Jimat penghalang

Nampak jelas sosok hitam itu. Sosok hitam wanita berambut sebahu dan keriting.. wajahnya yang tertutup rambutnya nampak seperti menambah kesan menyeramkan. Jari jari tangannya yang lentik serta kukunya yang panjang dan berwarna hitam nampak sedang mencakar cakar tembok didekat jendela.

Dan sepertinya mahluk tersebut tampak kesulitan memasuki rumah Lily. Karena seperti terhalang oleh sesuatu. Karena ketakutan Lily pun sontak membuka matanya yang sedari tadi terpejam. Lily memang mempunyai kelebihan bisa melihat hantu sejak kecil. Bahkan sekalipun hantu tersebut berada ditempat tersembunyi. Biasanya Lily bisa melihat mereka dengan memejamkan matanya.

"Untung tidak bisa masuk ke dalam, " ujar Lily sambil menghembuskan nafas dengan lega.

"Apa karena janur dan jimat nenek yang dipasang sama ayah ya?, " kata Lily sambil bertanya tanya dalam hatinya.

Sejenak Lily melamun dan memandang janur dan jimat yang dipasang diatas pintu masuk rumah Lily.

"Anehnya ada beberapa hantu yang bisa masuk ke dalam, tapi kalau dirasakan auranya tidak se berbahaya hantu perempuan tadi yang tidak bisa masuk ke dalam. " kata Lily dalam hati.

Lily pun merasa heran dengan kekuatan janur dan jimat tersebut, sembari bertanya tanya dan menerka jawaban di hatinya.

"Apa hanya perasaanku saja ya, kalau hantu wanita yang mencakar tadi berbahaya, hmm.. mungkin juga sih bisa. " ujar Lily dalam hati sambil menerka nerka jawaban atas pertanyaannya sendiri.

Tak berselang lama kemudian terdengar suara pintu dapur diketuk.

"Tok, tok, Lily.. bukain nak ini Ibuk." teriak Ibuk dari luar pintu.

"yaaaa bukkkk. " jawab Lily dengan keras, menjawab sahutan Ibuk supaya terdengar dari luar.

Setelah Lily membukakan pintu dapur, terlihat Ibu dengan baju setengah basah dan ember yang kosong, yang tadinya berisi pakan ayam.

"Gak ada apa apa to nduk, selama Ibuk pergi?, " tanya Ibuk pada Lily.

"Gak ada kok buk, aman. " jawab Lily sembari memamerkan giginya yang gingsul.

"Lah bapak mana buk?,. " Tanya Lily.

"Bapak diajak ronda sama Pak Rt nduk. Ya sudah ayok tidur sudah malam ini, besok sekolah kan?, " tanya Ibuk kembali pada Lily.

"Sekolah dong, masak mau bolos. nanti bisa bisa aku dipindah ke kelas tidak favorit lagi. " jawab Lily sambil menatap manja Ibunya.

Sembari menguap Lily pun lanjut masuk kekamar dan mulai memejamkan matanya, karena teringat besok harus sekolah dan bangun pagi. Sementara sosok hitam wanita berkuku panjang tadi mendadak menghilang mendengar suara ibu Lily masuk rumah. Sosok wanita berambut hitam, keriting sebahu itu terus menerus berusaha memasuki rumah Lily setiap malam. Dan selalu menghilang ketika mendengar suara Ibu Lily. Dan suara cakaran itu terus menerus terdengar setiap malam. Anehnya hanya Lily yang bisa mendengarnya. Dan itu terus menerus dari Lily kecil, hingga Lily bersekolah di Sekolah Menengah Pertama.

**

Pagi itu sinar mentari mulai terlihat, dan suara kokok ayam mulai bersahutan. Seakan menandakan ayam mulai membangunkan orang orang untuk segera bangun dan beraktivitas. Ibu pun mulai membangunkan Lily.

"Bangun sudah pagi nduk, waktunya sekolah." ujar Ibu kepada Lily, sembari membangunkan Lily dengan pelan.

"Iya buk, lima menit lagi ya. " Jawab Lily.

Lily yang tampak malas bangun, mulai menutupi wajahnya dengan selimut, sehingga membuat Ibu mulai mengomel dan marah.

"Nanti dimarahin Bapak, kalau telat angkotnya juga penuh. " ujar Ibuk kembali.

Selesai mengomel dan marah marah dengan Lily Ibu pun pergi ke dapur untuk mempersiapkan bekal sekolah Lily.

"Ya ya deh, ini bangun bangun aku buk, " jawab Lily .

Akhirnya Lily pun segera bangun dengan terpaksa sembari berjalan menuju kamar mandi. Dengan mata yang masih mengantuk dan hampir saja Lily menabrak pintu kamar mandi, sampai diteriakin dan diceramahin Ibu supaya tidak malas bangun pagi.

"Mimpi apa semalam kamu nduk, kayak tidurnya tidak nyenyak. " tanya Ibuk.

"Apa jangan jangan kamu memikirkan hal hal aneh lagi yang sering kamu liat Ly?, " tanya Ibuk kembali pada Lily.

Sembari menggoreng ikan dan membuatkan susu hangat kesukaan Lily.

"Ibuk ini sok tahu deh, " jawab Lily sembari menyikat giginya.

"Sebenarnya sih, ada yang mau Lily ceritain buk, tapi.. " kata Lily kepada Ibuk, tapi tidak diteruskan.

"Tapi apa nduk, sudahlah tidak usah dipikirkan hal hal itu selama mereka tidak mengganggumu gak apa apa. pokoknya diemin saja. " ujar Ibuk.

Sembari memberikan nasehat kepada Lily Ibuk pun menceritakan kekhawatiran nya kepada Lily. Sambil menunggu Lily menghabiskan sarapannya. Ibuk menjelaskan kepada Lily, jika janur yang dipasang diatas pintu ruang tamu dekat kolam ikan itu dari Nenek. Dan janur itu bisa melindungi rumah ini dari hawa negatif yang ingin memasuki rumah Lily. Jadi Ibu menyuruh Lily untuk bersikap tenang.

Akan tetapi, bukan itu yang Lily pikirkan. Karena yang Lily pikirkan mengapa sosok itu terus berusaha untuk masuk kerumah.

Terpopuler

Comments

delisa putriazzahra

delisa putriazzahra

tidak sabar menunggu selanjutnya

2023-02-14

1

Lailya Anis Afifah

Lailya Anis Afifah

semangat😁

2023-02-09

1

lihat semua
Episodes
1 Cakaran tangan hantu
2 Jimat penghalang
3 Hantu manusia ikan
4 Masa Lalu
5 Perjanjian
6 Hantu wanita tua
7 Suka Anak Kecil
8 Dendam
9 Disukai Hantu
10 Ternyata dia penyebabnya
11 Berteman
12 Apakah semua ini hanya kebetulan
13 Batin menjadi nyata
14 Terjadi lagi
15 Bungkam
16 Sebab Akibat
17 Perdebatan
18 Permintaan maaf
19 Pembelajaran
20 Takdir pertemuan
21 Dejavu
22 Perasaan aneh
23 Keajaiban
24 takdir dan garis
25 Perempuan penunggu sendang
26 Hantu Wanita Tua Jahat
27 Hampir saja
28 Kisah Lena
29 Orang tua Lena
30 Cinta tak direstui
31 Akhirnya aku bebas
32 Pertemuan teman lama
33 Tumbal Proyek
34 Istana Emas Sang Dewi Ular
35 Kerajaan
36 Aroma Menggoda Darah Manis
37 Kekuatan Darah Manis
38 Keberuntungan mendekat
39 Firasat buruk
40 Firasat buruk
41 Memakan korban
42 Korban ditemukan
43 Kejadian kejadian Aneh
44 Proyek terhenti, Tugas baru.
45 Cerita Rumah Tua
46 Ritual dan Kutukan
47 Pengorbanan
48 Bukan Manusia
49 Monster cantik
50 Kebangkitan
51 Wanita berkebaya hijau
52 Kekuatan Tersembunyi
53 Wanita penggoda
54 Kekuatan batin
55 Perlawanan energi
56 Pantang menyerah
57 Terkena Tenung
58 Gadis yang dirantai
59 Perebutan Tahta
60 Lily terkena Tenung
61 Pelajaran hidup
62 Kepercayaan
63 Perselingkuhan
64 Hantu penglaris
65 Tumbal
66 Arwah penasaran
67 Pesan berharga dari arwah penasaran
68 Keberuntungan
69 Dukun jahat meninggal
70 Permintaan terakhir
71 Memenuhi janji
72 Titik Terang
73 Harta dan kekuasaan
74 Perjanjian Iblis
75 Siluman Ular Putih
76 Kecelakaan maut
77 Arwah penjual ikan
78 Kasih sayang Ibu
79 Perjalanan panjang
80 Petualangan baru
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Cakaran tangan hantu
2
Jimat penghalang
3
Hantu manusia ikan
4
Masa Lalu
5
Perjanjian
6
Hantu wanita tua
7
Suka Anak Kecil
8
Dendam
9
Disukai Hantu
10
Ternyata dia penyebabnya
11
Berteman
12
Apakah semua ini hanya kebetulan
13
Batin menjadi nyata
14
Terjadi lagi
15
Bungkam
16
Sebab Akibat
17
Perdebatan
18
Permintaan maaf
19
Pembelajaran
20
Takdir pertemuan
21
Dejavu
22
Perasaan aneh
23
Keajaiban
24
takdir dan garis
25
Perempuan penunggu sendang
26
Hantu Wanita Tua Jahat
27
Hampir saja
28
Kisah Lena
29
Orang tua Lena
30
Cinta tak direstui
31
Akhirnya aku bebas
32
Pertemuan teman lama
33
Tumbal Proyek
34
Istana Emas Sang Dewi Ular
35
Kerajaan
36
Aroma Menggoda Darah Manis
37
Kekuatan Darah Manis
38
Keberuntungan mendekat
39
Firasat buruk
40
Firasat buruk
41
Memakan korban
42
Korban ditemukan
43
Kejadian kejadian Aneh
44
Proyek terhenti, Tugas baru.
45
Cerita Rumah Tua
46
Ritual dan Kutukan
47
Pengorbanan
48
Bukan Manusia
49
Monster cantik
50
Kebangkitan
51
Wanita berkebaya hijau
52
Kekuatan Tersembunyi
53
Wanita penggoda
54
Kekuatan batin
55
Perlawanan energi
56
Pantang menyerah
57
Terkena Tenung
58
Gadis yang dirantai
59
Perebutan Tahta
60
Lily terkena Tenung
61
Pelajaran hidup
62
Kepercayaan
63
Perselingkuhan
64
Hantu penglaris
65
Tumbal
66
Arwah penasaran
67
Pesan berharga dari arwah penasaran
68
Keberuntungan
69
Dukun jahat meninggal
70
Permintaan terakhir
71
Memenuhi janji
72
Titik Terang
73
Harta dan kekuasaan
74
Perjanjian Iblis
75
Siluman Ular Putih
76
Kecelakaan maut
77
Arwah penjual ikan
78
Kasih sayang Ibu
79
Perjalanan panjang
80
Petualangan baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!