sepertinya menjalar .Mama aya juga melakukan hal yang sama .Dia muntah di tempat dan tidak bisa menahannya sama sekali.
Untungnya mereka berdiri di balkon jadi semua muntah itu langsung jatuh dari atas ke bawah sana.Tapi hal itu tidak mengubah apapun juga.
Suara gerutuan semakin keras saja dan itu terdengar dari balkon di sebelah.
Tanpa disadari sebenarnya seseorang dari rumah sebelah juga sudah berubah menjadi zombie.
Dia mendengar reaksi muntah dari rumah sebelah, hingga mereka bersemangat dan mencakar dinding yang memisahkan antara balkon satu dan yang lainnya.
dinding yang menghalangi balkon ini terbuat dari semen yang tebal sehingga bibi dan mama ayah ini tidak melihat kejadian di rumah sebelah.
Tapi mendengar kondisi dan situasi yang tidak mengenakkan, sepertinya mereka tahu apa yang terjadi di sana.
Tetanggaku adalah zombie.
Saudari ipar ini mau tidak mau menahan air matanya untuk turun.
Tapi berhubung kejadian itu mereka jadi mengingat suatu hal yang sangat penting,satu hal yang sudah mereka lupakan.
"ibu mertua dan ayah mertua?" Pekik keduanya tertahan.
seolah mengerti apa yang dikatakan oleh para istri dua saudara bergegas menuju kamar di mana biasanya kedua lansia itu beristirahat.
Kedua lansia ini sudah tertidur lebih dulu sebelum mereka pingsan.Tapi biasanya pada jam seperti ini wanita tua itu sudah bangun lebih dulu.
Namun sampai sekarang belum terdengar suara apapun dari kamar itu.
Mama aya meminta agar suaminya membuka pintu perlahan-lahan. Begitu pintu dibuka hal yang tidak menyenangkan tersaji di depan mata.
gimana ibu mereka Yang biasanya penuh kasih dan sayang ini sedang duduk dan menikmati sarapan paginya. tapi sarapan kali ini bukanlah berupa bubur yang enak atau sejenisnya.
dia sedang memakan usus dari suaminya sendiri. Ayah han yang sudah tua juga masih bergerak sedikit .Seolah-olah dia masih hidup ketika dimakan oleh istrinya yang sudah menjalani hidup selama bertahun-tahun bersama nya ini.
pada saat itu wanita tua itu sedang mengunggulkan pintu jadi semua orang hanya melihat punggungnya saja.
ketika pintu terbuka dia jelas mendengar suara itu dan memalingkan wajahnya ke arah pintu.
wajah yang selalunya tersenyum dan penuh kasih itu sekarang sudah berubah banyak. mulutnya penuh dengan darah dan usus besar masih tersangkut di bibirnya yang penuh dengan gigi yang tajam.
Kukunya juga sudah menghitam dan panjang terlihat sangat mengerikan sekali.
melihat ada mangsa baru di depan pintu dia jadi bersemangat dan meninggalkan pria tua itu sendirian.
Karena masih kaku, gerakannya sangat lamban dan itu memberi waktu untuk papa aya menutup pintu lagi.
Pintu sudah tertutup namun wanita tua itu sudah pun bergerak dan berusaha menggapai pintu secepat yang dia bisa.
Tidak lama kemudian ada suara menggaruk pintu dan menghempas-hempaskan diri ke pintu tersebut. Suara itu sangat mengerikan sekali.
Beberapa saat kemudian dari satu suara sekarang sudah menjadi dua hentakan yang keras.
Sebenarnya ayah tua yang tadi sedang dimakan oleh istrinya sendiri. Juga sudah berubah menjadi zombie dan berniat untuk mencari sarapan juga bersama-sama.
Jadi pasangan tua yang saat ini sudah berubah menjadi zombie sedang bekerja sama untuk menghancurkan pintu kamar.
Papa ayah dan papa han ji tidak bisa tidak saling berpelukan dan menangis ngeri tapi mereka sama sekali tidak ingin menimbulkan suara apapun.
Sekarang tidak lagi tidak ada lagi ibu yang penuh kasih dan tidak ada lagi ayah yang selalu menasehati. Semuanya sudah berubah menjadi zombie yang selalu lapar.
Pada akhirnya mereka semua hanya bisa menangis dan pergi sejauh mungkin dari kamar tersebut.
Melihat kejadian ini mereka semua berinisiatif untuk tidak menghubungi aya dan han ji, takut gara-gara panggilan itu akan membuat masalah besar.
Tidak baik menghubungi anak-anak tapi mereka justru menunggu dihubungi oleh keduanya.
semua HP yang ada segera di alih fungsikan menjadi mode senyap. tapi mereka tetap berusaha agar tidak kehabisan baterai sampailah anak-anak kembali.
Gege juga tidak menghubungi sampai sekarang .Jadi kedua orang tua merasa tidak nyaman dan begitu khawatir.
Hal itu berlangsung selama beberapa jam sampailah telepon berdering dan menampilkan nomor han ji di sana.
Telepon itu adalah kabar baik untuk mereka yang saat ini sedang kehilangan kedua orang tua.
Mendapati anak-anak sekarang dalam kondisi selamat .Semua orang senang dan sangat bersyukur. Hanya saja kegembiraan itu tidak layak dirayakan karena kehilangan dua orang tua.
Setelah Mama han ji selesai bercerita, semua orang tiba-tiba mengingat kembali hal buruk itu.
Aya mengusapkan air matanya dengan sedih .Sekarang nenek dan kakek tidak ada lagi. Tapi mereka masih berkumpul di tempat yang sama ,bukankah ini artinya masih ada harapan untuk hidup.
"di mana sekarang kakek dan nenek tanya haji tiba-tiba mengingatkan mereka semua.
"Masih ada di kamar jika kita tidak berisik mereka tidak akan bergerak kok" kata mama han ji.
Mendengar jawaban itu han ji dan aya malah membesarkan matanya tidak percaya. Itu bukan lagi nenek dan kakek tapi adalah zombie yang akan lapar dan ingin memangsamu kapan saja.
"Papa seharusnya Papa sudah menolong kakek dan nenek lebih awal"kata han ji.
"menolong bagaimana, penyakitnya belum ada penawar. Lagi pula kakekmu sudah terluka begitu dalam .Ususnya sampai keluar dan Papa tidak yakin itu masih bisa diselamatkan"Papa hanji berpikir putrinya ini meminta agar kedua lansia itu dirawat dengan benar.
Tapi dalam kondisi ini rumah sakit mana yang mau menerima pasien sekarat seperti zombie.
"papah mereka bukan lagi kakek dan nenek kakek dan nenek sudah meninggal. itu hanyalah cangkang kosong yang sekarang diisi oleh makhluk yang tidak jelas. ayo bunuh dia Papa jika kita tidak ingin mendapatkan masalah"Kata han ji dengan serius.
"Anji kakekmu Medan berat tidak bisa diselamatkan lagi tapi nenekmu berbeda. Dia tidak terluka hanya merasa lapar karena virus itu. biarkan dia tinggal dan menetap di kamar itu sendirian suatu hari penawarnya akan ditemukan dan kita bisa menyembuhkan nenek dan menjadi manusia normal lagi"kata Papa han ji yang mencoba meyakinkan putrinya itu.
"Papa tidakkah kau mengerti apa kataku itu virus itu sudah membunuh nenek dan sekarang itu bukan nenek lagi itu adalah zombie papa"
"ya paman kita harus bergerak jika tidak ingin menjadi zombie juga. jika aku menjadi zombie aku lebih suka kalian bunuh dari berubah menjadi makhluk yang menjadikan seperti itu"
"aya hentikan omong kosongmu itu, kau tidak akan pernah berubah menjadi zombie oke"kata mama aya yang marah.
Dia hanya punya satu Putri dan sudah membesarkannya sampai seperti sekarang .Tapi putrinya berkata tentang kematian bukankah itu hal yang paling mengerikan bagi seorang ibu.
"tidak mama aku serius, masalah zombie tidak bisa dibawa bercanda. aku benar-benar tidak ingin menjadi zombie papa mama" kata Aya ngeri.
Jika itu memang benar terjadi suatu hari nanti dia lebih baik mengatakan hal ini lebih awal. ini harus dilakukan untuk berjaga-jaga siapa tahu memang terjadi seperti itu di masa depan
Semua orang harus mulai bersiap secara mental.
"Begitu juga aku, jika kami tergores sedikit saja maka lebih baik mati di tempat. Itu juga yang akan dirasakan oleh kakek dan nenek di dalam sana. Mereka sangat menyayangi kalian dan kami tentunya sebagai cucu. Tentu saja tidak ingin kami terluka kan.
Katakan papa jika kau berubah menjadi zombie apakah kau akan tega membunuh aku"tanya han ji pada papanya.
Pendapat han ji ini memang benar. Tidak ada ayah atau ibu yang tega membunuh Putri kandung sendiri.
Jika kedua orang tua itu ditanya mungkin mereka akan mengatakan hal itu juga. Tidak ingin menyakiti anak-anak dan para cucu.
'tapi kami tidak tega melakukannya, nenek dan kakekmu sangat baik mereka...
"kami akan melakukannya papa,paman.bukan kami tidak sayang dengan nenek dan kakek tapi kami justru melakukannya karena sayang" Kata han ji.
mendapati perlawanan yang keras pada Putri sendiri akhirnya kedua saudara Han ini mengangguk bulan mereka tidak mampu menghunuskan pisau tajam ke leher orang tua sendiri tapi anak-anak mungkin sudah melakukan itu sejak awal.
Walaupun ini adalah kakek dan nenek yang sangat mencintaimu namun apa yang dilakukan semuanya atas dasar cinta
Kakek dan nenek sebenarnya sudah pergi mereka sedang melihat dari atas dan tentu berharap anak dan cucu tetap selamat sampai akhir nanti
Karena sudah mendapatkan izin aya dan han ji bergegas pergi ke kamar gimana nenek dan kakek berada
Tongkat bisbol di tangan aya saat ini sudah digantikan dengan pisau semangka.Sebuah pisau yang hampir mirip dengan yang dipegang oleh han ji sebelumnya.
Mereka berdua tadi berbicara banyak tentang menghabisi zombie kakek dan nenek .Tapi semua orang menyadari pasti ada rasa berat di hati masing-masing.
Hal-hal ini adalah sesuatu yang harus dilakukan jika tidak ingin nenek dan kakek lebih tersiksa lagi.
Nenek ku sayang ,kakek yang baik maafkan kami.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 270 Episodes
Comments