Karena penasaran dengan apa yang baru saja dialaminya, Lily menjadi tidak fokus akhir akhir ini. Dia lebih sering melamun. Bahkan disekolahan Lily tidak mendengarkan apa yang sudah disampaikan oleh Bu Endang.
"Anak cantik, kenapa melamun, ada masalah apa?,. " Tanya Bu Endang pada Lily.
"Mungkin melamunkan si Bagas Bu.. kan kemarin Si Bagas mengirim surat cinta Bu.. hahaha. " Kata Anggi sambil tertawa mengejek Lily.
"Ngawur kamu, itu Bu saya kurang tidur saja. " Jawab Lily.
"Baiklah, sudah sudah anak anak jangan bercanda lagi. Sekarang kerjakan buku paket halaman 118. " Kata Bu Endang kembali.
"Baik Bu. " Jawab anak anak kompak.
Jam istirahat pun berbunyi.. teng teng..
Para siswa berhamburan keluar dari kelasnya masing masing. Tapi tidak dengan Lily. Dia memilih tidur dimejanya, hingga akhirnya terlelap dan bermimpi bertemu dengan wanita cantik yang bernama Prameswari itu kembali. Dan didalam mimpinya Prameswari tersenyum kepadanya.
Sesaat Lily memandangi wajah Prameswari seakan ingin mengatakan kalau dia tidak sepenuhnya percaya dengan cerita Prameswari.
Prameswari pun seakan juga dapat membaca apa yang ada didalam pikiran Lily saat itu.
"Aku tahu kamu mungkin tidak mudah percaya begitu saja tentang semua yang sudah aku ceritakan tadi, aku sudah tahu, jadi aku akan mentransfer sedikit memori tentang masa lalumu itu kepadamu. " Kata Prameswari kembali pada Lily sembari menudingkan jari telunjuknya ke dahi Lily.
Dan benar saja Lily pun melihat seorang gadis cantik yang parasnya sangat mirip dengannya. tetapi dia tampak dewasa dan cantik sekali dibalut dengan pakaian adat Jawa kemben dan jarik serta mahkota dan perhiasan yang menghiasi tubuhnya membuat gadis itu nampak seperti bukan berasal dari kalangan rakyat biasa.
Gadis itu duduk ditepi kolam, dan dikelilingi dengan bunga bunga mawar indah yang menghiasi disekeliling kolam tempat gadis itu mandi. Rambutnya yang berwarna coklat dan kulitnya yang kuning langsat tampak berkilauan terkena sinar matahari. Ditemani dayang dayang yang selalu setia menunggunya di samping gadis itu mandi.
Tiba tiba Lily diperlihatkan bagian lain, yaitu istana yang cukup megah dihiasi dengan ukiran ukiran patung yang sangat tinggi lengkap dengan barisan prajurit gagah yang menjaga disetiap sudut patungnya.
Lalu Lily mendengar suara seorang Laki laki,
"Patih, dimana putri kesayanganku?,. " Tanya seorang Laki laki kepada orang disebelahnya.
Digambaran tersebut tampak seorang Laki laki gagah dan tampan serta berwibawa sedang duduk disebuah singgasana. Dengan memakai mahkota kebesarannya dan jubah berwarna kuning yang dihiasi berlian dan emas.
"Kanjeng Putri Dyah Anarawati sedang mandi yang mulia. " Jawab prajurit itu dengan sigap.
"Hahaha haha.. begitu, baiklah biarkan, biarkan dia mandi dan bersolek dengan cantik, karena nanti utusan dari negeri seberang akan datang untuk melamarnya." Ujar Laki laki bermahkota itu kembali kepada prajuritnya sembari tertawa lebar.
"Baik yang mulia,. " Jawab prajurit itu kembali.
Tapi tiba tiba gambaran itu sejenak menghilang.. lalu muncul tapi tidak terlalu jelas kembali seperti tadi. Lalu Lily bertanya kepada Prameswari kembali.
"Kenapa gambarnya hilang?,. " Tanya Lily pada Prameswari lagi.
"Maafkan saya Putri, gambarnya menghilang karena sepertinya kekuatan yang saya keluarkan sudah melampaui batas.. jadi saya hanya bisa memperlihatkan segitu putri." Jawab Prameswari lirih dengan tatapan sedih kepada Lily.
"Tidak ada apa apa itu sudah lebih dari cukup kok. " Ujar Lily pada Prameswari.
Sambil memegang sebuah batu yang ada disekitar situ, Lily pun meminta kepada Prameswari untuk membantunya mengingat sedikit masa lalunya. Karena Lily merasa sudah tidak ingat apa apa tentang masa lalunya tersebut.
"Bolehkah aku bertanya kepadamu Prameswari?,. Tanya Lily pada Prameswari kembali.
" Boleh, silahkan putri, anda boleh bertanya tentang apapun kepada saya, dan akan saya jawab semua yang saya ketahui." Jawab Prameswari kembali pada Lily.
"Kenapa dirumahku ada beberapa jimat, Mmm tapi kalau dilihat secara mata biasa seperti janur kuning biasa?,. Tanya Lily kembali pada Prameswari seraya mengerutkan dahi seolah rasa penasarannya sangat tinggi.
Lily pun bertanya tentang jimat janur kuning yang ada dipintu rumahnya mengapa bisa menghalau hantu jahat, serta tidak berpengaruh terhadap hantu yang tidak berniat jahat kepada Lily dan keluarganya.
Setelah Prameswari menjawab pertanyaan Lily tersebut, Lily akhirnya tahu jika jimat alias janur itu dipasang ayah Lily atas kehendak nenek Lily. Hal tersebut dikarenakan nenek Lily sangat khawatir dengan cucunya. karena nenek Lily diberitahu oleh nenek buyut Lily terdahulu untuk menjaga cucunya nanti yang memiliki aura tubuh berbeda. Karena cucu inilah yang nantinya bisa menyelamatkan keluarganya kelak. Dan cucu inilah yang mewarisi kekuatan misterius yang besar.
Tetapi nenek Buyut Lily tidak memberitahu nenek Lily kekuatan besar apa yang tersembunyi didalam tubuh cucunya itu. Dan mengapa kekuatan besar tersebut bisa menyelamatkan keluarganya. Nenek buyut pun menuliskan sesuatu di janur itu dengan menggunakan tetesan darahnya sebelum nenek buyut pergi untuk selama lamanya.
Dan nenek buyut menyuruh nenek Lily untuk menjaga janur tersebut dan meneruskan mantra didalam janur tersebut setelah dirinya meninggal kelak. Nenek buyut juga mengatakan jika mantra didalam janur selesak ditulis segera taruh diatas pintu ruang tamu rumah cucunya itu.Kelak janur itu dapat melindungi cucunya itu dari bahaya mahluk ghaib yang ingin memakan kekuatan Lily.
Tentu saja Lily kaget mendengar penjelasan Prameswari tersebut. Dan yang lebih mengagetkan lagi, Prameswari menyuruh Lily untuk membebaskan nenek buyutnya dari perjanjian ghaib. Karena hanya Lily yang bisa membantu melepaskannya. Dan ketika Lily masih ingin bertanya kepada Prameswari mengenai isi perjanjian ghaib tersebut. Tiba tiba dibangunkan oleh temannya.
"Ketua OSIS, bangun, dipanggil Pak Tri diruang guru. " Ucap temannya seraya membangunkan Lily dari mimpinya itu.
Sambil mengusap matanya Lily pun segera bangun dari tempat duduknya dan bergegas ke ruang guru. Kenapa Pak Tri tiba tiba memanggilnya. Lalu apa isi perjanjian ghaib itu. Dan mengapa hanya aku yang bisa melepaskannya.
Tanya Lily dalam hatinya. Ini semua membuatku merasa bingung. Kenapa nenek buyut melakukan perjanjian ghaib. Apakah untuk melindungi keluarganya kelak atau apa. Tanya Lily dalam hatinya. Kemana perginya Prameswari tadi. Kenapa dia hanya muncul didalam mimpinya. Dan sekarang menghilang kembali. Padahal aku masih banyak pertanyaan kepadanya. Apa ini semua ada hubungannya dengan masa laluku. Ucap Lily dalam hatinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 80 Episodes
Comments
Lailya Anis Afifah
semangatttt yuk yukkk
2023-03-07
1