...~Happy Reading~...
"Aku benci seorang pengganggu. Aku benci perempuan seperti kamu! Manja, cengeng dan tidak pecus, jadi biar aku yang menggantikan posisi mu!"
"Jangaaaaannnnn!" teriak seorang wanita yang sedang tertidur tiba tiba bangun dan berteriak dengan begitu kencang, ia langsung membuka mata sambil duduk dan menatap keadaan sekitar nya.
Jantung nya berdetak dengan begitu cepat, napas nya sangat memburu dengan keringat yang membasahi seluruh badan nya termasuk wajah.
Ia menarik napas nya dengan cukup panjang, mencoba untuk merilekskan dirinya. Namun, bukan tenang justru air matanya yang semakin deras mengalir membasahi wajah nya.
"Kenapa aku selalu bermimpi aneh seperti itu?" gumam nya di sela isak tangis dan mencengkram erat rambut di kepala nya.
...🍁🍁🍁...
Pagi pagi sekali, Raka sudah rapi dan bersiap hendak pergi ke kantor. Tidak seperti biasa nya Raka turun dengan wajah datar nya. Kini, ia terlihat begitu bersemangat dan sumringah, karena pagi ini dirinya akan lebih dulu mampir ke rumah mertua nya.
Ia akan menemui Ryan untuk membahas soal kerjasama. Tentu saja itu bukan alasan utama, karena alasan utama nya ia ingin bertemu dengan istri tercinta.
Raka dan Ryan berencana ingin membuka sebuah restauran, sebagai bentuk awal muka kerjasama mereka. Bukan pekerjaan utama, karena keduanya juga akan mulai di sibukkan oleh pekerjaan kantor orang tuanya.
Akan tetapi, mereka ingin memulai bisnis baru, tanpa bantuan orang tua. Keduanya ingin belajar mandiri dan memulai usaha nya sendiri, yakni di bidang makanan.
"Tumben udah rapi jam segini?" tanya seorang wanita yang baru saja menghidangkan makanan untuk sarapan dan melihat Raka menghampiri nya.
"Udah rapi salah, masih tidur salah juga!" Raka menghela napas nya dengan berat, "Lagian kamu ngapain sih, pagi pagi udah disini? Bukannya kemarin gak ada?" imbuh nya balik bertanya seraya mengerutkan dahi nya.
"Hehehe, tadi subuh dateng." jawab nya dengan menyengir kuda.
"Rajin banget subuh subuh namu!" cibir Raka berdecak.
"Sendirinya gak ngaca! Betah banget namu sampai tahunan!" balas wanita itu yang tak lain adalah saudara kembar Raka, Kara.
"Ckckck! Paling bisa banget kalau ngejawab!" cibir Raka langsung memiting kepala Kara hingga membuat wanita itu memekik.
"Rakaaa lepasin ihh, aku udah mandi woy! Rambut aku! Rakaaa!" pekik Kara memberontak berusaha melepaskan diri, "Asaaa istri kamu di aniaya!"
"Astaghfirullah, kalian berdua ini kenapa harus ribut terus sih?" keluh mama Naura yang baru saja datang dari dapur dan melihat pergulatan kedua anak nya.
"Anak mama yang sok kegantengan nih, nyebelin! Kara udah mandi, udah rapi, nih rambut nya jadi berantakan lagi!" cetus Kara mendengus.
"Kamu juga anak mama, Ra!" saut Kara dengan cepat dan langsung mendudukkan diri di kursi.
"Aku anak mama yang paling cantik! Kamu sok ganteng!" balas Kara menjulurkan lidah nya.
"Ryana juga cantik! Bahkan lebih cantik!" saut Raka dengan tersenyum menang.
"Dia menantu, aku anak Mama!" kata Kara yang masih tidak mau kalah.
"Sama aja, kalian sama sama anak Mama. Iya kan Ma?" tanya Raka menatap ibu nya membuat mama Naura hanya tersenyum dan menggelengkan kepala nya pelan.
"Oh kalau gitu juga, anak mama masih ada Asa sama Arga. Jelas kamu kalah jauhhh!" balas Kara lagi.
"Sudah sudah, kalian anak anak Papa dan Mama, sama sama ganteng dan cantik. Pabrik nya aja sesempurna Mama dan Papa kok, jadi kecantikan kalian dan kegantengan kalian udah sempurna!" ucap Papa Kenzo yang baru saja tiba dan ikut bergabung adu kenarsisan dengan kedua anak nya.
"Bukan cuma kecantikan dan ketampanan yang sempurna, tapi kerusuhan nya juga sempurna, karena pabrik kalian biang rusuh!" sambung mama Naura mendengus dan menatap tajam pada suami nya.
Di satu sisi, mama Naura lega, karena sejak kepulangan Ryana ke Indonesia. Raka sudah tidak lagi menjadi manusia kulkas. Laki laki itu sudah banyak tersenyum dan mau di ajak bercanda atau membalas candaan dari semua keluarga nya.
Berbeda dengan sebelumnya yang selalu berusaha menghindar dan menjawab pertanyaan hanya ala kadarnya saja.
Tunggu sebentar lagi, sebentar lagi saat menantu nya sudah sadar dari ingatan nya. Mama Naura berharap, merkea bisa berkumpul bersama lagi, dengan Ryana dan juga Angkasa.
...~To be continue... ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 61 Episodes
Comments
K-Popers akut❤️🔥
angkasa siapa? aku ketinggalan cerita ya?
2024-09-29
3
Lilik Juhariah
angkasa
2023-08-01
2
Ummi Na Ssya
angkasa?yang mana ya?
2023-07-21
0