...~Happy Reading~...
"Banyak banget kesalahan yang gak bisa aku tebus. Tapi aku akan berusaha untuk memperbaiki nya. Aku mohon, maafkan aku," pinta Raka kembali saat merasa Ryana sudah lebih tenang.
Kini, di dalam kamar itu hanya tinggal dia manusia yang sedang berlomba dalam. tangis dan penyesalan. Yups, hanya Raka dan Ryana, sedangkan Ryan dan kedua sahabat Ryana memutuskan untuk pergi ke luar, mencoba memberikan ruang untuk pasangan suami istri itu agar menyelesaikan masalah nya.
Masalah yang terjadi empat tahunan yang lalu. Yang mana baru bisa di ingat saat ini, saat ketika Grace dan Audi mencoba menceritakan semua kejadian demi kejadian yang ternyata bisa memancing kembali ingatan Ryana yang sudah lama hilang.
Winda, satu nama yang Ryana ingat. Mampu membuat hatinya begitu sesak dan perih. Bayangan demi bayangan, suara dan wajah sinis dari gadis itu mampu membuat Ryana semakin muak dan marah.
"Kenapa harus seperti ini hiks hiks," gumam Ryana semakin terisak.
Ia menekuk kedua kaki nya, menyembunyikan wajah nya di bagian lutut dan menutup nya dengan tangan.
"Sayang... aku janji akan memperbaiki semuanya. Plis, aku mohon, beri aku kesempatan." pinta Raka lagi terus memohon dan membujuk istri nya.
"Sakit... " gumam Ryana semakin terisak, "Aku gak bisa. Aku gak bisa jadi istri kamu, aku—"
"Sayang... plis aku mohon, berikan aku kesempatan sekali saja," ucap Raka, setiap kali ia menyentuh kepala Ryana maka wanita itu akan menepis.
"Aku bukan cewek sempurna Ka. Aku tidak bisa menjadi istri kamu, aku hanya cewek manja yang cengeng dan pembuat masalah. Aku gak pantes jadi istri kamu. Aku gak pecus jadi istri, karena aku gak bisa melakukan apa apa."
"Jangankan masak, sekedar beberes rumah atau nyapu saja aku tidak bisa. Jadi lupakan aku, lepaskan aku dan silahkan mencari istri yang layak menjadi pasangan kamu!"
Deg!
Raka langsung terdiam, ia seolah merasa dejavu dengan kata kata yang Ryana ucapkan.
Benar, itu adalah kata kata yang pernah ia katakan kepada Ryana dulu. Saat ia mencoba mempertahankan Winda di rumah nya. Dan kini, kata kata itu terasa begitu menyakitkan untuk dirinya.
Raka semakin sadar, bahwa semua perbuatan nya dulu teramat sangat menyakitkan untuk istrinya.
"Sayang plis. Aku tau kesalahan ku sama kamu udah gak terhitung. Banyak kata kata ku yang menyakiti kamu, tapi aku mohon jangan seperti ini. Aku akan belajar lagi untuk membahagiakan kamu, aku akan belajar lagi untuk menjadi suami yang baik, kita—"
"Cukup Raka! Aku gak mau!" ucap Ryana langsung memotong perkataan Raka.
"Carilah istri yang sesuai dengan kemauan kamu! Aku bukan untuk kamu, begitupun sebaliknya. Udah banyak luka yang kamu cicil sejak awal untuk menyakiti ku. Dan sekarang, kamu sudah tidak akan bisa menebusnya lagi." imbuh Ryana dengan suara bergetar.
"Aku tidak perduli!" ujar Raka, ia menatap mata Ryana dengan begitu dalam.
Ia sudah bersabar selama ini, menunggu dan terus menunggu waktu yang tepat untuk bersama istrinya lagi.
Selalu mengalah dan diam dengan apapun yang di lakukan oleh Ryana. Dan kini, jika memang Ryana tidak bisa di berikan kelembutan, maka Raka akan berbuat kasar. Ia akan memaksa Ryana agar tetap berada di sisi nya.
"Bahkan jika aku harus mati di tangan Daddy, aku tidak perduli. Asal aku bisa selalu ada di dekat kamu."
"Aku juga lelah, dan jika kamu tidak mau memberikan ku kesempatan. Maka biar aku yang memberikan kamu kesempatan untuk membuka hati lagi!"
"Emmmmtt!" Ryana langsung membulatkan matanya dengan sempurna saat dengan tiba-tiba Raka mencium bibir nya dengan begitu kasar, seolah memaksa masuk untuk menerobos setiap rongga dalam mulut nya.
'Aku akan membuat kamu tetap berada di sisi ku!' gumam Raka dalam hati.
...~To be continue... ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 61 Episodes
Comments
Ayuna
Aku langsung baca kesini... yg disNa masih atut baca 😁
2023-04-08
1
Yuantusha
yg diingat cuma kata kata yg menyakitkan yg seharusnya dilupaka.
2023-03-25
0
Daily Farsya
good. kl gue mah, ogah balik lagi.
2023-03-17
2