Hampir satu jam dua saudari ini bersembunyi di kamar itu.Berkali kali mereka mencoba untuk mengintip pergerakan di luar.Tapi para zombie tidak bergerak dari tempatnya.
Karena ini adalah pertama kalinya mereka melihat zombie, keduanya tidak tau jika zombie hanya tertarik dengan bau dan suara.
Apalagi zombie utama sebenarnya dua kali lebih lambat dari manusia.Gerakan mereka masih kaku bahkan tidak bisa berlarian.
Aya juga tidak di beri tahu tentang zombie lebih mendalam dari alien tersebut.
Sekarang alien sudah pergi dan sesuatu yang namanya sistem itu tidak kelihatan bentuk nya sama sekali.
Meskipun demikian aya dan han ji sudah membaca buku novel bergenre ini.Ada juga residen evil yang bisa jadi referensi.Tapi bisakah buku dan film ini di jadi pegangan hidup.
Dua saudari saling pandang, mereka tidak punya pilihan lagi selain dari pada berpegang pada prinsip novel tersebut
"Kekuatan?kakak ayo lihat?"bisik aya.
Untung nya kamar ini masih kedap suara , meskipun tidak bagus tapi jika mereka berbisik-bisik maka tidak apa-apa.
menurut panduan novel seseorang yang tertidur saat malam kejadian sebenarnya sudah membangun kekuatan sendiri.
kata orang jika Tuhan sudah menutupkan pintu bagi manusia. Maka sebenarnya dia sudah membukakan sebuah jendela.
Kehidupan manusia ditekan melalui zombie dan tanaman sebenarnya Tuhan memerintah memberikan manusia kesempatan untuk bertahan hidup dan itu adalah kemampuannya.
sebenarnya tidak yakin apakah hal ini benar atau tidak yang jelas mereka harus berusaha terlebih dahulu dan bergegas untuk kabur berusia.
Aya meminjamkan matanya dan mencoba mencari tahu apakah ada sesuatu di dalam tubuhmu. Namun dia tidak menemukan perubahan apapun, sepertinya aya sama sekali tidak membangun kekuatan.
Dia menatap kakak sepupunya itu dengan pandangan kecewa dan mengeleng kan kepalanya dengan lemah.
mendapati tidak ada yang terjadi pada ayah Anji tidak memiliki harapan untuk dirinya sendiri. namun begitu dia masih mencoba melakukan sesuatu.
Mereka berdua masih ingin hidup dan penuh mencoba apapun agar bisa bertahan
"Ruang,aya kakak punya ruangan dan itu dua kali lebih besar dari kamar ini?"pekik han ji tertahan.
Entah apa yang ada di otak para penulis novel saat mereka menulis buku. Yang jelas apa yang mereka tulis memang bisa dijadikan sebuah pedoman hidup di hari kiamat.
mengetahui jika ayah sebenarnya memiliki kemampuan ruang ayah bisa menarik nafas luka paling tidak mereka tidak akan kelaparan di masa depan karena kemampuan ini.
Meski begitu katanya kemampuan Ruang angkasa tidak memiliki kemampuan serangan. Ini hanya akan berlaku jika sudah mencapai level tertentu.
Jadi kemampuan ini sama sekali tidak bisa membantu mereka saat ini.
"aya kau harus sabar ,mungkin di masa depan kau akan membangun kekuatan sendiri dan kakak akan bergantung padamu hehehe " kata han ji membujuk Aya yang cemberut.
Hal terpenting sekarang, mereka masih hidup dan harus mencari jalan untuk keluar dari kamar ini. Sementara pada zombie masih belum memiliki kemampuan untuk mengejar orang, maka banyak mereka bisa berlari dengan cepat.
Menunggu terlalu lama, besar kemungkinan para zombie akan naik level.Pada saat ini mereka akan menguburkan dua saudari di perut dan mengubahnya menjadi kerabat zombie.
Aya masih saja cemburuin duduk tanpa harapan. Sementara hanji berjalan berputar-putar sudah memikirkan sesuatu bagaimana caranya keluar dan bisa selamat.
Hanji mencoba mengingat-ingat hal-hal yang pernah dia baca dulu di novel.
sekarang zombie masih kaku dan tidak mampu berlari artinya mereka bisa memiliki kesempatan untuk kabur.
Berlari lebih cepat dan usahakan jangan sampai tergores apalagi digigit. Jika tergores atau tergigit artinya akan anda akan tamat.
"Mari cari sesuatu yang bisa melindungi kulit untuk menghindari tergores kuku zombie"kata han ji.
Aya tidak bergerak ,dia hanya melihat bagaimana hanji bergerak ke lemari pakaian. dia mengobrak-abrik isi lemari itu mencari sesuatu.
"ini dia"katanya dengan mata yang menyala.
Pakaian musim dingin.
pakaian seperti ini memiliki tekstur tebal dan sedikit keras mungkin bisa menghalangi zombie untuk menarik mereka.
oh iya zombie tidak akan menarik seseorang tapi langsung mencakarnya. Jadi pakaian musim dingin ini sangat cocok.
Melihat pakaian itu aya langsung tahu apa yang dimaksudkan oleh kakak sepupunya ini.
dia juga membantu melihat lemari lain rupanya di kamar ini ada dua dan tiga lemari sekaligus.
di sini pemilik rumah menyimpan hal-hal musim dingin atau musim panas barang-barang ini hanya akan dikeluarkan sesuai musim sekarang sedang musim panas dan pakaian musim dingin tentu saja masih tersimpan di lemari ini.
Ini hanyalah pakaian yang tidak penting.Jadi tuan rumah tidak pernah khawatir jika pakaian ini akan dicuri oleh para tamu yang menginap.
Keduanya memakai pakaian musim dingin dingin yang lengkap dengan celananya. Itu juga datang dengan penutup kepala yang besar.
Ini adalah musim panas yang artinya aya akan merasa di dalam oven jika memakai pakaian ini.Tapi semuanya adalah untuk hidup, apalah artinya panas berbanding dengan nyawamu sendiri.
"Aya ayo pakai dua lapis, kuku mereka cukup panjang dan tajam"kata hanji.
Ada kebenaran di dalam kata-katanya itu lagi pula mereka tidak akan bermain dengan nyawa karena itu ayah bergegas mencari satu pasang lagi dan memakainya ke tubuh.
Sekarang tubuh kecil mereka sudah membengkak dua kali lipat Untung saja pakaian ini cukup tebal tapi tidak begitu berat.
Merasa tidak cukup keduanya mencari lagi di dalam dan menemukan sarung tangan besar . tanpa banyak berpikir sarung tangan juga dikenakan.
bagaimana jika zombie itu berhasil menggores ujung jari bukankah kau juga akan berubah hanya karena itu. jadi semuanya harus benar-benar diperhatikan.
Oh ada sepatu boots juga, tapi memakai sepatu boot ini untuk berlari han ji pikir hanya akan mempersulit gerakanmu. Jadi dia tidak mengambil sepatu boot.
Aya hanya mengikuti apa yang dilakukan oleh hanji. Dia tidak mengambil sepatu boot maka aya juga tidak.
"kakak bagaimana dengan senjata?"kata Aya pelan.
"kau benar kita bisa berlari tapi besar kemungkinan harus melawan juga, ayo cari sesuatu di sekitar sini untuk membela diri"
Mereka membongkar lagi pelan-pelan dan mencari cari di sekitar kamar, namun tidak ada sesuatu yang tajam di sini.
Tongkat bisbol itu pun hanya satu.
jika ini di dapur mungkin Anda akan menemukan sesuatu seperti pisau dan panci penggorengan yang bisa untuk mengetuk kepala zombie.
tapi ini di kamar di mana semua ruangan semua lemari hanya ada produk musim dingin. Memang ada tongkat bisbol itupun hanya ada satu.Dengan begitu aya sama sekali tidak memiliki pertahanan apapun.
Berpikir demikian Han ji tergerak untuk memberikan tongkat bisbol ini kepada aya.Dia pikir aya lebih membutuhkan dari dirinya sendiri.
"kakak pakai aja sendiri ,aku bisa menjaga diri nanti jika di jalan ketemu sesuatu aku akan mengambilnya"kata aya pelan.
Ini bukanlah waktunya untuk berdebat jadi hanji segera mengangguk setuju.
Sekarang semua persiapan sudah selesai dan tinggal memikirkan bagaimana untuk keluar dari kamar ini.
Hanya ada satu jalan , jendela.
Sebenarnya jendela masih lebih bagus tapi masalahnya sekarang tubuh mereka membesar dua kali lipat .Itu artinya jendela itu tidak akan muat sama sekali.
Mari kita lupakan soal jendela.
"coba lihat hp-mu?"
Aya mengeluarkan telepon genggamnya begitu juga dengan han ji.
Yang dilihat oleh han ji adalah baterai HP. Baterai miliknya masih ada 80% tapi HP milik aya hanya tinggal 40% lagi.
Sebenarnya tidak masalah jika baterai itu habis mereka mempunyai power bank di dalam tas .Oh tidak tas juga ada di ruang tamu yang artinya mereka akan kesulitan untuk mengambil tas.
"Kakak?"
"maaf ayah sepertinya kakak harus mengorbankan telepon genggammu dulu tidak apa-apa kan?"tanya haji dia memiliki rencana namun rencana ini hanya bisa dilakukan jika mau mengorbankan telepon genggam ayah secara teleponnya juga akan habis baterai.
mereka butuh telepon genggam saat ini untuk menghubungi keluarga nantinya jadi tidak boleh kehilangan dua-duanya. Dengan begitu han ji harus memilih telepon siapa yang harus dikorbankan saat ini.
sebenarnya Anji tidak tega mengorbankan telepon genggam ayah dia lebih suka mengorbankan telepon genggam miliknya sendiri tapi dia pikir kesempatan untuk mengambil tas yang berisi power bank juga kemungkinannya sangat kecil.
bagaimana jika saat itu dia tidak berhasil mengambil tas itu saja telepon ayah tidak akan berfungsi sebentar lagi jadi hal ini akan sia-sia.
Sekarang lebih bagus mengorbankan telepon aya terlebih dahulu. Nanti jika ada waktu dia akan menggantinya dengan yang baru.
"Oke "kata aya yang langsung setuju. Aya sudah terbiasa seperti ini, diatur dan diurus oleh kakak sepupunya. lagian ini adalah masalah hidup.
"kamu tunggu di sini oke" kata han ji yang berbisik-bisik.
Aya hanya bisa mengangguk dan diam di tempat .Dia ingin melihat apa yang akan dilakukan oleh kakak sepupunya itu.
ayah berusaha mengintip lagi keluar kamar para zombie masih berdiri di tempat itu tidak bergerak sama sekali.
meskipun ini menakutkan tapi mereka tidak bisa terus-menerus tinggal di kamar itu.Menunggu bantuan ,hei,bantuan apa yang akan tiba .Manusia sekarang sedang dalam bencana besar.
Tidak ada yang akan datang membantu mu, jadi kau harus membantu dirimu sendiri.
Han ji menutup pintu kamar lagi pelan-pelan dan dia berusaha menstabilkan emosinya.
Setelah beberapa saat han ji bangkit dan membuka pintu sedikit lebar. pintu ditutup lagi dan ayah tidak melihat situasi apa pun di setelah itu.
Aya hanya bisa menunggu kakak sepupunya kembali dengan selamat.
Han ji yang berada di luar tetap berjalan pelan agar tidak ada suara apapun yang terdengar.
di depan kamar yang sekarang mereka tempati jika anda berbelok sedikit.Maka ada sebuah kamar yang lebih besar di mana aya bersembunyi.
Han ji melihatnya tadi malam ketika dia permisi untuk pergi ke toilet. mungkin itu kamar utama atau kamar putra tuan rumah.
Sekarang han ji yakin jika tuan rumah juga sudah berubah menjadi zombie.
perlu waktu sekitar 10 menit ketika dia benar-benar tiba di kamar itu. seperti yang diperkirakan untuk kamar itu sebenarnya terbuka lebar dan tidak ada siapapun di dalam.
Mungkin orang di kamar ini juga mendengar ada sesuatu terjadi di luar. Jadi mereka buru-buru untuk melihat apa yang terjadi.
Tidak menyadari jika apa yang mereka lakukan sebenarnya membuat hidup berakhir dengan cara yang mengerikan.
Karena sudah sampai di tempat ayah segera melempar telepon aya di atas ranjang besar.
Merasa misi sudah selesai Han jie ingin pergi lagi ke kamar tadi. tapi dia melihat sebuah kulkas tiga pintu di sudut.
dengan cepat dia menyentuh kulkas 3 pintu, segera kulkas itu menghilang dari tempatnya. Merasa ini tidak cukup ayah juga bergerak ke mesin dispenser. air di dalam galon masih penuh jadi dia mengambilnya tanpa berpikir.
Jangan lupa dengan beberapa gelas plastik.
Selagi ada di dapur han ji segera mengambil apapun yang dia lihat. karena situasi dia hanya perlu menyentuh produk ini tidak akan mengeluarkan suara apapun.
Hidup sedang dipertaruhkan jadi han ji tidak melewatkan panci kecil sekalipun.
Ups hidangan sisa tadi malam juga ada dan nasi di dalam rice cooker masih ada setengahnya.
Ini bagus secara dia belum sarapan sejak bangun. Hanya dalam 2 menit semua isi dapur sudah berpindah di ruangan milik han ji.
Han jie tidak punya waktu untuk memilih-milih produk. Jadi dia mengambil apapun dan berpikir akan menyortirnya setelah ini.
Dia bahkan tidak melewatkan sepasang sumpit.
"Ohh pisau semangka,ini bagus sekali "pikir han jie.
Pisau semangka tidak disimpan di ruang melainkan dipegang di tangannya.
Merasa tidak ada sesuatu pun lagi di dapur yang bisa diambil .han ji segera pergi dan masuk buru-buru ke dalam kamar di mana aya sudah menunggu.
"Kakak?"aya segera memeluk kakak sepupunya ini. Dia sempat takut jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
"tidak apa-apa ini baik-baik saja, oh lihat apa yang kakak bawa untukmu hem!" hanji mengeluarkan beberapa bungkus roti.
mungkin berpikir karena akan datang tamu ke rumah jadi mereka sudah mempersiapkan beberapa produk jadi seperti roti dan sebagainya.
Bahkan ada juga satu kotak air mineral. Jika anda jika anda ingin minum dari galon mungkin tidak etis jadi botol mineral masih masuk akal.
Aya tidak banyak berpikir dia langsung membuka roti itu pelan-pelan dan menggigitnya karena perutnya memang benar-benar sudah lapar sekarang.
Mungkin calon bayi di dalam perutnya juga sudah merasa lapar karena belum diisi sejak tadi malam.
Melihat aya makan dengan gembira hanji juga menarik nafas lega. Setidaknya dengan kemampuan yang dia miliki sekarang mereka tidak akan kelaparan di jalanan.
Mari pikirkan itu nanti ,sekarang bukan hanya aya tapi hanji pun sedang lapar. Sebentar lagi mereka akan bertarung antara hidup dan mati .Lebih baik mengisi energi terlebih dahulu sebelum benar-benar jatuh dalam pertempuran besar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 270 Episodes
Comments
Hasni darkull
yang punya ruang ini Aya atau hanji sih?
2023-09-20
1
Leny Leny
Mulai menarik
2023-03-01
0
Rama Fitria Sari
lanjut
2023-02-23
1