Ini hanyalah beberapa keping roti dan mereka menghabiskannya hanya dalam satu menit saja.
Hanji juga menyerahkan sebotol air mineral dan mereka perlu menghemat itu. Tidak tahu apakah akan bertemu dengan air lagi di masa depan.
Jadi satu botol cukup untuk mereka berdua.
"kakak menurut novel di masa depan orang akan kesulitan makan bukan. Jadi selagi para zombie ini belum fleksibel dan memiliki kekuatan. Bagaimana jika kita memerlukan ruangan mu dulu dengan makanan dan air"bisik aya.
"kakak juga pikir begitu setelah ini Mari kita cari supermarket atau warung makanan. Setelah itu kita cari mobil untuk pulang. Walau bagaimanapun sebelum makan siang kita sudah harus naik mobil tidak boleh lama-lama di sini"kata han ji.
Hanji takut ada sesuatu yang terjadi di rumah. Mereka bahkan takut untuk menghubungi siapapun.
Perjalanan dari kota b ke kota kuno hanya memerlukan waktu kurang lebih 2 jam.Tapi jika sudah sampai kondisi sudah seperti ini mereka tidak yakin bisa tiba di rumah dalam waktu itu.
tapi persyaratan untuk hidup di hari kiamat sebenarnya adalah penimbunan. Kebetulan sekali han ji sudah mendapatkan kemampuan luar angkasa. Ini adalah kesempatan untuk menimbun semua produk makanan yang ditemukan di jalan.
"kakak bagaimana jika kita pergi Street food saja. ini hanya 5 menit dari sini kan?"
Tadi malam saat membeli oleh-oleh keduanya sempat mampir ke Street food. di sana ada ratusan warung pinggir jalan yang menjual produk yang sudah dimasak.
Kota kuno adalah kota wisata jadi street food ini memang menjadi daya tarik tersendiri.
memang lebih bagus mencari produk yang hanya tinggal makan namun situasinya pasti tidak bagus di sana.
Karena itu adalah salah satu pusat yang ramai tentu saja akan ada banyak zombie yang terbangun di sana.
Jadi sebenarnya ini adalah ide yang buruk.
Setelah berpikir begitu keduanya hanya bisa menggelengkan kepala menolak ide yang tidak masuk akal.
Walau bagaimanapun supermarket masih lebih bagus. jangan pedulikan supermarket yang besar tentu masih akan ada banyak wisatawan di sana.
Cobalah mencari supermarket yang kemungkinan besar tidak dilirik oleh wisatawan.
Pertanyaannya apakah ada supermarket seperti itu di kota kuno.
"Aya siap?"
Mereka berdua bukanlah orang kuat yang pernah bertengkar atau apalagi pernah membunuh. Jadi situasi ini sangat mendebarkan dan memompa adrenalin.
Setelah merasa siap haji segera mengambil telepon genggamnya dan memutar nomor aya. Dia sudah membuat telepon ayah dalam kondisi speaker yang dinyalakan.
Begitu tombol dipencet suara keras segera menggema.Nada dering yang dipakai aya sebenarnya adalah sebuah musik romantis dengan durasi sekitar 60 detik.
di luar ruangan suara yang menggema itu segera menarik minat para zombie yang tadinya tidak bergerak.
Dengan gaya keras dan lambatnya mereka buru buru berjalan ke arah sumber suara. Walau bagaimanapun zombie ingin berjalan cepat namun kecepatan itu lebih lamban daripada siput.
Hanya berjarak 15 m saja mereka memerlukan waktu sekitar 15 menit. untuk tiba di asal suara sebenarnya para zombie ini masih perlu melewati kamar di mana 2 saudari ini bersembunyi.
Saat mereka lewat bau amis darah dan daging yang membusuk. Segera tercium dan membuat aya menahan tenggorokannya agar tidak muntah di tempat.
Bukan hanya aya tapi han ji juga memiliki reaksi yang sama.Tapi mereka berdua mencoba bertahan sekuat mungkin kalaupun bisa menelan kembali muntah yang ingin keluar.
Menurut perkiraan hampir 30 orang yang saat ini berubah menjadi zombie akan pergi ke kamar tersebut.
Dua puluh satu orang adalah teman sekelas han ji, dua lagi adalah dosen pembimbing. Sedangkan sisanya adalah tuan rumah.
Ketika suara telepon berhenti han ji memencet lagi agar telepon itu terus-menerus mengeluarkan suara.
Dia harus memastikan para zombie keseluruhannya sudah tiba di kamar tersebut jangan sampai ada satu zombie yang tertinggal.
Sesekali han ji juga memberanikan diri untuk mengintip apakah misinya sudah tercapai.
Lebih setengah jam menunggu pada akhirnya han ji yakin jika semuanya sudah ada di kamar tersebut dan masih bingung di manakah sumber suara.
Mereka berdua saling pandang dan saling menguatkan diri masing-masing. Dirasa sudah bisa beraksi, pintu dibuka lebar namun tetap saja tidak perlu menimbulkan suara.
Han ji dan aya berjalan pelan ke arah kamar tersebut, lebih dari 30 orang yang sudah berubah menjadi zombie sebenarnya berkumpul di satu lokasi kamar itu cukup besar walaupun 30 orang ini berdiri masih ada ruangan lagi.
tapi baik haji dan ayah mereka sama sekali tidak punya waktu untuk menghitung jumlah zombie yang berkerumun di kamar ini.
mereka berdua menarik pintu dan menguncinya dari luar. mendengar suara berisik di pintu beberapa zombie mengangkat kepalanya dan bersemangat lagi.
mereka memutar arah dan berjalan menuju pintu tapi pintu sudah pun tertutup dan dikunci dari luar.
saat ini zombie utama sama sekali tidak memiliki kemampuan berpikir yang baik jadi mereka tidak tahu bagaimana caranya membuka pintu walaupun tidak terkunci mereka justru tidak tahu apapun tentang pintu.
Beberapa zombie bahkan menabrak pintu dengan sengaja menimbulkan suara keras.
Jika dibiarkan terus seperti ini pintu ini juga akan didobrak. Tapi sekarang han ji dan aya langsung berlari keluar rumah.
Rumah ini memiliki halaman dan pintu gerbang. Zombie saat ini tidak tidak bisa berpikir bagaimana caranya masuk melalui tembok.
Jadi tidak ada satupun zombie di halaman.
alih-alih manusia atau zombie di halaman tergeletak 4 mobil sekaligus. mereka berdua memiliki pemahaman tentang apa yang terjadi di hari kiamat melalui banyak novel.
Jadi mengerti bagaimana sulitnya mencari bensin. Memanfaatkan waktu yang tersedia keduanya segera mengosongkan tangki bensin dari tiga mobil tersebut.
keuntungannya di sini semua mobil ini memiliki kunci di tempat nya. Jadi memudahkan mereka untuk kabur.
Dekarang satu buah mobil sudah terisi penuh dengan bensin, sisanya sudah berpindah dalam beberapa botol mineral besar.
"ayo ayah kita harus pergi dari sini"
"tapi kakak bukankah kita harus mencari makanan dulu?"
"kita bisa melakukannya di sepanjang jalan. Saat ini kita berada di kota kuno ,ada begitu banyak wisatawan dan ini sebenarnya tidak aman"kata Hanji menjelaskan.
Dia sudah memikirkan banyak hal tentang ini. Dengan begitu banyak orang dan para wisatawan. Bagaimana bisa mereka yang tidak berpengalaman dalam membunuh bisa bertahan.
Apalagi street food dan supermarket di sini juga masih dipenuhi oleh orang. Yang saat ini kemungkinan besar sudah berubah menjadi zombie.
Aya dengan cepat mengangguk setuju dia menyerahkan keputusan apapun di tangan han ji.
"Oke,aku mengerti"kata Aya.
Mereka berdua masuk dan tentu saja janji yang menyetir. Aya baru akan melamar SIM jadi dia sama sekali tidak berpengalaman dalam menyetir mobil.
Segera mobil di starter dan menimbulkan suara keras. Sebelum para zombie berkerumun mendengar teriakan mobil, mobil pun sudah meluncur dengan kecepatan terbaiknya.
Brumm..Brumm...
Sangking lajunya mobil aya sampai berpegangan pada sesuatu. Meski begitu dia tidak bisa mengganggu konsentrasi han ji dalam mengemudi.
Setelah berlarian selama 5 menit, mereka pada akhirnya bertemu dengan jalan utama. Berpikir jika mereka sudah lolos dari maut keduanya semakin bersemangat dan tertawa liar.
nama rupanya namun rupanya tertawa itu terlalu cepat, di jalan utama jelas terjadi sebuah kekacauan yang sangat mengerikan.
beberapa mobil menutupi jalan-jalan bahkan mayat yang tidak lagi utuh berserakan di mana-mana.
Meskipun tidak sebanyak di kota kuno namun ini adalah jalan di mana para wisatawan akan masuk ke sana. Walaupun tidak seramai di dalam tapi masih ada saja orang-orang yang berdiri di luar.
Kebanyakan mereka datang untuk memarkirkan mobil atau melakukan sesuatu.
"kakak gimana ini mobilnya nggak bisa lewat?"kata aya .
mereka berdua hanya diam dan segera membuat rencana dadakan.
"lihat itu ada mobil es krim, menyingkirkan mobil itu artinya kita bisa melewati jalan ini"kata han ji.
Mobil es krim sebesar bus sekolah. sepertinya sudah banyak kerusakan dan bercak darah di body mobil. Besar kemungkinan pengemudinya tidak selamat.
Masalahnya bagaimana cara memindahkan mobil sebesar itu dari jalan. Posisi mobil benar-benar melintang menghalangi siapapun yang ingin lewat.
"Aya kita terpaksa turun untuk melihat"kata Hanji
Aya sangat takut tapi dia tahu tidak ada jalan lain.
"Tidak kau tunggu di sini, biarkan kakak yang turun pastikan saja mobilnya tidak mati.Jika ada sesuatu yang terjadi kita bisa kabur"kata han ji buru buru.
Aya mengangguk dengan cepat lagi pula dia memang tidak ingin turun.
Setelah memastikan tidak ada zombie yang sadar ayah janji turun dan berjalan mendekati truk es krim. Dengan pisau semangka di tangannya Hanji lebih percaya diri.
jarak antara mobil mereka dan mobil es krim hanya 2 meter tapi aya seperti bisa mendengar degup jantung kakak sepupunya itu.
Dia juga bergegas memegang pintu mobil .Siapa tahu mereka harus kabur, jadi pintu juga harus cepat-cepat dibuka.
Pintu belakang es krim terbuka lebar memperlihatkan segala isinya dari dalam. Mungkin pemiliknya sedang berjualan tadi malam sampai mereka tertidur dan mengalami musibah.
Ada begitu banyak tong es krim di dalamnya dan itu pun dengan berbagai rasa.
Hanji sudah belajar untuk menimbun jadi dia cukup menyentuh 1 detik dan tong itu berpindah lokasi ke ruang angkasanya. Ada 4 tong besar di dalamnya dan itu membutuhkan 5 detik untuk memindahkan semuanya
Meski begitu tidak ada suara yang berhasil kan ,jadi hanji masih aman. Dia langsung bergerak ke depan untuk melihat apakah kunci mobil masih tersangkut pada starternya.
Mobil memiliki jendela kaca berwarna hitam, jadi dia tidak bisa melihat dengan jelas. Dengan begitu Hanji terpaksa membuka pintu mobil.
"Akgggg,
Wow...
"Kakak?"
Sosok hitam yang bau langsung menyerbu hanji ,dia mencoba melukainya dengan kuku panjang dan hitam.
Dalam serbuan itu terdengar bunyi robekan yang artinya kuku jelek itu berhasil melukai Han ji.
Suara robekan itu begitu keras tapi han ji sama sekali tidak bisa berpikir apakah dia terluka atau tidak.
Secara refleks pisau semangka yang dipegangnya langsung menancap ke otak zombie sehingga cairan putih membasahi pakaian hanji seketika.
Begitu dia berhasil menebasnya sosok itu langsung jatuh ke tanah dengan suara gedebuk.
Han ji masih berpikir untuk melihat kunci mobil yang tergantung di tempatnya.
Tapi aya yang ketakutan langsung turun dan menarik han ji
untuk melihat di mana dia terluka.
"Kakak kau,hiks ..
Baru kemudian hanji sadar jika sebenarnya dia sudah dalam posisi yang tidak bagus. meskipun begitu mereka berdua sedang berdiri di jalan tidak baik berbicara lama dalam posisi itu.
Kemungkinan besar zombie-zombie yang berdekatan akan tiba begitu mereka mendengar suara .
Jadi hanji menarik aya untuk masuk ke dalam mobil es krim dan menutupnya dari dalam.
Begitu mereka menutup pintu aya segera menarik jaket besar itu dari tubuh han ji. Sekarang hanya mereka berdua di luar jika ada sesuatu yang terjadi kepada kakak sepupu, pada siapa lagi dia akan bergantung setelah ini.
Han ji juga tahu apa yang ingin dilakukan oleh ayah jadi dia juga membantu membuka baju tebal itu. Sejujurnya dia juga takut akan berubah menjadi zombie.
"aya jika kakak benar-benar tergores maka pergilah tinggalkan kakak di sini"kata han ji tegas.
zombie itu memiliki kuku yang panjangnya sekitar 1 cm atau bahkan 2 cm. Tajamnya juga setajam silet dari sini Hanji tidak yakin jika dia bisa selamat.
Tergores saja anda akan berubah menjadi kerabat zombie .Lalu han ji tidak ingin aya juga mengalami hal itu .Ada baiknya mereka berpisah saja dan atau aya bisa langsung membunuhnya.
Lagi pula dia tidak ingin menjadi satu kerabat dengan zombie lebih baik mati di tangan aya saja.
saat haji sedang berpikir buruk tentang dirinya sendiri tiba-tiba bahaya tertawa seraya menangis dan memeluk kakak sepupunya itu.
"kakak lihat kau tidak apa-apa ,tidak ada luka sama sekali, kukunya hanya menggores satu lapisan saja, lapisan terakhir tidak tergores sedikitpun"kata aya yang tertawa.
Baru sedetik dia merasa akan ditinggalkan tapi sekarang dia sudah bisa bernapas dengan lega.
Untung saja mereka berinisiatif untuk memakai dua lapisan pakaian musim dingin.
Han ji merasa aya hanya ingin menenangkan dirinya sendiri .Tapi dia masih mencoba untuk melihat apakah yang aya katakan itu benar adanya.
Berkali-kali dicobanya ternyata memang benar ,pakaian di dalam tidak tergores sedikitpun .Yang artinya dia tidak akan berubah menjadi zombie.
"Aya,oh aya, kakak tidak akan berubah jadi zombie syukurlah"pekiknya dengan keras.Tiba tiba saja dia lupa di mana mereka berada.
"Kakak,kau hidup dan tidak akan berubah jadi zombie tapi jangan teriak juga"bisik aya
"Sorry hehehe"lalu keduanya tertawa geli dengan menutup mulutnya erat erat.
Kemalangan itu sebenarnya tidak akan terjadi dan han ji juga sudah baik-baik saja . Sekarang dia sudah mendapatkan ketenangannya seperti semula.
Tidak disangka sejelek-jeleknya para zombie sebenarnya mereka masih tahu bagaimana membuat prank.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 270 Episodes
Comments