Karena merasa malu sudah menghabiskan uang sepupunya begitu banyak aya tidak tenang tidak lagi bersemangat untuk berbelanja.
Agar tidak mengecewakan ayah juga melihat-lihat produk apa kira-kira yang berharga murah di toko ini.
Tiba-tiba pandangannya jatuh pada sebuah ransel seukuran tas sekolah. Bentuknya biasa saja namun memiliki motif yang sedikit jadul.
Bisa dikatakan ini adalah produk vintage.
"kak Aku suka tas itu boleh deh ya"katanya dengan nada manja.
haji sudah hafal dengan perilaku ayah jadi dia tahu apa yang dipikirkan oleh sepupunya itu.
Awalnya han ji pasti akan memintanya untuk memilih yang lain. Berhubungan dia tidak memiliki uang lagi, dengan terpaksa Han ji mengirimkan tas itu dalam pelukan aya.
Setelah menghabiskan sedikit waktu untuk belanja keduanya kembali lagi di tempat pertemuan. mereka semua dijadwalkan bertemu di sebuah hunian kecil.
Ini adalah rumah salah satu mahasiswa yang mengikuti acara.
Mereka harus beristirahat dulu sebelum benar-benar berangkat jam 10.00 malam.
Semua orang berbicara tentang pengalaman apa yang mereka alami hari ini. Tapi aya yang notabene masih mahasiswi di SMA. Dia tidak memiliki topik yang bisa dibicarakan dengan mereka sama sekali.
Dengan begitu aya memilih untuk mundur di dalam sebuah ruangan yang memang diperuntukkan untuk bagi mereka yang ingin beristirahat.
Untuk membunuh waktu ayah membuka telepon genggamnya dan bermain sebuah aplikasi permainan.
Sebuah handset yang menggunakan bluetooth terpasang di telinganya. Agar dia bisa fokus dengan permainan dan tidak mendengar pembicaraan orang-orang di luar kamar.
Begitu telepon genggam dibuka sebuah email masuk tiba-tiba dengan nomor yang tidak dikenal.
"game membangun kota cobalah secara gratis dan anda akan beruntung"
Membaca isi email ,aya akhirnya sadar jika Itu adalah sebuah promosi untuk aplikasi baru. Sebenarnya ini sudah sering dilakukan dan aya juga sudah kebal dengan bentuk promosi semacam ini.
Karena sedang suntuk dan tidak tahu harus melakukan apa. Aya segera masuk ke situs dengan arahan email tersebut.
Segera saja antar layar antar muka berubah.
Seorang pria tampan yang tidak dikenal duduk dengan anggun nya. Senyumnya sangat manis dan dia berkata"
"halo para calon pengguna, saat ini kami sedang mengeluarkan aplikasi game membangun kota. setelah diteliti ada 1832 orang yang cocok dengan aplikasi ini. setelah email dikirim sekarang 1521 orang sudah tiba dan mendengar pengarahan di waktu yang sama"
Aya terkejut mendengarnya, ini bukanlah promosi biasa melainkan atraksi uji coba untuk sebuah game baru.
Sebenarnya ini sangat menarik dan aya pikir ini adalah hal yang baru. Jadi dia mendengarkan lagi dengan serius.
"hari ini kalian semua akan diatur untuk masuk ke dalam game tersebut dan melakukan uji coba gratis secara langsung. Orang yang benar-benar beruntung akan mendapatkan hadiah yang tidak terduga, jadi selamat mencoba"kata pria itu yang langsung melambaikan tangannya.
Segera sebuah tulisan mengambang di layar.
"Apakah anda bersedia menjadi subjek uji coba kami"
Ya. tidak.
Aya tidak berpikir panjang langsung menekankan kata iya. beberapa saat kemudian timbul lagi sebuah tulisan.
" selamat karena kalian sudah setuju untuk menjadi subjek uji uji coba. kompetitor saat ini menjadi 1151 orang, selamat bersenang-senang dan jumpa lagi"
Awalnya orang yang ikutan proyek ini berjumlah lebih banyak tapi segera menyusut jauh. Mungkin orang-orang tersebut sudah menekan tombol tidak jadi mereka tidak masuk dalam hitungan.
Aya tidak kecewa malahan dia sangat bersemangat menerima tantangan ini. Aatu hal yang disukai aya adalah game.
Apapun bentuk game itu ,aya pasti akan menang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 270 Episodes
Comments