"Iya paham Trey, terimakasih sudah membantu menjelaskan. " Ujar Lily kepada Trey sembari tersenyum karena merasa puas dengan jawaban Trey.
"Sama sama Lily, kalau ada yang mau ditanyakan kau siap bantu jawab, selama yang aku tahu. okee." Jawab Trey kembali pada Lily.
Seminggu setelah kematian Mak Dawah, ternyata menyusul berita kematian Bi Carsun Ibunya Mak Dawah dengan kejadian persis seperti yang dialami oleh Mak Dawah dan Pak Deka. Tiba Tiba merasa pusing sesaat, lalu terjatuh dan meninggal dunia. Yahh, mereka meninggal secara mendadak tanpa menderita sakit terlebih dahulu.
Akhirnya muncul gosip dimasyarakat yang mengatakan kalau mereka semua adalah tumbal untuk pesugihan.
Pagi itu hari minggu seperti biasa Lily libur sekolah, tetapi hari ini tidak ingin membersihkan kolam ikan, karena Lily mau menemani Ibuk belanja sayuran di Pasar Baru dekat desa Lily. Yah, Pasar Baru hanya pasar kecil tetapi selalu ramai orang orang belanja disana, karena kalau mau ke Pasar Raya terlalu jauh dari rumah, dan harus menempuh waktu perjalanan setengah jam perjalanan untuk sampai ke Pasar Raya. Sehingga kebanyakan warga sekitar lebih suka belanja di Pasar Baru, walau terkadang tidak lengkap sayuran nya. Sesuai dugaan Lily, sesampainya di Pasar Baru, riuh pelan sangat namun pasti Lily mendengar samar samar orang orang membicarakan tentang kematian mendadak orang orang di desanya.
"Mencurigakan kan ya?,. " Ujar salah satu pengunjung langganan sayur Bi Tulah kepada pengunjung lainnya.
"La iya aku bilang apa, ada yang pelihara itu tuh. " Jawab pengunjung lainnya.
"Menurutmu siapa yah kira kira?. " Ujar pengunjung lainnya.
"Coba tebak, aku sih menebak orang kaya pinggir sawah tuh. " Ujar pengunjung lainnya menimpali jawaban pengunjung lainnya.
"Ishh.. bisa jadi juga sih, soalnya dia kan usahanya cuma jualan singkong eh mobilnya aduhaiii banyak sekalii. " Jawab pengunjung lainnya.
"Iyo, mobilnya ada 5 kan, mewah mewah lagi, didesa situ siapa lagi yang kaya kalau bukan pinggir sawah tu. " Jawab pengunjung lain.
"Hushh, Hushh, pelan pelan disini ada tetangganya. " Kata pengunjung lainnya kembali.
"Yahh, biarin lah kan biar dengar biar ikut curiga, kasian kalau ada korban lain nantinya ya to buk ibuk?, setuju tidak?,. " Ujar pengunjung lainnya menimpali.
"Betul betul aku juga setuju banget itu bukk. Eh mbak Lily belanja sayur apa mbak sama ibuk?,. " Tanya Mak Tum pada Lily sembari tersenyum.
"Ini Mak Tum, nganterin Ibuk belanja sayur mau masak sayur Lodeh sama goreng Ikan asin kayaknya sedapp, hehe. " Jawab Lily.
"Bener itu sedapp, apalagi sama sambel bawang, wuahhh jos gandos mantapp tak terkira. " Kata Mak Tum kembali pada Lily.
Dan tiba tiba terdengar siaran dari toa masjid dikampung Lily.
"Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh, innalillahi wa innalillahi raji'un, telah meninggal dunia Mak Pika pada jam delapan, oleh karena itu mengharap kehadiran warga rt 2 untuk membantu mengurus jenazah, terimakasih, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhh. " Kata Mbah modin kembali sembari mengakhiri pengumuman dengan salam.
"Astaghfirullah, baru diomongin sudah ada korban lagi. " Ujar pengunjung lain.
"Yok pulang yok, jadi merinding aku. " Ujar pengunjung lainnya.
"Keterlaluan memang ya, tetangganya sendiri dijadiin korban. " Jawab pengunjung lainnya.
"Pokoknya kalau ketahuan pelakunya kita arak keliling desa lalu bawa ke kantor polisi. " Ujar pengunjung lainnya menimpali.
"Iyah betul, ini sudah kelewat batas gak bisa dimaafkan, korbannya sudah banyak. " Ujar pengunjung lainnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 80 Episodes
Comments
delisa putriazzahra
wahhhh
2023-05-15
1
Lailya Anis Afifah
jngan jangan ada yg pesugihan
2023-05-02
1